
"Senang banget semuanya.... apa kakak boleh gabung... "Ujar Nico
"Kak Nico..... "Rachel begitu kagetnya melihat Nico juga ada disini
"Sayang mommy... kamu juga datang nak... "Mia merentangkan tangannya. Nico pun menghambur memeluk mommy nya.
"Sayang.... napa sembunyi tadi... "Mia mengusap rambut Nico dengan sayang
"Mau buat kejutan buat Rachel dan mommy... "Nico
"Papi.... sebenarnya anak kandung mommy siapa... mommy tampaknya lebih sayang kak Nico dari Rachel"rajuk Rachel
"Kamu kan sudah di peluk papi... ya jadinya kak Nico mommy yang peluk. Keduanya anak kesayangan mommy..... "Mia
memeluknya...
"Kak Nico.... "Rachel
"Kakak kangen dek... "ucap Nico memeluk Rachel
"Oma dan Opa mana mom....."Nico
"Pergi ke Pekanbaru... ada yang harus diurus... "Mia
"Besok kita kembali aja.... oma dan opa mungkin lama di Pekanbaru.... "Langit
"Ya.... iya papi... Rachel udah kangen banget ama kamar Rachel di rumah"antusias Rachel
Mereka makan malam di luar sambil menikmati Singapura di malam hari. Keesokan harinya semua kembali ke Jakarta
####################
Nico kembali lagi ke rumah. Kehangatan di rumah kembali tercipta...
"Pagi Papi... mommy.... nasi gorengnya tampaknya enak banget.... "Nico
"Masakan mommy mu selalu yang terlezat... Papi aja dah nambah nih... Mommy mau papi gemuk, jadi tak ada anak gadis yang melirik papi lagi... "Langit
"Emang masih ada anak gadis yang melirik papi.... "Rachel
"Masih dong.... nggak lihat nih wajah papi masih ganteng... jalan ama Nico aja,pasti papi yang dilirik... "Langit
"Ciihh.... papi tak pernah bercermin. Kalau mommy memang masih cantik. Lihatlah... kalau mommy jalan sendiri pasti masih banyak lelaki yang menggoda... "Nico
"Hei... son. Kamu mau lihat kehebatan papi... mari kita jalan ke mall... pasti banyak wanita melirik.... sekali papi goda klepek klepek tuh wanita... "Langit
"Mommy.... lihatlah papi masih aja genit... mau menggoda wanita... "Rachel
__ADS_1
"Coba aja.... mommy juga bisa melakukan hal sama. Kita lihat siapa yang lebih menarik... "Mia
"Ayo... mommy... Nico mendukung... "Nico
"Rachel juga dukung mommy.... "Rachel
"Sayang..... kakak cuma bercanda.... jangan lah di masukin ke hati... "Langit merayu Mia
"Papi takut ya.... "Rachel
"Ha.. ha... papi pasti takutlah. Karena tanpa menggoda pasti banyak yang mau ama mommy.... "Nico
"Udah.... papi ngaku kalah.. "Langit memeluk Mia.
"Papi... mommy.... Rachel boleh nggak ke mall. Rachel dah pengen banget jalan jalan... "bujuk Rachel
"Biar Nico yang temani... papi dan mommy jangan kuatir. Nico akan menjaga Rachel.... "Nico
"Atau papi dan mommy takut nanti ada yang lihat Rachel sudah hamil ya... "ucap Rachel menunduk menahan tangis.
"Papi bukan takut atau malu sayang.... yang papi kuatirkan malahan kamu nak. Apa kamu sanggup nanti kalau ada yang mengenal mu dan membuat berita tentang mu... "Langit
"Papi... Nico tak akan membiarkan ada satu berita pun mengenai Rachel...... "Nico
"Kak... biar ajalah Rachel pergi... kasihan kalau harus dirumah terus. Nico udah menjamin tak ada yang berani memberitakan Rachel... "Mia
"Baiklah sayang.... tapi ingat jangan lama lama nanti kamu capek. Nico papi percayakan Rachel dengan mu... "Langit
#################
Di salah satu mall
Nico mengikuti kemana Rachel pergi. Dari satu toko ke toko pakaian yang lain.
Banyak mata memandang iri kearah mereka berdua. Karena Nico yang tampak sangat ganteng dengan hanya memakai kaos hitam dan Rachel yang menjepit rambutnya tampak sangat manis.
"Kak Nico... Rachel pengen es krim... yang cup besar... "Rachel
"Rachel duduk aja disini. Biar kak Nico yang beliin... nanti kamu capek... "Nico
"Tapi jangan lama ya kak.... Rachel malas nunggu sendirian... "Rachel
"Oke... tunggu sini. Jangan kemana mana... kak Nico cepat kembali... "Nico berjalan dengan cepatnya.
__ADS_1
"Hhmmmm....... "deheman seseorang.
Rachel yang merasa ada orang yang berdehem di dekatnya... langsung menatap kearah asal suara.
"Rachel.... lama nggak ketemu.... Hampir empat bulanan ya... "Alya
"Apa kabar Rachel... "Dion
"Baik.... "ucap Rachel singkat
"Kamu hamil Rachel.... jadi kamu menghilang karena sudah menikah.... "Alya.
Rachel tak menjawab pertanyaan Alya. Ia memandang Dion yang kebencian. Ingin rasanya ia menampar dan melayangkan tinjunya kearah Dion.
"Rachel.... kamu.... "Ucapan Dion terhenti karena ia melihat Nico yang berjalan kearah mereka
"Buat apa kalian disini... jangan coba coba menyentuh Rachel.... "Nico langsung memeluk Rachel
"Jangan kuatir Nico... kami hanya menyapa... karena sudah lama nggak ketemu... "Alya
"Sudahkan basa basinya... aku harap kalian segera pergi... "Nico
"Nico... segitu takutnya kamu Rachel disakiti. Kakak yang hebat... sangat mencintai adeknya. "Alya
"Kak... sudahlah... kita pulang lagi"Rachel
"Rachel siapa suamimu... nikah kok nggak ngundang. Apa Nico suami mu... "Alya
"Maksud kak Alya apa.... "Rachel
"Melihat Nico yang begitu kuatir dan menjagamu seperti seorang suami yang menjaga istri yang lagi hamil... .Apakah Nico suamimu"Alya
"Kamu..... "Nico hampir melayangkan tamparannya ke wajah Alya jika Rachel tak menahan tangannya...
"Kak... jangan buang emosi dan tenaga kakak buat melayani orang orang seperti mereka. Kamu ingin tahu siapa bapak dari bayi yang aku kandung... Aku kira kamu sudah mengetahuinya... Kamu dan lelaki disampingmu memang pasangan yang serasi. Kalian kira Rachel diam karena takut... Rachel tidak melaporkan perbuatan kalian karena bagi Rachel kalian bukanlah orang yang penting dalam hidup Rachel.... kalian tidak pantas ada di pikiran Rachel... "Rachel memegang pergelangan tangan Nico dan membawanya pergi.
"Dion.... aku harap kamu jangan pernah menampakan wajahmu dihadapan Rachel kalau tidak ingin aku berbuat hal yang nekat"ucap Nico sebelum berlalu.
"Kamu napa diam aja... jangan bilang kalau anak yang dikandung Rachel anakmu.... "Alya
"Sudahlah Alya... ayo kita cabut... "ucap Dion
"Apa memang anak yang dikandung Rachel anakku. Tapi aku belum siap jadi orang tua. Aku tak pernah menyangka jika perbuatanku akan membuahkan bayi di rahim Rachel"bathin Dion
"Apa Rachel hamil karena perbuatan Dion dulu. Jika ya berarti aku yang menyebabkan Rachel hamil. Jika Rachel menuntut diriku nanti, apa yang akan aku lakukan. Nico pasti sangat membenciku. Oh... ini semua karena kamu Nico.... kamu yang menyebabkan aku nekat melakukan semuanya terhadap Rachel. Oh Nico... aku masih sangat mencintaimu. Kamu tambah ganteng aja.... apa aku masih bisa memilikimu"gumam Alya
********************
__ADS_1
Jangan lupa like... koment dan vote
Terima Kasih