
"Sayang.... Rachelnya udah tidur ya"tanya Langit sambil tiduran.
"Ya... sayang"Mia naik keranjang dan tidur disebelah Mia
"Kalau Rachel dah tidur... boleh dong kita gituan lagi"ucap Langit mesam mesem
"Gituan apa sih"Mia bertanya pura pura nggak ngerti
"Gituan.... kayak malam malam sebelum Rachel lahir"Langit
"Malam malam gituan... Mia nggak ngerti kak"Mia masih menggoda Langit
"Olah Raga malam sayang.... "Langit
"Kalau kakak mau olah raga ya ke ruang fitnes aja... ngapain di kamar"Mia tersenyum mencoba menahan tawanya
Langit yang memperhatikan Mia senyum senyum menyadari kalau ia dikerjai Mia.
"Ih... nakal ya... udah pandai godain kakak. Pura pura nggak ngerti... kakak makan nanti sampai lemes baru tahu rasa"ujar Langit menggelitik pinggang Mia
"Ampun kak.... geli.... "Mia
"Siapa suruh ngerjain kakak"Langit memeluk pinggang Mia
"Kakak akan pelan pelan kok..... "Langit menaiki tubuh Mia bertumpu dengan lututnya agar tak menindih tubuh Mia.
Mia menganggukan kepala sambil tersenyum dan mengecup bibir Langit.
Langit membalas kecupan Mia dengan rakus, ia ******* bibir Mia.
"Papi.... lagi ngapain. Kasihan mommy... nanti bisa ketindih"Nico yang punya kebiasaan masuk kamar tanpa mengetuk terlebih dahulu, udah berada di samping ranjang.
Langit turun dari tubuh Mia dan duduk ditepi ranjang...
"Mau apa kamu Nico"tanya Langit gusar
__ADS_1
Mia tersenyum melihat wajah kesal Langit.
"Papi... mommy... Nico mau ucapkan selamat tidur.... moga mimpi indah"ucap Nico sambil mengecup Mia dan Langit.
"Udah.... sekarang cepat keluar... "Langit
"Napa papi marah marah ...mommy. Nico kan hanya mau mengucapkan selamat malam"Nico
"Papi udah ngantuk sayang.... papi mau cepat tidur"Mia
"Papi tidur kok diatas tubuh mommy. Apa mommy tak merasa sakit"Tanya Nico
"Udah jangan banyak bacot lu.... tidur lagi. Besok ngantuk bangun pagi ke sekolah... "Langit
"Baik papi.... jangan marah marah nanti cepat tua. Kalau papi tua... mommy pasti cari papi baru"Nico
"Hei.... kamu nyumpahin papi cepat tua dan ditinggal mommy ya.. "Langit
"Udah Nico... jangan godain papi terus. Tidurlah lagi sayang.... "Mia
"Seperti nya mulai besok aku harus ingat mengunci kamar setiap masuk"ucap Langit gusar setelah mengunci pintu kamar.
"Sayang... kamu lihat nggak. Sepertinya Nico selalu buat diriku kesal"Langit
"Jangan masuk hati kak... dia masih anak anak. Kakak juga selalu meladeni. "ucap Mia
Langit kembali naik ke tubuh Mia dan langsung menindihnya... mengecup pipi, terus leher dan turun kedada Mia.
"Sayang.... kamu membuatku gila. Setiap malam harus menahan sakit kepala menahan diri dari menerkammu"Langit perlahan membuka baju daster Mia aehingga yang tersisa hanya pakaian dalam Mia yang berwarna merah mengundang bir*hi Langit.
Ia langsung membuka penutup buah dada Mia dan mengecupnya.
"Sayang... aku rasanya pengen menghisap p*ting mu... tapi sayang sekarang masih miliknya Rachel"Langit
"Sabar sayang... ini buat kebaikan dan kesehatan Rachel"Mia mengecup bibir sensual Langit
__ADS_1
Setelah puas bermain di leher dan dada Mia yang banyak meninggalkan tanda merah... Langit berbisik pelan sambil melepaskan CD Mia....
"Kita ke permainan inti lagi ya sayang... jika terasa sakit... kamu bilang ya... kakak akan pelan pelan kok"Langit
"Ya sayang..... "Mia
Langit merapatkan tubuhnya menindih Mia akan menyatukan tubuh mereka...
Tapi terhenti ketika mendengar suara tangis Rachel.
"Kak. .....Rachel nangis"Mia
"Biar aja dulu Mia... kita main sebentar dulu ya"Langit
Mia menganggukkan kepalanya. Ia paham akan hasrat Langit yang telah lama di tahan.
Tapi ketika akan menyatukan tubuh mereka kembali Rachel menangis, kali ini dengan suara tangisan yang lebih keras.
"Kak.... Mia susui Rachel dulu ya kak"Mia menyambar baju dasternya dan mengambil Rachel dari tempat tidur dan menyusuinya
Langit mendesah menahan hasratnya yang belum kesampaian. Rachel menyusu dengan cukup lama. Sampai mata Langit hampir ketiduran.
"Kak... udah ngantuk banget ya... besok aja ya terusinnya"Mia
"Mana mungkin Mia... bisa biaa kakak mati kalau harus di tahan sampai besok. Ini aja terasa sakit dan ngilu"ucap Langit
"Ayolah kak... nanti Rachel bangun lagi"ucap Mia
Langit pun cepat naik ketubuh Mia dan menindihnya. Ia menyatukan tubuhnya dan tubuh Mia segera sebelum Rachel bangun dan mengganggu olah raga malamnya kembali.
*************************
Jangan Lupa Like.... Koment... dan Vote nya
Terima Kasih
__ADS_1