
Mia menunggu sampai Jino berangkat kerja baru keluar dari kamarnya. Ia malas berdebat ama Jino.
Setelah semua sudut apartemen dibersihkan,Mia duduk di sofa,nonton televisi sambil menikmati secangkir teh.
Terdengar ketokan di pintu. Mia bangun dari duduknya membuka pintu...
"Apa saya mengganggu,boleh saya masuk,. Ada yang perlu saya omongkan"tanya wanita itu.
"Oh... boleh. Silakan masuk.... Duduklah dulu,saya buatkan minum ya"Mia mempersilakan tamunya duduk
"Terima kasih..... "
Mia meletakan minum di atas meja. Dan mempersilakan wanita itu minum.
"Maaf.... kalau kedatangan saya menggangu kamu. Saya sengaja menunggu Jino berangkat kerja karena saya ada yang perlu diomongkan ama kamu.... "
"Tidak mengganggu kok, kebetulan Mia lagi santai. Kalau boleh Mia tahu, apa ya yang perlu anda omongkan ama saya... "Mia bertanya dengan gugup.
"Panggil aja saya Dina.... Mungkin yang akan saya bicarakan ini membuat kamu terkejut dan marah. Tapi aku emang pantas menerimanya..... "ujar Dina...
"Mia nggak ngerti maksud Dina"
"Mia........sebelumnya aku minta maaf jika apa yang aku sampaikan ini akan membuatmu sakit hati.
Mia aku lagi mengandung anak Jino di rahim ku"gumam Dina pelan.
"Terus..... "Mia bertanya dengan suara dingin.
"Apa kamu sudah tahu, mengapa tak terkejut mendengarnya "tanya Dina
"Hhmmmm....... "hanya itu jawaban dari Mia
__ADS_1
"Aku mau Jino bertanggung jawab ama anaknya"
"Apa hubungan ama Mia. Jika kamu ingin Jino bertanggung jawab seharusnya mendatanginya"
"Aku udah ngomong,tapi sepertinya Jino mau lepas tangan. Mia aku datang kesini ingin meminta bantuanmu agar Jino mau bertanggung jawab atas perbuatannya"
"Sejak kapan kalian berhubungan.... "kembali Mia bertanya dengan dingin. Dia menahan agar air matanya tak jatuh. Ia tak ingin terlihat rapuh di mata Dina.
"Maaf... sekali lagi Mia. Kami emang bersalah melakukan hubungan dibelakangmu. Aku mulai berhubungan badan sama Jino sejak 8 bulan lalu,kami kenal sebelum kamu menikah."
"Kamu tahukan kalau Jino udah menikah. Tapi kenapa kamu mau melakukan hubungan badan. Kalau memang kalian saling mencintai, seharusnya kalian menahan melakukannya setelah resmi nikah."suara Mia udah mulai sesak karena menahan tangisnya.
"Mia takan melarang jika kalian jujur dan Jino bisa menceraikan aku..... "
"Mia kamu pantas marah ama aku... "ucap Dina.
"Mia sebenarnya ingin marah, tapi apa dengan marah akan mengembalikan keadaan. Mia tak mau bohong. Mia juga bukan istri yang sempurna, tapi yang membuat Mia sangat kecewa kenapa kak Jino tidak mau menceraikan Mia.... "
"Mia... sekali lagi aku mohon... tolong yakinkan Jino kalau ini anaknya"
"Mia... aku tak meminta kamu bercerai ama Jino. Aku rela jadi yang kedua. Aku bisa nikah siri"ucap Dina.
"Mia yang tak mau diduakan.... Lebih baik kami pisah daripada nanti pada akhirnya kami saling menyakiti dan akan banyak hati yang terluka"
"Mia.... Jino takan mau menceraikanmu. Ia sangat mencintaimu"
"Bagaimana kamu bisa bilang Jino mencintaiku, sedang ia selalu menyakitiku"Mia sudah tak bisa menahan tangisnya. Air matanya tumpah membasahi pipi.
"Mia..... aku benar benar minta maaf"Dina memegang tangan Mia bermaksud memenangkannya.
Mia menepisnya..
__ADS_1
"Bisa tinggalkan Mia.... kamu pulanglah. Mia akan memastikan Jino menikahimu"
"Baiklah Mia aku pamit. Sekali lagi aku minta maaf.... "Dina meninggalkan Mia sendiri yang lagi menangis.
##########
Mia menunggu kedatangan Langit yang ingin mengantarnya pindah,dia bertekad meninggalkan Jino walau lelaki itu tak izinkan.
Dengan memakai terusan warna navy, menunggu sambil menopang dagunya dengan tangan.
Mia membuka pintu ketika terdengar suara ketokan.
"Lama banget sih.... "Mia nggak sabar meninggalkan apartemen Jino sebelum lelaki itu pulang kantor.
"Cantik banget sih,pacar siapa ini"Langit mencubit gemas pipi Mia.
"Sakit Lang..... "
"Oh... atit ya.... "canda Langit sambil mengusap pipi Mia yang tadi di cubitnya.
"Udah ah Lang bercandanya, ntar kak Jino keburu pulang kerja"ucap Mia
"Yuk.... kita jalan.... "Langit menggandeng tangan Mia meninggalkan apartemen.
**********************
Jangan lupa tinggalkan jejak ya
Like... koment dan vote
__ADS_1
Terima kasih