Cinta Tak Pernah Salah...

Cinta Tak Pernah Salah...
BCYT part 21 ( S - 2 )


__ADS_3

Mia sengaja tidak memberitahukan kedatangannya kepada Rachel. Ia ingin membuat kejutan.


Mia mengetuk pintu kamar Rachel...


"Masuk aja oma... pintunya nggak di kunci"Rachel


"Sayang.... apakabar nak.... "Mia langsung mendekat dan memeluk putri kesayangannya.


"Mommy...... kok nggak ngasi kabar mau ke sini"Rachel menangis dalam pelukan Mia


"Kenapa nangis sayang.... kangen banget ya ama mommy... "Mia


"Mommy.... Rachel merindukan semuanya.... "Rachel makin terisak dipelukan Mia. Mia mencoba menahan air matanya. Ia tak boleh menagis, ia harus tampak tegar.


"Semuanya juga merindukan Rachel... sayang"Mia


"Mommy datang ama siapa.... ama papi ya.. "Rachel


"Mommy datang ama om Chandra sayang... "Mia


"Kenapa harus ama om chandra mom.. "Rachel


"Papi meminta om Chandra memeriksa kandunganmu. Nanti kita kerumah sakit ya.... "Mia


"Kenapa papi nggak ikut mom. Apa papi masih marah ama Rachel. Apa papi nggak kangen ama Rachel.... "Rachel


"Papi sibuk sayang... jadi tak bisa ikut"Mia mengusap kepala putrinya.


"Mommy bohong. Pasti papi masih marahkan ama Rachel... "Rachel


"Kalau papi masih marah, nggak mungkin meminta om Chandra memeriksa kandunganmu sayang... "Mia


"Mom.... Rachel kangen di peluk papi... kangen duduk dipangkuan papi... Rachel kangen tidur ama papi... Rachel kangen semua yang biasa dilakukan bersama papi... "Rachel makin terisak


"Sayang.... papi juga pasti kangen semuanya itu. Rachel tahukan... papi sangat menyayangi Rachel ... "Mia


"Mom... Rachel.... kangen kak Nico"Rachel


"Kak Nico juga pasti kangen ama kamu sayang... Sekarang Rachel siap siap ya... kita akan ke rumah sakit....Om Chandra nggak bisa tinggalkan rumah sakit lama lama. Ia sekarang pimpinan... "Mia


"Baiklah mom... "Rachel mengganti pakaiannya didepan Mia. Mia memperhatikan tubuh putrinya yang tampak lebih kurus. Ia mendekati Rachel dan mengusap perut Rachel yang mulai tampak.


"Gimana baby nya sayang.... kamu masih muntah muntah... "Mia


"Udah nggak sesering dulu mom... tapi masih ada muntah. ..."Rachel


"Kamu tampak lebih kurus. Kamu harus banyak makan... biar anak yang kamu kandung ngga kekurangan nutrisi"Mia


"Ya mommy.... mommy juga tampak lebih kurus... Apa mommy sakit.. "Rachel


"Mommy cuma kemaren kangen kamu sayang.. jadi nafsu makannya berkurang.

__ADS_1


Kamu dah selesai... yuk kita kerumah sakit. Om chandra sudah menunggu... "Mia


"Yuk mom.. ..."Rachel..


############


"Siang om Chandra... apa kabar"sapa Rachel begitu melihat Chandra yang menunggunya di lobi rumah sakit.


"Siang Rachel... kamu tampak sangat cantik banget.... "puji Chandra


"Terima kasih om atas pujiannya... "Senyum Rachel


Rachel yang mengepang rambutnya dan memakai topi memang tampak sangat cantik.



"Gimana kehamilannya... ada masalah.. "Chandra


"Nggak ada om.. cuma Rachel pagi kadang muntah.. "Rachel


"Oh itu biasa di kehamilan awal... tapi kamu nggak lupa meminum vitamin yang diberikan dokter "Chandra


"Nggak om... "Chandra


"Oh ya Mia... aku membawa Rachel ke labor sebentar. Kamu bisa menunggu sebentar.. "Candra


"Tentu bisa... kamu pergi aja.... Rachel kamu ikuti aja maunya om Chandra ya sayang. Om Chandra ingin memastikan kesehatanmu dan calon bayi"Mia


##############


Setelah Chandra mengambil air ketuban Rachel... ia menyerahkan juga darah Nico untuk dicocokan. Chandra meminta semuanya dipercepat.


"Rachel... om mau bicara ama mommy mu... kamu bisa menunggu sebentar"Chandra


"Ya om... silakan"Rachel


##############


"Aku sudah mengambil air ketuban Rachel dan menyerahkan ama darah Nico ke labor. Mereka langsung menelitinya karena aku meminta secepatnya. Sebenarnya dua minggu baru bisa di keluarkan... tapi aku memintanya dalam waktu tiga hari... "Chandra


"Oh... terima kasih Chan atas bantuannya. Mia yakin itu bukan anaknya Nico.... "Mia


"Aku juga yakin... tapi biar Langit percaya kita harus mengadakan tes DNA ini. Dengan hasilnya nanti Nico tak bisa mengelak lagi. Kamu beruntung mempunyai anak seperti Nico yang sangat penyayang.... "Chandra


"Ya Chan... Makanya Mia menyayangi Nico seperti Mia menyayangi Rachel.


"Aku mungkin langsung cabut. Aku tak bisa meninggalkan rumah sakit lama lama. Aku sudah meminta dokter di sini menghubungiku begini hasilnya keluar"Chandra


"Sekali lagi terima kasih Chan... Mia boleh pamit... "Mia


"Silakan... aku mau menemui temanku dulu"Chandra

__ADS_1


##########


Di kamar Rachel


"Rachel mommy boleh bertanya sayang... "Mia


"Silakan mom.... apa yang ingin mommy ketahui"Rachel


"Mengapa kamu tak mau memberitahu siapa lelaki yang harus bertanggung jawab atas kehamilanmu... "Mia


"Karena ia tak pantas jadi orangtua buat anak Rachel. ......ia seorang yang tak mau bertanggung jawab. Jadi buat apa Rachel mengakuinya sebagai ayah biologis anak Rachel"Rachel


"Kamu pacaran ama lelaki itu dulu... "Mia


"Tidak mom.... Rachel masih pendekatan saja. Tapi malang bagi Rachel... kecelakaan itu terjadi. Semuanya di luar kendali dan akal sehat Rachel... Rachel melakukan semua tanpa sadar mom... Mommy percaya Rachel"Rachel


"Bagaimana jika kak Nico mau menjadi ayah dari baby mu.... "Mia


"Mom.... kak Nico nggak boleh berkorban untuk Rachel. Ia pantas dapat yang lebih. Kak Nico lelaki baik.... "Rachel


"Kalau kak Nico melakukan semuanya karena ia mencintaimu... bagaimana... "Mia


"Rachel rasa kak Nico melakukan semuanya bukan karena mencintai Rachel tapi karena sayangnya ama Rachel dan juga karena rasa kasihan. Ia tak tega melihat Rachel menanggung semuanya sendiri"Rachel


"Rachel... apa kamu yakin kak Nico bukan mencintai mu.... "Mia


"Mommy.....mommy terlalu berpikir jauh. "Rachel


"Mommy mencintai dan menyayangi kalian berdua. Mommy tak keberatan jika kalian menikah... "Mia


"Mommy.... gimana canggungnya nanti kalau Rachel nikah ama kak Nico. Karena Rachel selama ini hanya menganggapnya kakak.... "Rachel


"Kamu pasti dapat mencintainya... karena Nico lelaki yang sangat pantas buat dicintai. Nico lelaki yang sangat baik dan penyayang. Sama seperti Papi mu.... "Mia


"Apa kak Nico nantinya bisa mencintai anak Rachel.. "Rachel


"Mommy yakin kak Nico pasti bisa mencintai dan menyayangi anakmu seperti anak kandung sendiri... jika ia memang mencintaimu sayang.... "Mia


"Entahlah mom... Rachel belum berpikir ke sana"Rachel


"Sekarang kita tidur lagi ya... sudah malam"Mia


"Mom.....I love you.. "Rachel mengecup pipi Mia


"I love you too... "Mia mengecup kening Rachel


"Aku tak tahu bagaimana perasaan ku terhadap kak Nico. Aku memang mencintainya... menyayanginya dan mengagumi nya.... Tapi apakah ini rasa ku terhadap seoarang kakak atau lelaki dewasa.... "batin Rachel.


****************


Jangan lupa like koment dan vote

__ADS_1


Terima kasih


__ADS_2