Cinta Tak Pernah Salah...

Cinta Tak Pernah Salah...
BUKAN CINTA YANG TERLARANG part 4 (S-2)


__ADS_3

Nico mengendarai mobilnya dengan kecepatan tinggi. Ia masih merasa marah atas sikap Alya yang tadi hampir menampar Rachel.


"Kak... pelan. Rachel takut"ucap Rachel menyadarkan Nico, dan perlahan menurunkan laju mobilnya.


"Maafin kakak ya.... gara gara kak Nico, kamu hampir ditampar Alya"


"Kak.. itu bukan salah kak Nico. Rachel yang seharusnya minta maaf. Karena ikut campur"Rachel


"Nggak apa apa dek... kamu ikut campur karena kamu perhatian ama kak Nico kan"senyum Nico


"Kak.... emang kak Nico sebenarnya napa memutuskan hubungan dengan kak Alya. Apa ada gadis lain yang kakak cinta"Rachel


"Kamu.. pengen tahu atau pengen tahu banget"canda Nico


"Kaakkk... Rachel serius. Nggak bercanda"Rachel


"Kamu orang yang kakak cintai Rachel. Tapi jika kakak memberitahumu, kakak takut kamu malah benci dan menghindari kakak. Karena kakak tahu kamu hanya menganggap ku sebagai kakakmu.. tidak lebih"bathin Nico


"Kak... kok malah ngelamun... hati hati bawa mobil tak boleh ngelamun"Rachel


"Oh.... apa.... "Nico


"Tuh kan... kakak. Melamun aja... "cemberut Rachel


Rachel langsung berlari keluar dari mobil. Ia marah karena Nico tak menanggapi pertanyaannya.


Baru memasuki ruang keluarga, ia melihat papi dan mommy nya yang lagi berpelukan. Mommy nya berada diatas pangkuan papi.


"Ih... papi... mommy tak sadar umur. Masih aja berpelukan terus. Nggak tahu tempat lagi. Kalau mau mesraan di kamar"Rachel


"Eh... anak papi yang cantik dah pulang. Napa muka kusut amat. Kayak pakaian yang belum disetrika.... "ucap Langit sambil memeluk Mia


"Kamu kenapa sayang.... "Mia ingin turun dari pangkuan Langit tapi ditahannya.


"Papi... takut banget sih mommy pergi. Meluknya sampai segitu amat. Tapi mommy emang masih sangat cantik... pantas sih papi takut mommy ninggalin papi"ucap Nico melihat Langit yang memeluk Mia erat.


Rachel duduk samping Langit dan melepaskan pelukan nya.


"Papi... udah meluknya... masa mommy aja yang dipeluk"Rachel


"Oh... jadi anak papi pengen papi peluk juga. Sini sayang... "Langit menarik Rachel kedalam pelukannya.

__ADS_1


"Mommy... sini Nico yang peluk"Nico


"Hei... hei... jangan coba coba meluk mommy mu. Hanya papi yang boleh meluk mommy"Ancam Langit.


"Cih.... takut benar cinta mommy berpaling. Tapi mommy kalau mau... lelaki lajang pasti masih banyak yang ngantri. Masih cantik banget sih mommy"puji Nico


"Hei Son... jangan salah, papi mu ini juga masih ganteng. Buktinya masih ada anak gadis yang menyatakan cinta"Langit


"Maksud kakak apa... "Mia


"Mom..... di kantor ada karyawan baru, yang masih gadis menyatakan cinta ama papi... "Nico


"Kenapa kamu tahu Nic... "Mia


"Papi... yang lihatkan chat nya ama Nico"Nico


"Jadi kamu udah nggak jujur ama Mia ya kak... udah mulai nyimpan rahasia"Mia cemberut.


"Sayang.... kakak bukan nggak jujur. Cuma kakak rasa itu tak penting, kakak juga tak tanggapi itu chat. Kakak malahan memecatnya"Langit mendekat dan memeluk Mia


"Mommy... bagaimanapun papi tetap bohong itu"Rachel


"Rachel... benar kok pi. Kebohongan tetap namanya kebohongan walaupun kecil"Nico


"Malam ini Mia nggak mau tidur ama kakak... tidur di kamar tamu kakak"Mia pergi naik ke lantai atas akan menuju kekamarnya.


"Sayang... jangan gitu dong. Kakak nggak bisa tidur kalau nggak meluk kamu"Langit


"Peduli amat... mau tidur atau nggak"Mia


"Hei... kalian berdua tanggung jawab ya kalau benar nanti mommynya tak bukain pintu buat papi"Langit


"Kok malahan kami yang harus tanggung jawab. Salah papi yang bohongi mommy"Nico


"Katanya papi don juan. Yah rayu lah mommy"Rachel.


"Awas aja Rachel nanti papi kurangi jajanmu... huuhhh.... "Langit menarik nafas kasar sambil menaiki tangga.


"Rachel bisa minta jajan ama kak Nico"Rachel.


################

__ADS_1


"Sayang....... bukain pintu dong. Jangan marah sayang"Langit mengetuk pintu yang di kunci Mia


"Kakak tidur di kamar tamu aja... "Mia


"Sayang... jangan gitu dong. Kakak nggak bisa tidur kalau nggak meluk kamu"Langit


"Peluk aja guling... "Mia


"Sayang... jangan tega gitulah ama kakak. Besok kita ke mall ya... Mia mau beli apa. Atau ke butik langganan Mia. Atau kita liburan ke Singapura.. Mia nggak kangen ama mama dan papa"Langit


"Mia mau semua kartu kredit dan ATM kakak... "Mia


"Buat apa sayang... apa uang yang kakak beri kurang ya. Nanti kakak tambah transfernya."Rayu Langit lagi


"Mia mau semua kartu kakak Mia yang pegang, biar kakak nggak bisa macam macam"Mia


"Baiklah sayang... tapi buka pintunya ya"Langit


"Mana kartunya.... "Mia membuka pintu dan mengulurkan tangan meminta kartu Langit


"Dompet kakak ada dikamar sayang... "ucap Langit langsung memeluk Mia dan membawanya ketempat tidur


"Kalau tahu ada di kamar Mia ambil aja langsung tanpa bukain pintu buat kakak"Mia


"Sayang... kamu tambah cantik kalau lagi ngambek"Langit menghujani wajah Mia dengan ciumannya.


"Gombal.... "Mia


"Kamu emang cantik sayang... Tak ada yang bisa ngalahin kecantikanmu. Kakak juga sangat mencintaimu dan menyayangi. Siapapun tak bisa menggantikanmu dihati kakak"Langit mulai mengerayangi tubuh Mia dan membuka satu persatu pakaian Mia


"Kakak.. mau apa"Mia


"Mau itu.... mau olah raga malam"Langit langsung meniduri Mia dan menaiki tubuhnya


"Ih kakak... mesum amat"Mia.....


*********************


Jangan Lupa Like... Koment dan vote


Terima Kasih

__ADS_1


__ADS_2