
"AKU TAHU INI SALAH, AKU MENDEKATINYA HANYA KARENA EGOKU, AKU YANG KECEWA DAN MARAH HANYA INGIN MEMBUAT SESEORANG SAKIT HATI DENGAN MEMPERMAINKAN HATI WANITA LAIN (JINO) "
Sebelum pelajaran di mulai, Jino mendatangi kelas Mia, dan mencari2 dimana sosok yang ingin ditemuinya. Ketika melihat wanita yang dicarinya Jino langsung menghampirinya.
"Pagi Mia"tegur Jino
"Pagi kak"jawab Mia kaget. "Ada perlu apa kakak sampai kekelas ini"
"Mia, bisa nggak nanti pulang sekolah kita jalan"Tanya Jino
"Nanti Mia minta izin dulu ya kak ama kak Raga"ucap Mia
"Napa harus minta izin Raga dulu, emang Mia kekasih atau saudaranya Raga"Jino
"Bukan kak, tapi sebelum mama dan papa kembali ke Singapura, Mia dititipin ama kak Raga. Makanya Mia selalu bareng kak Raga"Mia
"Berarti kalau Raga nggak izinin Mia nggak bisa ya pergi ama kakak"dengan nada kecewa Jino bertanya.
"Bukan gitu kak, Mia minta izin buat nggak pulang bareng takut nanti kak Raga nungguin Mia, kan biasanya Mia pulang ama kak Raga"Mia
"Ok, kalau gitu kakak tunggu kabar baik dari Mia, kakak harap Mia nggak kecewain kakak Ya" tutur Jino sambil berjalan keluar kelas karena bel tanda pelajaran dimulai telah terdengar.
Yuni yang memperhatikan dan mendengar peecakapan Mia dan Jino, ingin bertanya tapi sebelum keluar kata2nya terdengar suara sepatu memasuki kelas. Guru telah datang pertanda kegiatan belajar segera dimulai.
Ketika istirahat Mia dan Yuni seperti biasanya pergi ke kantin bareng Raga. Yuni memegang erat jemari tangan Mia sambil menuntun Mia agar memperlambat jalannya....
"Ada hubungan apa kamu ama kak Jino"bisik Yuni takut kak Raga mendengar. Karena Yuni tau gimana hubungan Jino dan Raga.
"Nggak ada apa2 kok"jawab Mia pelan
"Tapi keliatannya kalian sudah sangat dekat"Yuni
"Itu perasaan Yuni aja" canda Mia sambil tersenyum.
__ADS_1
Raga yang menyadari kedua wanita ini berbisik2 membalikan badannya sambil bertanya " Lagi ngomongin apa sih, serius amat"
"Nggak ada kak"Mia menjawab cepat sebelum Yuni
Di dalam kantin seperti biasanya Mia dan Yuni mencari tempat duduk mereka,sedangkan Raga memesankan makanannya.
Ketika mereka lagi memakan pesanan mereka,tiba2 Dewi datang dan langsung duduk disebelah Raga.
"Boleh ikut gabung kan"ucap Dewi
"Boleh boleh aja kak"jawab Yuni sambil bertanya2 dihatinya, ada apa ini. Pagi tadi Jino datang menghampiri Mia sekarang Dewi mendekati Raga. Sepertinya ada sesuatu yang terjadi. Batin Yuni
Akhirnya mereka berempat makan dengan sedikit canggung, dan tanpa suara.
Disudut lain Jino memandang ke arah meja mereka berempat dengan menahan emosi.
Jino tak ingin membuat masalah, dia harus bisa meredakan emosinya melihat Dewi sudah dengan terang terangan mendekati Raga tanpa memperdulikan perasaannya yang masih sakit dan terluka dengan keputusan sepihak dari Dewi.
Mia tanpa sengaja pandangannya mengarah ketmpat duduk Jino, dan Mia dapat melihat pandangan marah dan kecewa Jino yg mengarah ke Dewi dan Raga. Mia nggak tau bagaimana hubungan Jino dan Dewi saat ini, memang dia mendengar desas desus kalau Jino telah putus ama Dewi. Mia harus memastikan dan bertanya nanti saat mereka jalan. Mia tak ingin menjadi orang ketiga dalam hubungan mereka. Mia juga seorang wanita tidak mungkin menyakiti hati wanita lain.
Dewi yang diam2 memperhatikan Mia dari tadi, memalingkan wajah mengikuti arah pandang Mia, dan dapat dilihatnya punggung Jino yg meninggalkan kantin.
"Kalian udah dengar nggak berita mengenai kakak"tanya Dewi yg tertuju ke Mia dan Yuni.
Mia kaget mendengar suara Dewi dan langsung mengalihkan perhatiannya ke Dewi
"Yuni ada dengar sih, kata mereka kakak ama kak Jino udah putus ya, apa benar berita tuh kak. Padahal kakak termasuk pasangan idola Yuni lho, ganteng dan cantik,sangat serasi"puji Yuni.
"Ya kami udah putus karena udah nggak ada kecocokan lagi. Kalau kak Dewi ama kak Raga serasi nggak"tanya Dewi spontan
"Serasi kok kak, Kak Raga kan juga ganteng"lagi-lagi Yuni yang hanya menjawab.
Sementara Mia hanya diam dan mendengar karena pikirannya masih tertuju ama Jino.
__ADS_1
"Apa apaan sih Wi, nggak lucu tau"cecar Raga sambil berdiri dan meninggalkan kantin. Mia langsung berdiri mau menyusul Raga sekalian mau izin nggak pulang bareng.
"Maaf Mia tinggal dulu ya"ujar Mia sambil meninggalkan kantin menyusul Raga
"Kak Raga tunggu, ada yang Mia omongin"
Raga pun berhenti berjalan sambil menunggu Mia yang berlari mengejarnya.
"Kakak kenapa,emang apa salah kak Dewi ngomong gitu"tanya Mia
"Kakak nggak suka aja, nggak lucu tau omongannya Dewi tuh."
"ih kakak nih, orang bercanda aja langsung marah, lagi dapat ya kakak"canda Mia.
"Lagian kata kak Dewi benar kok, kakak ama kak Dewi juga bisa jadi pasangan serasi, ganteng dan cantik"
"Kakak nggak suka ya kalau Mia masih ngomongin masalah Dewi"Raga
"Ok, jangan marah ntar hilang gantengnya diambil ama ayam tetangga"Mia
"Kamu tuh.... "ucap Raga sambil mengusap pucuk kepala Mia.
"Kak nanti Mia nggak bisa pulang bareng kakak ya karena Mia mau pergi ama teman"Mia
"Baiklah tapi harus ingat jangan pulang malam malam, sampai rumah khbari kakak"Raga
"Ok bosss.... "jawab mia sambil mengangkat tangan kedahi seperti orang yg lagi hormat.
Mereka pun masuk kekelas masing2...
*******************
MAAF KALAU MASIH KURANG RAPI DAN JELAS DALAM PENYUSUNAN KATA SERTA KALIMAT. MOHON SARANNYA KARENA INI KARYA PERTAMAKU
__ADS_1
JANGAN LUPA LIKE DAN KOMENT NYA YA......