Cinta Tak Pernah Salah...

Cinta Tak Pernah Salah...
eps. 73


__ADS_3

"Tidur dimana Mia semalam"tanya Jino ketika kami sedang menyantap makan malam.


"Rumah teman kak"


"Kok nggak beri kabar, kakak jadi kuatir. Teman yang mana, setau kakak,Mia nggak banyak punya teman"selidik Jino


"Mia...... kita sepakat akan mencoba memperbaiki hubungan kita, kakak harap tidak ada kebohongan"Jino kembali bersuara.


Mia yang menunduk sambil menyantap makanan,mengangkat kepalanya. Memandang langsung ke iris mata Jino...


"Apa kakak juga telah jujur ama Mia"lirih Mia


"Maksud Mia...... "Jino balik bertanya.


"Kakak...... Mia tahu kak Jino ngerti dengan ucapan Mia, sekarang Mia akan berkata jujur, tapi setelah itu kak Jino juga harus ngomong"


"Kemaren Mia pergi ke klub malam, tanpa sadar Mia telah meneguk banyak minuman sampai Mia mabuk. Disana Mia ketemu Langit dan membawa Mia ke apartemennya karena Mia udah mulai hilang kesadaran"


"Langit mengajakmu minum minum....? "tanya Jino.


"Kakkk..... Mia tadi udah jelasin Mia ketemu Langit di klub, kami nggak janjian"gusar Mia.


"Oh.... mengapa Mia ke klub dan minum sampai mabuk"ujar Jino...


"karena kakak... "Mia menjawab dingin.


"Karena kakak..... emang kakak ada membuat Mia sakit hati... "


"Kak.... Mia harap sekarang kak Jino ngomong sejujurnya, mengapa Dina datang mencari kakak kesini"


"Mia..... kakak nggak tahu harus memulai bicara dari mana"lirih Jino

__ADS_1


"Kak.... bicaralah jujur. Karena semakin kak Jino membohongi Mia,itu akan semakin menyakiti... "


"Maaf Mia....kakak akan berkata jujur tapi aku harap Mia jangan marah. Kak Jino mulai menjalin hubungan ama Dina sejak 8 bulan yang lalu.. "


"Berarti sejak Mia masih menetap di Pekanbaru"


"Ya... kakak ini lelaki normal Mia... kakak juga ingin menyalurkan kebutuhan biologis kakak.


Karena kamu belum memberikan hak kakak,jadi kakak melakukannya bersama Dina"


"Kenapa kakak nggak jujur dari pertama. Kita bisa melepaskan ikatan pernikahan ini... "


"Kakak tak ingin melepaskanmu..... jika kak Jino jujur pasti kamu minta pisah"


"Kak.... Mia tak pernah menyangka kalau kak Jino begitu egoisnya. Dari sebelum kita nikah, bukankah Mia sudah bilang jika kak Jino ingin segera menikah dengan Mia, kita sepakat tidak melakukan hubungan badan sampai Mia benar benar siap melakukannya, setelah Mia jatuh cinta dan menyerahkan diri Mia seutuhnya buat kak Jino"ucap Mia sedikit gusar


"Bagaimana bisa kamu jatuh cinta ama kakak jika hatimu telah sepenuhnya diisi dan dikuasai Langit"


Apa Mia pikir yang dilakukan wanita dan pria yang tinggal se atap dan tidur seranjang"


"Jadi selama ini kak Jino dan Dina telah tinggal seatap.... "Mia mencoba menahan air Matanya yang akan turun


"Mengapa kakak nggak ceraikan Mia... kak Jino bisa bersama Dina selamanya .....


Kak..... selama ini,Mia merasa kalau Mia adalah wanita paling hina, paling jahat dan egois, karena Mia menjalin hubungan lagi bersama Langit.... "Mia menyeka air matanya


"Tapi Mia tak pernah mengira kak Jino lebih jahat memperlakukan Mia. Kak.... Mia tak pernah berhubungan badan sekalipun sama Langit, jika kak Jino nggak percaya kita bisa ke dokter, sampai detik ini Mia masih perawan.


Tapi apa yang kakak lakukan...... kak Jino dan Dina telah melakukannya berulang kali."Mia kembali menghapus air matanya...


"Maafin kak Jino.... aku akan mengakhiri hubungan ku dengan Dina... "ucap Jino

__ADS_1


"Kak.... bagaimana mungkin hubungan kak Jino dan Dina bisa diakhiri. Ada nyawa di rahim Dina yang butuh pertanggungjawaban kakak"ujar Mia.


"Kakak tetap bertanggung jawab dengan anak. Kak Jino akan membiayai semua biaya hidup Dina dan anak kakak kelak..... "


"Lalu bagaimana dengan Mia.... "


"Kita akan tetap bersama.... kak Jino janji takan berhubungan dengan Dina kecuali masalah anak"


"Kak...... Mia juga wanita, tak mungkin Mia bisa bahagia diatas penderitaan wanita lain. Dina tidak hanya butuh materi, dia juga butuh perhatian dan kasih sayang, apa lagi disaat hamil"


"Mia.... kakak betul betul minta maaf, kak Jino mohon maafkan kakak. Kak Jino janji tak akan mengulangnya lagi"tiba tiba Jino beesimpuh di kaki Mia.


"Bangunlah kak... "Mia menuntun Jino untuk duduk kembali.


"Kak.... Mia sadar sepenuhnya tidak salah kak Jino. Mia juga salah karena tak bisa jadi istri yang baik dan juga mempunyai hubungan dengan Langit. Mia juga minta maaf.. "lirih Mia...


"Berarti Mia memaafkan kak Jino..... "ucap Jino senang.


"Ya... Mia memaafkan semua salah kak Jino. Tapi buat hidup bersama,Mia rasa kita tak mungkin lagi bisa. Karena semakin kita memaksakannya akan ada banyak hati yang terluka.... Mia harap kak Jino bisa merelakan dan melepaskan ikatan pernikahan kita"


"Nggak Mia.... kak Jino nggak bisa pisah, aku mencintaimu Mia"


"Kak.... ini bukan cinta. Jika kak Jino mencintai Mia tak mungkin kakak menyakiti hati Mia. Besok kita bicarakan lagi, sudah larut malam, besok kak Jino harus kerjakan"


Mia bangun dari duduknya, meninggalkan ruang makan menuju kamarnya. Dan menutupnya, mencoba berpikir,apa yang sebaiknya dilakukan esok hari.


***********************


Jangan lupa tinggalkan jejak


Like.... koment dan vote

__ADS_1


Terima kasih


__ADS_2