Cinta Tak Pernah Salah...

Cinta Tak Pernah Salah...
BCYT part 45 ( S - 2 )


__ADS_3

Semua larut dalam kegembiraan kedua pasangan pengantin. Musik dan lampu yang bersinar kelap kelip tampak menambah suasana meriah.


Rachel dan Nico menyambut setiap tamu yang datang dengan senyumannya. Pesta pernikahannya Rachel dan Nico diadakan di halaman rumahnya. Hanya keluarga dan teman terdekat yang diundang.


"Pa... ma... Dion duduk disini aja... silakan aja mama dan papa menemui tuan rumah... "Dion


"Kamu juga harus menyapa om Langit dan tante Mia dulu... "Dina


"Nanti aja ma... Dion lagi capek. Duduk disini bentar... "Dion


"Biarkan saja Dion... dia bukan anak kecil lagi... "Jino


"Tapi kamu jangan tinggalin papa dan mama ya... "Dina


"Iya ma... "Dion


Dion memperhatikan kegembiraan Rachel dan Nico dari jauh.


"Seandainya saja dulu aku mau bertanggung jawab mungkin kita sudah hidup bahagia bersama Alvin.... Rachel.. "bathin Dion


Dari kejauhan Dion nelihat Alvin yang berlari ketaman samping rumah.. Alvin lepas dari pengawasan Langit.. karena ia lagi asyik dengan temannya.


Dion mengikutinya. Ia mendekat ke Alvin yang lagi berlari lari.


"Alvin... jangan lari lari.. nanti jatuh"Dion


Alvin memandang kearah asal suara


"Oom... ngapain om disini... "Alvin


"Mau ngucapin selamat buat maminya Alvin... "Dion. Ia berjalan mendekat kearah Alvin.


"Jangan mendekat.... "Ucap Alvin sambil mundur.


"Kenapa ......Alvin takut dengan om.. "Dion


"Daddy bilang... om jahat, sering buat mami menangis.... "Alvin


"Maafin om kalau om salah.... tapi om janji tak akan membuat mami menangis lagi... "Dion


"Om janji.... "Alvin


"Iya... kalau Alvin tak percaya... Alvin boleh memukul om karena pernah membuat mami menangis... "Dion


"Om tak boleh jahat lagi... orang jahat dibenci orang kata daddy... "Alvin


"Om janji akan jadi orang yang baik.. Apa Alvin mau berteman ama om... Alvin nanti bisa ajarkan om jadi orang baik... "Dion


"Tapi daddy bilang Alvin tak boleh berteman dengan orang yang tak dikenal... "Alvin


"Alvin kan sudah kenal ama om... "Dion

__ADS_1


"Ok... sekarang kita teman... janji"ucap Alvin sambil mengulurkan jari kelingking nya.


Dion menyambut dengan menautkan jari kelingking nya...


"Alvin boleh kita ngobrol sambil duduk dikursi taman itu... "Dion


"Boleh... ayolah om"Alvin


"Alvin.... boleh nggak om jadi papanya Alvin... "Dion


"Tak boleh om... karena papanya Alvin cuma daddy Nico"Alvin


"Daddy Nico tetap papanya Alvin... om cuma ingin Alvin memanggil om dengan papa.... "Dion


"Emang om tak punya anak... mengapa ingin Alvin panggil oom dengan papa... "Alvin


"Oom pengen punya anak seganteng dan pintar Alvin... "Dion



Dion



"Kalau pengen punya anak ganteng kayak Alvin... om harus punya mami secantik mami Rachel.. "Alvin


"Ya... oom dulu bodoh, tak mau menikah sama wanita secantik mami Rachel... "Dion


"Jangan sama mami Rachel... mami Rachel kata pepo menikah ama daddy Nico... bukan oom... "Alvin


"Sayang banget... daddy sering cium cium pipi mami.. pernah juga daddy makan bibir mami... he... he.. "Alvin


"Hhmmm..... Alvin. ....Memo sudah mencari cari... ternyata kamu disini... "Mia


"Maaf tante... tadi Alvin berlari lari karena takut jatuh saya ajak duduk aja... "Dion


"Terima kasih... kamu temannya Rachel ama Nico. ....sudah mencicipi hidangannya.. "Mia


"Saya teman keduanya tante.... kenalkan tante... saya Dion...anaknya Jino... tante kenal papa saya kan... "Dion


"Kamu Dion.... anaknya Jino... "Mia sangat kaget mendengar Dion menyebut nama papanya...


Mia langsung menggendong Alvin dan meninggalkan Dion. Dion heran melihat reaksi Mia, tersadar ia pun berlari mengejar Mia.


"Tante tunggu.... mengapa tante seperti ketakutan melihat saya... "Dion


"Maaf..nggak apa apa cuma Alvin belum makan,tante takut ia lapar, . maaf juga tante tadi lupa siapa kamu.....kamu masih ingat aja ama tante... "Mia


"Tentu saja ingat tante... orang secantik tante mana mungkin dilupain... "Dion


"Terima kasih pujiannya... Tante pamit dulu, nanti daddy dan maminya mencari."Mia

__ADS_1


Baru saja Mia mau melangkahkan kakinya menjauh dari Dion tampak Nico dan Rachel mendekat.


Rachel sedikit pelan jalannya karena gaun yang ia pakai sedikit menyulitkan langkahnya.




"Ngapain kamu disini..aku tak ada mengundangmu bukan.. . "ucap Nico dengan sedikit emosi..


"Aku mengantar papa dan mama ke sini... "Dion


"Mengapa kamu masih mendekati Alvin.... "Nico


"Karena Alvin.... "Dion


"Cukup....Jangan kak Dion coba coba mengatakannya didepan Alvin... Rachel tak akan pernah memaafkan... "potong Rachel


"Mommy... bisa tolong bawa Alvin... "Nico


"Ya... sayang... tapi mommy harap tahan emosimu... banyak tamu... kamu jangan mempermalukan diri sendiri nak... "Mia


"Baik mom... "Nico


"Sebenarnya maumu apa.... "Nico mencengkeram kerah baju Dion


"Aku hanya ingin ngobrol dengan anakku.... "Dion


"Bajing*n....."Nico hampir melayangkan tinjunya ke wajah Dion kalau saja Rachel tak menahannya.


"Jangan kak... kak Dion akan senang jika kak Nico emosi dan memukulnya karena nanti ia bisa mengatakan semua tentang Alvin pada tamu... "Rachel


"Kau masih beruntung.... karena aku masih punya malu dan harga diri... sekarang sebelum kesabaran ku habis... pergi dari sini... "Nico


"Ada apa ini Nico..... kenapa kamu mengusir Dion... "tanya Jino yang datang menghampiri.


"Karena Dion tak pernah saya undang om. Dan juga ia ingin mengacau pestaku... "Nico


"Kenapa Dion harus melakukan itu... pasti kamu salah paham Nico... "Dina


"Tante bisa tanyakan ama Dion, mengapa aku sangat marah dengannya. .....atau apa kamu tak keberatan aku memberitahukan kedua orang tuamu Dion... "Nico


"Sudahlah pa... ma.... kita pulang sekarang.. "Dion


Dion berjalan keluar dari tempat pesta menuju parkiran mobilnya.... diikuti Jino dan Dina


"Kamu hutang penjelasan dengan mama dan papa Dion... mengapa Nico semarah itu denganmu... "Dina


***********************


Jangan lupa tinggalkan jejak

__ADS_1


Like..... Koment dan Vote


Terima Kasih


__ADS_2