
Nico membawa Rachel dan Alvin jalan ke mall.
"Kak.... nggak apa apa Alvin di bawa.. "Rachel
"Kakak kan emang pengen main ama Alvin... "Nico
"Jadi maksudnya... kakak cuma pengen ama Alvin... bukan Rachel... "Rachel
"Dua duanya dong.... mami Rachel dan Alvin... "Nico
Sampai diparkiran,Nico keluar dari mobil dan membuka pintu buat Rachel. Nico langsung mengambil alih Alvin dan menggendongnya.
Banyak mata wanita muda yang memperhatikan Nico dan Rachel...
"Wow... hot daddy banget... "ucap gadis gadis dibelakang mereka.
"Kalau aku punya suami ganteng kayak gitu... tak kubiarkan keluar rumah.. takut dilirik yang lain... "ucap salah seorang gadis
Rachel yang mendengar suara suara gadis banyak memuji dan memperhatikan Nico langsung menggandeng lengan Nico...
"Hei... kamu... lihat istrinya cemburu.. "ucap gadis yang lain.
Rachel akan membalikan badannya menghampiri gadis gadis itu ditahan Nico.
"Udah... becanda juga mereka. Jangan diladeni... "ucap Nico memeluk pundak Rachel.
Alvin yang berada digendongan Nico tampak senang. Ia terus tersenyum.
"Alvin sayang... senang banget ya jalan ama Daddy dan mami... "ujar Nico ke arah Alvin.
"Kak... Rachel mau es krem... "Rachel
"Sudah jadi mami masih aja doyan es krim... "ujar Nico.
"Alvin... sini Rachel gendong kak... "Rachel
"Biar ama kakak aja... digendongan juga pun... "Nico
Rachel lagi asyik melahap es krimnya. Nico menimang Alvin.
"Sayang daddy Nico nih... gantengnya daddy nih... "Nico
Alvin tampak tertawa melihat Nico yang menimangnya.
"Hhmmm.... Nico .."ucap seseorang
"Oh... om Jino... sama siapa om... "Nico kaget melihat orang yang menegurnya.
"Ama tante.. tuh lagi jalan kesini..."Jino memperhatikan bayi digendongan Nico.
Rachel yang merasa pernah melihat Jino... melirik kearah Nico meminta penjelasan.
"Dina... masih ingat Langit dan Mia kan. Ini Nico anak angkatnya Langit yang aku bilang pernah kerjasama ama perusahaan ku... "Jino
__ADS_1
"Selamat siang tante... Nico... "ucap Nico memperkenalkan diri.
"Tante Dina... anak siapa kamu gendong nih. Mana mamanya... "ucap tante Dina
"Oh.. ya ini anaknya Rachel...putrinya Papi Langit... "Nico
"Berarti cucunya Langit... mana Rachelnya... "Jino
"Ini.. om... Rachel kenalkan ini om Jino papanya Dion.. "ucap Nico menunjuk ke arah Rachel.
Rachel tampak gugup dan sedikit pucat mendengar Jino adalah orang tuanya Dion.
"Kenalin tante.. om... saya Rachel... anaknya Papi Langit... "ucap Rachel
"Kamu cantik banget... sama seperti ibu mu Mia.. "Dina
"Berarti Rachel putrinya Langit... istri kamu Nico.. "Jino
"Hhmmmm.... "Nico hanya berdehem menjawabnya
"Kok Langit dan Mia nggak undang undang kita anaknya pesta... "Dina
"Pasti Langit dan Mia senang banget... kamu anak angkatnya yang disayanginya jadi menantu.. "Jino
"Ya.. gitulah om... "ujar Nico
Rachel memegang lengan Nico yang lagi menggendong Alvin.
"Din... bayinya lucu banget... "Jino mengelus pipi Alvin
"Kak Jino...coba perhatiin... bayi ini mirip banget ama Dion kecil... "Dina
"Coba aku gendong Din... ah ya... kok bisa mirip Dion..."ucap Jino
"Bisa aja om ama tante... anak kecil memang terkadang kelihatan mirip... maaf om.. tante... biar Rachel gendong lagi.. "Rachel cepat mengambil Alvin dari gendongan Jino.
"Maaf... tante.. om Jino. Kami pamit dulu. Takut Alvin nangis... karena bosan disini aja.. "Nico
"Oh ya... silakan. Salam buat Langit dan Mia... "Jino
"Nanti Nico sampaikan om... "Nico
"Kapan kapan tante boleh main kerumah ya. Dah kangen ama Mia. Sekalian pegen bermain dengan si kecil yang lucu. Tante langsung kepencut nih ama jagoanmu Rachel... "Dina
"Oh.. tentu tante... permisi dulu.. "Rachel
Rachel berlalu dari Jino dan Dina dengan perasaan yang tak menentu. Ia takut mereka menyadari siapa Alvin.
"Kak Jino perhatiin nggak... bayi nya Rachel lebih mirip Dion dari Rachel dan Nico. Kok bisa gitu ya. Apa karena aku yang pengen punya cucu juga ya... "Dina
"Kamu ada ada aja Din... hanya sedikit mirip Dion... tapi aku rasa yang dikatakan Rachel ada benarnya.. semua bayi emang terlihat mirip... "Jino
#############
__ADS_1
Didalam mobil... Alvin yang tertidur dipeluk Rachel erat seakan takut Alvin diambil orang.
"Rachel... napa. Dari tadi diam aja. Mukamu juga sedikit pucat dek... "Nico
"Kak... Dion tak bisa mengambil Alvin kan.. "Rachel
"Tak akan bisa. Kakak akan melakukan apa saja kalau Dion berani merebut Alvin... "Nico
"Seandainya om Jino dan tante Dina tahu ini cucunya.. apa dia bisa juga merebut Alvin kak... "Rachel
"Nggak bisa Rachel... bukankah Dion yang tak menginginkan anaknya... dan tak mau mengakuinya... "Nico
Sesampainya dirumah... Rachel langsung membawa Alvin ke kamar. Ia tidur sambil memeluk Alvin.
"Rachel kenapa Nico... kok langsung bawa Alvin ke kamar... "Mia
"Alvin masih tidur mom... mungkin Rachel takut Alvin terbangun... "Nico
"Mommy kira ada terjadi sesuatu... "Mia
"Nggak ada mom... Papi mana mom... "Nico
"Ada di ruang kerjanya... "Mia
"Mom.... Nico boleh tidur dipaha mommy... "Nico
"Sinila.... sayang... mommy boleh tanya... "Mia
"Ya mom... boleh.. "Nico
"Sayang... apa kamu pacaran ama Cindy.. anaknya om Rangga.. "Mia
"Nggak kok mom... "Nico
"Tapi mommy lihat kamu makin akrab ama Cindy... "Mia
"Mom... memang Nico akui.. Cindy menyukai Nico. Tapi Nico sudah menolaknya.. Karena Nico tak mau memberi harapan. Nico sekarang lagi mendekatkan Cindy ama Raffa mom... "Nico.
"Gimana dengan Rachel... kamu mencintai Rachel. Apa kamu mau Rachel jadi pendampingmu. ..."Mia
"Mom... Nico akui memang mencintai Rachel. Tapi Nico nggak mau memaksa Rachel. Kalau memang Rachel hanya menganggap Nico kakaknya. ...."Nico
"Apa kamu bisa nanti menerima Alvin... dan menganggap nya sebagai anak sendiri... "Mia
"Mom... Nico yang bukan anak siapa siapa bisa mommy terima dan menyayangi Nico seperti anak sendiri. Apa lagi Alvin yang memang dari bayi sudah Nico sayangi dan anggap anak sendiri,pasti Nico bisa menerimanya. Alvin juga buah hati dari wanita yang paling Nico cintai... kalau Nico memang mencintai mami nya... Nico juga harus mencintai Alvin.... "Nico
"Sayang... mommy selalu berdoa semoga kalian dipersatukan.... "Mia..
*****************************
Jangan lupa like... koment dan vote
Terima Kasih
__ADS_1