Cinta Tak Pernah Salah...

Cinta Tak Pernah Salah...
BCYT part 26 ( S - 2)


__ADS_3

Nico mengantar Rachel sampai ke pintu ruang operasi.


"Kak.... Rachel takut... "Rachel


"Jangan takut dek... kamu harus kuat demi calon bayi yang akan lahir.... kamu ingin wajah malaikat kecilmu kan... "Nico mengusap tangan Rachel yang menggenggam nya.


"Kenapa papi dan mommy belum sampai kak.... Rachel mau masuk ruang operasi lagi..


Kak... sampaikan maaf Rachel buat papi dan mommy.. dan Rachel juga minta maaf kalau Rachel selama ini selalu merepotkan kakak.... "Rachel


"Rachel.... kakak nggak pernah merasa direpotkan. Kakak senang melakukan semuanya untuk Rachel. Jangan terlalu banyak pikiran. Papi dan mommy pasti selalu mendoakanmu dek.... "Nico mengecup kening Rachel lembut.


"Kak... Rachel masuk dulu.... "Rachel


Rachel didorong masuk ke ruang operasi disusul ama om Chandra.


"Om.... lakukan yang terbaik buat Rachel ya om. Nico percaya ama om... "ucap Nico sambil menahan air matanya


"Tenang... Nico.. Rachel akan baik baik saja... kamu jangan terlalu kuatir. Cukup doakan yang terbaik... "Chandra...


"Baik om.... "Nico


Chandra masuk keruang operasi. Nico yang menunggu di bangku depan kamar operasi duduk dengan gelisah...


"Sayang.... Rachel mana... "Mia yang baru sampai tampak berlari kearah Nico duduk.


"Sudah masuk ruang operasi mom... Mungkin sudah mulai operasinya... "Nico


"Mana Rachelnya... apa sudah mulai operasinya... "Langit bertanya dengan nafas ngos-ngosan karena berlari


"Lagi dalam proses operasi pi... "Nico


"Kita telat ya sayang.... padahal papi dan mommy sudah cepat pulang. Oma aja kami tinggalin... takut telat.. "Langit


"Kak... kita doakan aja semua berjalan lancar.... "Mia


"Ya... mom... mommy duduk dulu pasti capek... "ujar Nico.


Tak lama terdengar suara tangisan dari dalam ruang operasi.


"Oh Alhamdulillah... apa itu cucu kita sayang... "Langit


"Mungkin kak.... "Mia


Perawat keluar membawa bayi yang sangat mungil....


"Siapa keluarga dari Ibu Rachel...."Perawat


"Kami... "jawab Langit.. Mia dan Nico serempak


"Selamat ya... bayinya laki laki.... Bapak dari bayi boleh ikut untuk mengadzani bayi.... "Perawat


"Apa Nico boleh mengadzaninya papi.... "Nico


"Lebih baik papi aja Nico... papi kakeknya... "Langit


Langit mengikuti perawat masuk keruang observasi dan mengadzani bayi mungil yang sangat tampan.


Setelah mengadzani bayi Rachel,Langit pun keluar menunggu Rachel selesai dioperasi.


Tampak Chandra keluar diikuti perawat yang mendorong tempat tidur Rachel.


"Chan... ada apa dengan Rachel... mau di bawa kemana... "Langit mencegat Chandra yang tampak tergesa..

__ADS_1


"Maaf Lang... terjadi sedikit pendarahan . Rachel harus dibawa ke ruang ICU untuk perawatan.... "Chandra


"Chan.... apa yang kamu bilang.... apa sebenarnya yang terjadi sama Rachel... "Langit


"Nggak apa Lang... karena banyak mengeluarkan darah akibat plasenta yang menempel didinding rahim jadi Rachel memerlukan beberapa tabung tambahan darah... Biar lebih steril kami merawatnya diruang ICU... jadi kamu berdoa aja semua dapat berjalan lancar... "Chandra


"Tapi Rachel akan baik baik ajakan om. Berapa lama Rachel akan sadarkan diri lagi om... "Nico


"Semua tergantung tubuh Rachel... Biasanya besok juga sudah sadar. Pendarahan biasa terjadi setelah bersalin... jangan terlalu cemas.... "Chandra


"Lu... jangan gila ya... anak gue lahiran dan memerlukan darah... lu bilang gue nggak boleh cemas... "Langit


"Lang.... Rachel bukan mengalami pendarahan hebat... hanya memerlukan satu atau dua tabung darah buat pemulihannya... dan gue sudah mempersiapkan semuanya... "Chandra


"Oke... gue percayakan semuanya sama lu... "Langit.


"Nico... Mia... nggak mau lihat anak Rachel. Biarkan Rachel kami tangani dulu. Kalian percayakan aja Rachel... "Chandra


"Berapa lama Rachel bisa dijenguk dan sadarkan diri om... "Rachel


"Besok pagi om rasa Rachel udah sadar... "Chandra.


"Baiklah om... Nico mau lihat anak Rachel dulu... "Nico


Langit menggandeng tangan Mia menuju ruang bayi disusul Nico dibelakangnya...


"Permisi... apa kami bisa melihat bayi dari Rachel.... "Langit.


"Oh... tentu pak... tunggu sebentar.. "perawat mengambil bayi Rachel yang ada di bok bayi


"Sayang.... lihat cucu kita ganteng banget.... "Langit


"Ya kak.... ia sangat lucu. Nico... sini sayang lihatlah ponakan kamu.... "Mia


"Seharusnya kamu bukan ponakanku... aku ingin kamu jadi anakku... "bathin Nico


###############


Setelah melewati masa kritis dan keadaan Rachel telah stabil... Chandra memindahkan Rachel ke ruang rawat inap VVIP rumah sakit ini.


"Chan... terima kasih... "Langit


"Santai bro... itu sudah menjadi kewajibanku... sebentar lagi pasti Rachel sadar... gue cabut dulu ya. Mau istirahat sebentar sebelum jadwal operasi lagi... "Chandra


"Terima kasih banyak om... "Nico


"Sama sama Nico.... "Chandra


Langit dan Mia bermain dengan anaknya Rachel di tempat tidur yang ada di kamar rawat ini.


Nico duduk disamping Rachel sambil menggenggam tangannya...


"Kak..... "ucap Rachel begitu membuka mata melihat Nico yang tertidur sambil duduk.


"Rachel.... kamu sudah sadar dek... "Nico


"Sayang.... kamu sudah sadar... "Mia mendekat sambil menggendong bayi Rachel


"Mommy.... apa itu bayi Rachel.... "Rachel


"Ya sayang... bayimu sehat dan ganteng... "jawab Langit


"Papi.. mommy.... maafkan Rachel... "Rachel

__ADS_1


"Kenapa minta maaf sayang.... "Langit mengecup kening putri kesayangannya yang masih belia sudah harus memiliki anak.


"Rachel baru tahu susahnya melahirkan... maaf Rachel selama ini brlum bisa jadi anak yang membanggakan... "Rachel


"Oh... sayang... kamu putri kebanggaan kami... kamu sudah berusaha menjadi yang terbaik dan kami selalu bahagia bisa memiliki kamu.... "Mia


"Mom.... boleh Rachel lihat anaknya Rachel"Rachel


"Ini sayang.... "Mia meletakan bayi Rachel diatas dadanya...


"Ganteng banget anak Rachel ya mom... "Rachel


"Siapa kamu beri nama nya sayang... "Mia


"Kak Nico yang akan memberi namanya mom... "Rachel


"Ya... mom... papi... Rachel meminta Nico buat memberi nama bayinya... "Nico


"Jadi apa nama yang telah kamu siapkan Nico... "Langit


"Nico memberi bayi mungil ini nama ALVINO DAFFA MUWAFFAQ... pi... "Nico



"Nama yang bagus... "Mia


"Terima kasih kak... sudah menyiapkan nama buat bayi Rachel... "Rachel


"Berarti sekarang papi sudah harus di panggil kakek dan mommy... nenek.. "Nico


"Hei... hei jangan panggil kakek dan nenek. Papi maunya dipanggil pepo dan mommy dipanggil memo... "Langit


"Haa... apa pepo dan memo.... "ujar Nico


"Ya... pepo dan memo... kelihatan lebih kerenkan... "Langit


"Ha.. ha... papi... bisa aja... "tawa Rachel


"Kalau malam... biar Alvin ama Rachel tidurnya ama mommy aja. "Mia


"Apa... kalau tiap malam Alvin dan Rachel tidurnya ama kamu.. gimana nasib adek kecil Kakak... Mia... "Langit


"Ih... kakak... pikirannya jangan mesum aja... cuma menjelang empat puluh hari... "Mia


"Empat puluh hari... kamu bilang cuma Mia... bisa karatan adek kecil kakak... biar Nico yang temani Rachel buat ganti jaga in Alvin... "Langit


"Kakak... mana Nico bisa gantiin popok...tidurin Alvin kembali kalau ia terbangun... "Mia


"Bukankah mama mau ke sini... mama bisa temani Rachel... kamu tetap temani kakak tidur... "Langit..


"Papi.... dasar bucin... tak sadar umur... masih tak mau pisah walau semalam aja... "Nico


"Hei... kamu belum aja jatuh cinta ...kalau nanti kamu cinta ama seseorang dengan tulus... mungkin kamu lebih bucin dari papi.. "Langit


"Rachel pengen banget dicintai seperti papi yang mencintai mommy.... "Rachel...


"Kakak akan mencintaimu lebih dari papi mencintai mommy.... Rachel... "Nico membatin...


************************


Jangan lupa like... koment dan vote


Terima kasih

__ADS_1


__ADS_2