
Setelah pemotretan Rachel mendatangi Raffa yang duduk di sofa diikuti Dion.
"Kak Raffa... kenalin nih teman Rachel"Rachel
"Dion...... "ucap Raffa begitu mendongak wajahnya..
"Raffa.... jadi Rachel adek lu.. "Dion
"Bukan.... adek gue... "ucap Nico yang tiba tiba telah muncul diantara mereka
"Oh.... adek lu.... berarti ini yang sering lu bawa kalau pergi kemanapun dulu ya. Tambah cantik... jadi gue lupa"Dion
"Kak Nico dan kak Raffa kenal ama kak Dion"Rachel
"Dion adek kelas waktu SMU dan juga kuliah di tempat yang sama"Raffa
"Dion anaknya om Jino... apa Rachel masih ingat ama om Jino"Nico
"Oh... ya Rachel ingat... "Rachel.
"Karena kita lagi ngumpul... gimana kalau kita makan malam bersama. Jarangkan kita bisa sama sama"Dion
"Maaf... tapi aku ada janji ama Alya. Apa Alya tadi ada pemotretan"Nico
"Jadi kak Nico datang bukan jemput Rachel... mau ketemu kak Alya"Rachel cemberut
"Sekalian sayang..... "ucap Nico sambil mengacak rambut Rachel yang cemberut.
"Kalau gitu ajak aja Alya sekalian... "Dion
"Boleh... tapi nanti aku di meja yang berbeda ama Alya... karena ada yang ingin kuomongin berdua Alya"Nico
"Ih... bilang aja takut Rachel ganggu... mau kencan ya"Rachel
"Malam semuanya. Tumben ngumpul... "Alya menyapa begitu sampai.
"Oh... kebetulan kamu udah datang. Kita berangkat lagi yuk. "Nico
"Kita mau kemana sayang... "ucap Alya manja.
"Kita mau makan bersama. Mumpung lagi ngumpul. Kamu nggak keberatan Alya"Raffa
"Aku terserah Nico aja. kamu gimana sayang. Kita makan ama mereka aja"Alya
"Ya... yuk lah kita cabut.. nanti terlalu malam"Nico
__ADS_1
"Rachel ama gue aja ya Nic... "Dion
"Apa.... "Nico
"Ya Rachel ikut mobil kak Dion aja, nanti ganggu kak Nico dan kak Alya kalau semobil"Rachel
"Kamu memang adik ipar yang pengertian "Alya
##############
Raffa, Dion dan Rachel memilih meja dekat jendela biar pemandangan di luar restoran tampak jelas. Sedangkan Nico dan Alya memilih meja disudut ruangan.
"Alya.... aku mau bicara sesuatu... "Nico
"Kamu mau ngomong apa sayang... "Alya
"Alya... maafkan aku... sepertinya hubungan kita tak dapat dilanjutkan. Mulai hari ini kita berteman saja"Nico
"Apa maksudmu.... "Alya
"Aku rasa kita lebih baik mengakhiri hubungan kita sampai disini. Dari pada nanti semakin lama kita akan semakin terluka. Terus terang sampai saat ini aku belum bisa mencintaimu sepenuhnya"Nico
"Bukankah dulu.. kamu bilang kamu akan belajar mencintaiku seiring waktu. Mengapa kamu cepat menyerah. Kita baru mencoba jalan selama 3 bulan"Alya
"Aku takut kalau jika aku tak pernah dapat mencintaimu... kamu akan tambah terluka jika aku mengakhirinya setelah kamu mencintaiku. Bukankah dulu kita sepakat akan mencoba jalan bersama... dan jika salah satu diantara kita mencintai seseorang kita bisa bicara jujur dan mengakhirinya"Nico
"Aku tak tahu Alya.. ..aku masih mencoba memahami hatiku dulu. Untuk itu aku akan coba sendiri dulu. "Nico
"Tapi aku mencintaimu.... aku mau menunggu sampai kamu mencintai. Tapi aku mohon jangan putuskan aku.... "Alya mulai terisak
"Aku tak mau makin menyakiti hatimu... jadi sebelum kamu makin mencintaiku lebih baik kita akhiri. Kita masih bisa berteman"Nico
"Aku tak mau jadi temanmu... aku mau jadi kekasihmu. Apa kurangnya Alya dimatamu... coba kamu bilang Nico. Alya akan coba menjadi wanita terbaikmu"Alya
"Alya... ini tak bisa diteruskan... kamu harus ngerti. Kita bubar aja... Maaf... "Nico
"Aku tak mau putus.... emang wanita seperti apa yang kamu inginkan... apa aku kurang cantik.. kurang baik... kurang pintar... kurang kaya.. coba kamu bilang kekuranganku.. "ucap Alya dengan suara yang cukup keras
Semua mata pengunjung restoran tertuju kemeja Nico dan Alya. Rachel yang juga mendengar pertengkaran itupun datang menghampiri meja mereka
"Kenapa kak... lihat semua mata memandang ke arah sini"Rachel
"Coba kamu tanya ama kakakmu ini... mengapa ia mengakhiri hubungan ini. apa kekurangan ku... "Alya masih berteriak dengan tanpa malu.
"Kak Alya... kecilkan dikit suara kakak. .... Malu.. lihat semua memandang kakak"Rachel.
__ADS_1
"Kak Nico... kakak jujur ama kak Alya.. mengapa kakak ingin mengakhiri hubungan ini"Rachel
"Rachel ini urusan kakak am kak Alya..kamu jangan ikut campur dek. "Nico
"Kak.... Rachel nggak akan ikut campur kalau Rachel tak mendengar dan melihatnya. Kakak apa nggak malu jadi pusat perhatian. "Rachel
"Kamu yakin ingin tahu alasan aku memutuskanmu. Apa kamu sudah siap mendengarnya. AKU MEMUTUSKAN HUBUNGAN KITA KARENA AKU TAK MENCINTAIMU... "ucap Nico penuh penekanan
"Jadi kamu anggap apa aku selama ini. Mengapa kita jadian kalau kamu tak mencintaiku. Apa kamu udah dapat mangsa lain. Dulu banyak yang bilang.. jangan mau jalan ama kamu karena kamu tak akn pernah bertahan lama dalam berhubungan. Tapi aku tak pernah mempercayai. Aku selalu menjadi wanita terbaikmu... aku tak pernah menuntut apapun selama kita berhubungan.. tapi kamu tega memutuskan hanya karena alasan kamu tak mencintaiku. "Alya
"Alya apa aku perlu mengingatkanmu...kalau kita pernah sepakat kita coba jalin hubungan ini tapi jika nanti diantara kita tak dapt meneruskan lagi kita bisa memutuskannya"Nico
"Aku tak mau mendengar alasanmu... aku tak mau kau putuskan. Kita lihat wanita mana yang telah merebut hatimu dariku. Aku akan buat pelajaran.... "Alya
"Kamu udah gila... mengapa kamu tak terima jika diputuskan... "Nico mulai tersulut emosi
"Ya... aku gila karena kamu... aku tergila gila ama kamu"teriak Alya.
"Kak Alya... tenang. Mengapa kakak mempermalukan diri kakak sendiri. Jika seorang lelaki tak mencintai kita lagi.. buat apa dipertahankan. Kakak cantik... masih bisa cari lelaki lain. Mengapa harus mengemis cinta ama kak Nico. "Rachel.
"Apa... kamu bilang aku pengemis cinta"tangan Alya teracung keatas ingin menampar Rachel.
"Jangan coba coba menyentuh Rachel... aku bisa lebih kejam dari yang kau pikirkan jika kau menyakiti adikku "Nico menahan tangan Alya dan menghempaskannya.
Raffa dan Dion datang setelah nampak keributan yang makin menjadi.
"Sudahlah... yuk kita keluar. Selesaikan diluar. Malu dilihat orang Nic... "Raffa
"Tolong lu antar Alya... tak ada yang perlu kami bicarakan lagi. "ucap Nico menggandeng tangan Rachel dan membawanya pergi
"Kau lihat Nico... kau akan menangis nanti setelah kau tahu orang kau sayangi terluka... "gumam Alya.
********************
Jangan lupa like... koment dan vote
Terima Kasih
Nico
Raffa
__ADS_1
Dion