
"Kak... nanti Mia bawa Alvin jalan ke mall ya... "Rachel
"Tapi jangan lama lama dek... kak Nico masih kuatir kalau Dion atau Alya mengikuti. Kalau kak Nico selesai rapat,kakak langsung nyusul ... "Nico
"Ya kak... Rachel lagi bosan aja dirumah... tapi Rachel cuma bentar aja. Siang perginya.. .. nanti kalau kak Nico nggak sempat nyusul biar Rachel yang ke kantor... "Rachel
"Baiklah... tapi hati hati.. Kak Nico berangkat kerja dulu. Mommy berapa lama di Bandung dek.. "Nico
"Besok juga kembali... Kalau opa ama oma mau sekalian dibawa kesini... "Rachel
"Rame jadinya... pasti Alvin senang nanti. Masuklah... kak Nico mau pergi lagi... "Nico mengecup pipi Rachel.
Rachel langsung memeluk Nico dengan melingkarkan tangannya dipinggang Nico
"Kak... Rachel sayang kakak.. "Rachel
"Kakak juga sayang banget ama Rachel... jagain Alvin nanti ya di mall... "Nico kembali mengecup kepala Rachel
###############
Di salah satu mall
"Mami... Alvin mau mandi bola... "Alvin
"Oke sayang... mami beli tiketnya dulu ya... "Rachel
Setelah membeli tiket, Rachel menemani Alvin mandi bola. Rachel ikuti semua maunya Alvin. Naik plosotan atau masuk terowongan berdua Alvin. Alvin tampak sangat senang. Ia berlari dan melompat.
"Mami... Alvin haus... "Alvin
"Mami lupa bawa minum.. kalau gitu Alvin tunggu bentar ya.. biar mami beli dulu. Alvin jangan kemana mana. Mami cuma bentar.. "Rachel
"Ya.. mami.. "Alvin
"Mbak... saya titip anak saya bentar ya. Saya mau beli minuman..jangan biarkan orang lain mendekat ya"ujar Rachel dengan penjaganya.
Rachel pergi dengan tergesa menuju salah satu stand yang menjual air minum.
"Ini minumnya... Alvin haus kan... "ucap Dion kepada Alvin. Ia memang dari tadi mengikuti Rachel.
"Oom siapa... daddy dan mami bilang.. Alvin tak boleh terima minum dari orang"Alvin
"Tapi oom bukan orang lain... apa Alvin lupa ama oom. Kita sudah beberapa kali ketemukan... "Dion
"Oh iya... Alvin ingat.. Oom teman mami ya.. "Alvin
__ADS_1
"Ya... Alvin sekarang sudah sekolah"Dion
"Daddy bilang.. Alvin bentar lagi sekolahnya... "Alvin
"Memangnya Alvin sayang banget ya ama Daddy nya... "Dion terlihat sedikit cemburu.
"Ya om... daddy juga sayang banget ama Alvin... daddy baik banget... "Alvin
"Apa nanti kalau Alvin punya daddy yang lain... Alvin mau menyayangi nya seperti daddy Nico.. "Dion
"Alvin tak mau punya daddy lain... Alvin maunya cuma daddy Nico. "Alvin
"Tapi Alvin punya papa selain daddy Nico" Dion
"Siapa... mami bilang... Alvin anaknya daddy dan mami... siapa papa Alvin yang lain om..papa tiri... Alvin tak mau punya papa tiri... papa tiri pasti jahat"Alvin
"Bukan papa tiri... tapi papa kandungnya Alvin"Dion
"Alvin tak ngerti om... "Alvin
"Tunggu Alvin besar lagi... nanti Alvin pasti ngerti. Sekarang Alvin minum dulu, katanya haus. "Dion
Alvin meminum air kemasan dalam kotak yang diberi Dion dengan senangnya. Dion terus memperhatikan Alvin
Rachel kaget melihat Alvin yang duduk dengan Dion. Ia langsung berlari masuk dan menggendong Avin. Rachel merebut minuman ditangan Alvin dan membuangnya.
"Alvin... mami sudah sering ngomong jangan mengambil minum pemberian orang sembarangan... "Rachel
"Oom itu bilang... ia teman mami"Alvin
"Rachel... aku kan bukan orang lain. Aku nggak mungkin menyakiti Alvin.. kamu tahu alasannya bukan... jadi kamu tak perlu takut"Dion
"Apa maunya kak Dion... mengapa kakak tahu Rachel disini. Kakak mengikuti kami... "Rachel . Ia meminta Alvin bermain agar ia bisa bicara dengan Dion.
"Kak Dion hanya ingin bertemu Alvin... "Dion
"Buat apa kakak ketemu Alvin... dia nggak ada hubungan dengan kak Dion"Rachel
"Apa kamu yakin kakak nggak ada hubungan dengan Alvin. Penjaga mainan ini aja langsung percaya kak Dion papanya Alvin. Dari wajah saja kami sudah sangat mirip Rachel.. "Dion
"Kenapa sekarang kak Dion ingin dekati Alvin... "Rachel
"Kak Dion mau tes DNA Alvin... kak Dion ingin memastikan kalau memang Alvin adalah anak kakak... "Dion
__ADS_1
"Kak Dion.. tak perlu tes DNA... bukankah kakak juga tidak pernah mengakui Alvin... dan juga Rachel tak pernah ngizinkan Alvin ketemu kakak lagi.. "Rachel
"Kamu tak bisa menjauhi Alvin jika memang ia anakku. Aku juga ada hak buat ketemu. Aku akan membiayai semua keperluan Alvin. Dan juga mengganti biaya dari ia dilahirkan... "Dion
"Kak Dion... apa kak Dion sadar akan ucapan kakak. Apa kak Dion pikir waktu yang kuhabiskan dari hamil Alvin sampai melahirkannya dapat diganti dengan uang. Apa kak Dion pikir Rachel sudi menerima uang kakak. Maaf... kak Nico aja masih sanggup membiayai semuanya. Jadi kak Dion tak perlu repot... "Rachel.
Rachel pun membawa Alvin. Ia menggendong Alvin dan berjalan cepat meninggalkan Dion...
"Kamu tak bisa menjauhi Alvin... aku akan membawa nya ke jalur hukum. Aku bapaknya... "Dion
Plak.. ..Rachel menampar pipi Dion. ...
"Jaga omongan kak Dion... jika kak Dion mau tes DNA, kak Dion apa berani datangi papi ku... akui semua perbuatanmu... itu jika kamu masih punya nyawa berlebih... karena aku tak yakin papi akan bersikap biasa jika tahu kamu pernah menyakitiku. "Rachel.
"Satu lagi... apa kamu pikir jika kasus ini dibawa hukum kamu bisa menang... aku bisa melaporkan perbuatan tak menyenangi darimu... dan apa kamu juga lupa... kamu yang tak pernah dan tak inginkan ia dari pertama... jadi tetaplah bersikap seperti dulu. Jangan pernah anggap ia ada diantara kita... karena bagiku kamu juga tak pernah ada... "Rachel
"Rachel... aku hanya ingin bertemu dan bermain.. aku tak bermaksud merebut Alvin... "Dion
"Jangan pernah menyebut nama anakku dengan mulutmu... aku tak pernah sudi mengakui kamu ada hubungan dengannya... Bagi Alvin... daddynya adalah kak Nico.. "Rachel
Rachel cepat masuk lift dan menutupnya. Ia cepat berjslan menuju mobil.
"Mami... om itu siapa. Mengapa mami marah marah... "Alvin
"Alvin... daddy dan mami sudah ngomongkan... jangan mau didekati lelaki lain selain daddy dan pepo... "Rachel berkata dengan suara yang sedikit membentak.
"Ya.. mami. Maafkan Alvin... "ucap Alvin hampir menangis.
"Maafkan mami... jangan menangis. Alvin tak salah.. "Rachel
"Mami... kenapa oom tadi bilang ia ingin bertemu dan bermain ama Alvin... "Alvin
"Alvin.. kamu salah dengar nak... sekarang kita ke kantor daddy aja ya... "Rachel
"Ya mami... mami kata om tadi Alvin punya papa yang lain... "Alvin
"Alvin... jangan dengarin omongan orang lain... itu tak benar.. lupain aja. Alvin hanya punya satu papa...daddy Nico"Rachel
"Ya mi... "Alvin
Rachel mengendarai mobilnya dengan sedikit kencang. Ia takut Dion mengikutinya.
**********************
Jangan lupa like koment dan vote
__ADS_1
Terima Kasih