
Mia memandang kesibukan yang terjadi di halaman kantor. Semua pada semangat ingin berlibur.
"Mia.... "tegur seorang yang membuat Mia mengalihkan pandangan dari keramaian.
"Masih ingat ama aku"tanya wanita cantik yang berdiri di depan Mia.
"Masih ingatlah kak..... kak Sandra kan"jawab Mia.
"Mia... aku minta maaf atas kejadian waktu di kampus dulu"ucap Sandra
"Udah lama Mia maafkan dan juga Mia udah lupa kok, kan kejadiannya juga udah lama"ujar Mia.
"Dengar dengar dari teman sekampus kamu udah nikah ya ama Jino. Aku kira dulu melihat begitu cintanya Langit, kamu pasti akan menikah ama dia. Jodoh emang tak dapat di tebak ya........"
"Hhmmm..... San, kita berangkat lagi"Langit yang tiba tiba muncul memotong perkataan Sandra.
"Udah mau berangkat ya Lang, Mia kamu ikut ama kami aja,di mobil Langit"ajak Sandra.
"Maaf.... Mia pakai bus aja ama karyawan yang lain, nanti karyawan yang lain bisa salah sangka. BUKAN BEGITU PAK LANGIT"Mia sengaja memberi penekanan di akhir kalimatnya.
"Ayo cepat nanti telat.... "Langit mengajak Sandra segera naik ke mobilnya.
Mia pun berjalan masuk kedalam salah satu bus yang ada. Dimana Ani asisten pribadinya telah terlebih dahulu masuk.
#########
"Sejak kapan Mia kerja di perusahaan mu Lang. Kamu yang merekrut nya"tanya Sandra ketika mobil mulai berjalan.
"Aku tak tau dia kerja di perusahaan ku, dia pindahan dari cabang Pekanbaru"ucap Langit
"Berarti Mia sejak nikah tinggal di Pekanbaru ya"
"Aku tak tahu dan tak mau tau"
__ADS_1
Setelah Langit menjawab dengan ketus, Sandra hanya diam tanpa suara sampai di tempat tujuan.
Semua karyawan turun dan memilih kamar yang akan ditempati.
Mia turun dengan perlahan,karena dia emang tak ingin mengikuti perjalanan ini kalau tidak ada pemaksaan dari pimpinannya,
yang tak lain Langit.
Setelah semua mendapat kamar, Mia bertanya dengan Toni manager keuangan, dimana ada kamar yang kosong lagi.
Toni menunjuk villa ketiga dari 4 villa yang disediakan Langit.
Mia menyeret koper pakaiannya menuju villa itu. Ketika langkahnya ingin masuk, dia mendengar suara memanggil...
"Bu Mia.... mau kemana, sini aja di villa ke 4,aku udah mencarikan kamar buat ibu"tegur Ani asistennya.
"Sini bu, kopernya biar saya yang bawa"pinta Ani
"Nggak usah An, biar aku aja"
###########
Semua karyawan antusias ikut serta dalam pesta barbeque.
Mia duduk di sudut taman sendirian,memperhatian keantusiasan teman temannya.
Ani melambaikan tangannya mengajak Mia mendekat.
Mereka segera menyantap hidangan yang telah selesai di panggang.
"Lang.... aku mau ikan bakar gurami yang itu deh"pinta Sandra.
"Kamu doyan banget ya ama gurami bakar"sahut Langit dan mereka makan sepiring berdua.
__ADS_1
Mia memperhatikan semuanya dari tempatnya duduk. "apa kamu masih ingat juga Lang, kalau aku paling doyan ama gurami"batin Mia.
"Ibu mau makan apa biar saya ambilkan"tanya Ani.
"Maaf Ni, saya nggak lapar, saya pergi dulu ya. "Mia beranjak dari tempat duduknya menuju taman disamping.
"Kenapa kamu sendiri, nggak makan. Apa kamu sengaja menghindari aku. Kamu cemburu melihat aku bisa dengan gadis lain"
Mia tak menoleh ke asal suara, karena dia tau betul suara siapa yang sedang berbicara dengannya.
"Apa kamu pikir, aku tak bisa hidup tanpamu. Kamu pasti mengira aku akan menderita setelah kau tinggalkan. Dan kamu sengaja hadir kembali,hanya ingin melihat seberapa terpuruknya aku sejak kau tinggalkan"ucap Langit ketus...
"Apa kamu kecewa, karena mengetahui bahwa aku baik baik aja"Langit kembali bersuara.
Mia tak mau menjawab apapun perkataan Langit. Hanya air matanya yang tak bisa dibendung. Air mata itu sudah turun membasahi pipinya.
"Kenapa diam aja, apa kamu sekarang udah nggak bisa bicara"
"Mia..... apapun yang akan kamu lakukan takan bisa menghilangkan rasa benciku padamu. Mengapa kau masuk ke perusahaan ku, apa kau ingin aku kembali padamu lagi.
Jangan pernah berharap, karena aku tak sudi dengan barang bekas"Langit berkata dengan emosi melihat Mia yang hanya diam tanpa membalas sepatah katapun yang ia ucapkan.
"SUDAH CUKUP BAPAK LANGIT YANG TERHORMAT UCAPANNYA. PERLU BAPAK KETAHUI, SAYA TIDAK PERNAH TAHU BAHWA SAYA BEKERJA DI PERUSAHAAN ANDA. DAN JUGA SAYA SADAR DAN TAHU SAYA MEMANG BERSALAH PADA ANDA. UNTUK ITU SAYA MOHON MAAF YANG SEBESAR BESARNYA"Mia membungkukan badannya di hadapan Langit pertanda memohon maaf.
"DAN JUGA SATU LAGI YANG PERLU BAPAK LANGIT KETAHUI, SAYA SADAR SIAPA SAYA. SAYA HANYA BAWAHAN ANDA,TAK MUNGKIN DAN TAK ADA NIAT SAYA BUAT KEMBALI MENGGODA ANDA. SAYA TAHU ANDA BISA MENDAPATKAN GADIS MANAPUN YANG LEBIH DARI SAYA. SAYA INI HANYA BARANG BEKAS DAN JELEK.
DAN SAYA TIDAK PERNAH ADA KEINGINAN KEMBALI KEPADA ANDA KARENA SAYA MENYADARI SIAPA SAYA. ANDA LANGIT DAN SAYA HANYA BUMI"Mia menekan setiap ucapannya.
Setelah itu Mia berlari meninggalkan Langit sendiri yang terpaku mendengar setiap ucapan Mia.
******************
Jangan lupa like dan komentnya
__ADS_1
Terima kasih