
Tak terasa kandungan Mia udah memasuki bulan kesembilan. Ia semakin sulit untuk melakukan sesuatu.
Ketika tidurpun Langit melihat Mia selalu gelisah. Miring kanan salah, miring kiri juga terkadang sulit. Langit merasa iba melihat istrinya yang kesulitan tidur.
"Sayang maafin kakak ya..... "ucap Langit sambil mengelus perut Mia
"Maaf untuk apa kak..... "Mia
"Karena kakak telah membuatmu menderita... "Langit.
"Menderita karena apa..... Mia merasa bahagia menjadi istri kakak. Seorang Langit yang CEO yang terkenal dan tampan. Mia merasa wanita yang paling beruntung"Mia
"Terima kasih sayang jika kamu merasa beruntung menjadi istri kakak. Tapi lihat kamu jadi menderita karena mengandung benih kakak, calon anak kita"Langit mengecup kening Mia
"Kak.... hamil itu suatu kebahagiaan.... banyak wanita mendambakan jadi seorang ibu. Mia tidak pernah merasa menderita karena kehamilan ini"Mia
"Tapi lihat.... sejak perutmu makin membesar.. Mia jadi sulit tidur"Langit.
"Kak.... Mia menikmati semua nya. Ketika Mia merasa janin diperut bergerak, kaki yang sering pegal, tidur yang sulit dan semua karena kehamilan ini kelak sangat Mia rindukan ketika sudah lahiran"Mia
"Mia....Kakak makin mencintaimu sayang... "Langit mengecup seluruh bagian di wajah istrinya.
"Sayang dokter Chandra bilang kita harus sering olah raga malam buat kelancaran melahirkan kamu. Kita olah raga ya"dengan wajah yang cengengesan Langit merayu Mia
"Jangan jadikan itu alasan... kalau kakak emang lagi pengin"Mia
###################
Langit dan Mia sudah tak tinggal di apartemen lagi. Langit membeli rumah yang sangat besar dan mewah buat keluarga kecilnya. Yang dilengkapi kolam renang dan taman bermain. Nico yang mereka anggap seperti anak sendiri sangat menikmati fasilitas yang disediain papi dan mommy nya.
Menjelang kelahiran Mia ditemani ibu Mertuanya. Mama Langit sejak Mia hamil delapan bulan telah menemani Mia.
Langit takut meninggalkan Mia hanya dengan ART. Ia meminta mamanya menemani Mia.
Semua begitu gembira menanti kelahiran putri pertama Langit. Sarapan pagi ini Mia terlihat sedikit berbeda...
"Mommy.... apa mommy sakit"tanya Nico melihat Mia yang merintih menahan sakit.
"Sayang... kamu kenapa nak"tanya mama langit.
"Dari subuh perut Mia terasa sedikit nyeri ma. Tapi kadang terasa nyeri dan kadang kadang hilang"Mia
"Mengapa kamu nggak ngomong sayang.... apa karena kita melakukannya tadi malam"Langit menjadi kuatir.
"Mia nggak tahu kak... "Mia
"Kamu ya... istri udah mau lahiran juga masih minta dilayani. Gimana nanti Mia kalau udah lahiran. Kamu harus tahan puasa sampai dua bulan"omel mama Langit.
"Dua bulan ma.... kok lama banget. Satu bulan aja ketika Mia sakit kemaren, Langit menahannnya dengan setengah mati. Pusing kepala Langit ma"Langit
__ADS_1
"Ketika kamu menghilang enam bulan,mengapa kamu bisa tahan"Mama
"Karena Langitkan nggak tidur dengan Mia ma... Langit nggak tahan kalau lihat Mia tidur, Mia seksi ma kalau tidur "ujar Langit
"Kalau gitu kamu tidur di kamar tamu selama dua bulan sehabis Mia lahiran"Mama
"Kok... kejam banget sih... "Langit.
"Dari pada kamu nggak bisa nahan nafsumu.. ...Sayang gimana... apa masih terasa nyeri"mama
"Nyerinya makin terasa ma.... "Mia
"Sepertinya Mia mau lahiran Lang... "mama
"Kalau gitu kita langsung kerumah sakit ma"Langit.
"Ma..... air apa nih.... Keluar.... apa Mia ngompol"Mia
"Sayang.... itu sepertinya air ketubanmu.... Langit cepat ambil tas yang di kamar bayi dan bawa Mia secepatnya. Gendong ke mobil"Mama terlihat sangat panik
Langit menggendong Mia dan memangkunya di dalam mobil. Mama duduk disamping supir. Nico tidak ikut, Langit menitipkannya dengan Farrel.
Langit langsung menghubungi Chandra ketika dalam perjalanan. Sampai dirumah sakit Mia langsung di bawa ke ruang persalinan.
Chandra memeriksa Mia.
" Baik.... gue suruh bidan wanita periksa tapi nanti lahiran gue juga harus tetap menolong Mia seperti yang saya jelaskan Lang"Chandra
"Cih... kalau tahu begini aku akan mencari dokter wanita. Apa di rumah sakit ini tak ada dokter kandungan wanita. Kamu bisa memberi file riwayat kesehatan Mia pada dokter wanita itu kan"Langit.
"Langit ini bukan waktunya cemburu dan berdebat kamu nggak lihat Mia lagi menahan sakit. "mama Langit
"Kak... sakit banget.. "rintih Mia.
"Udah lengkap dok... pembukaannya"ucap salah satu bidan.
"Kalau gitu Mia... kamu tarik nafas... dan mulai mengejan ketika aku pinta ya"Chandra
"Kak.... sakit"rintih Mia sambil mencengkeram lengan langit dan mencakarnya. Langit hampir menangis melihat Mia yang kesakitan.
"Apa tidak ada cara lain agar Mia tak kesakitan"Langit.
"Pembukaannya dah lengkap Lang... lebih baik lahiran normal. Sedikit lagi kok"Chandra
"Sekarang kamu bisa mulai mengejan Mia dan jangan diangkat bokongnya biar tak sobek"Chandra
"Ayo... terus... terus.... dikit lagi"intruksi chandra
"Aahhh.... ...."teriak Mia dan terdengar suara tangisan bayi mungil yang sangat cantik
__ADS_1
Langit langsung menngis terisak melihat perjuangan Mia melahirkan dan ia begitu senang melihat bayi mungilnya.
Bayi di bawa bidan untuk dibersihkan. Langit menyeka keringat Mia dan menghujani ciuman buat istrinya.
"Sayang.... terima kasih telah berjuang buat kelahiran bayi kita"Langit
"Kak.... Mia senang bisa memberikan keturunan buat kakak"Mia.
#################
Hari hari yang Langit lalui terasa penuh kegembiraan. Ia merasa lelaki paling beruntung mempunyai istri yang cantik dan telah mempunyai dua orang anak... Nico dan si kecil.
Tak terasa usia anak Langit udah memasuki dua tahun. Ia sangat cantik seperti Mia.
Langit selalu tak sabar ingin segera pulang kerja setiap harinya.
Langit memberi nama putrinya TALIBA RACHEL RAHMUNA yang artinya anak perempuan yang selalu taat kepada Allah dan selalu mencari ilmu serta kasih sayang suaminya.
Hidup Langit terasa begitu lengkap dengan tawa dan canda anak anaknya.
Sekian...
*********************
Hanya sampai disini cerita cinta Langit dan Mia. Akan ada cerita tentang kisah cinta Nico dan Rachel di judul yang berbeda.
"BUKAN CINTA YANG TERLARANG"
Semoga pembaca semua suka dengan novel perdana saya. Jika banyak terdapat kesalahan mohon di maafkan.
"Aku mencintai Rachel pi"Nico
"Tapi papi tak mengizinkan kamu menikahinya. Kamu telah papi anggap seperti anak sendiri. Papi kecewa sama kamu Nico. Kamu bukan menjaganya tapi merusaknya"ucap Langit gusar**
"Aku akan bertanggung jawab papi atas kandungan Rachel.... "Nico
"Papi tidak akan pernah menikahkan kamu dengan Rachel. Papi akan membawanya pergi jauh sampai anak dalam kandungannya lahir. Jangan pernah kamu berharap dapat berjumpa dengan Rachel lagi. Papi sangat kecewa sama kamu Nico. Mulai saat ini jangan pernah tampakan wajahmu... pergi dari rumah ini..... "usir Langit
BUKAN CINTA YANG TERLARANG
Berisi kisah antara Nico dan Rachel
*******************
Jangan lupa like.... koment.... dan vote nya
Terima kasih
__ADS_1