
Langit memandang wajah Mia sambil mengusapnya pelan....
"Nyenyak banget tidurnya sayang. Kamu cantik banget. Aku beruntung memilikimu. Aku masih merasa mimpi aja akhirnya menikah denganmu. Ketika ku dengar kamu menikah, rasanya dunia ku telah berakhir. Aku tak pernah berharap akan dapat memilikimu lagi. Baru kusadari sejauh manapun pergi jika dia milikmu pasti akan kembali lagi, dan seerat apapun kamu genggam jika itu bukan milikku pasti akan terlepas juga. Kau memang ditakdirkan buatku. Aku akan menjagamu sampai maut memisahkan kita"bathin Langit.
Mia menggeliatkan badannya.
"Kak..... udah bangun ya"tanya Mia sambil mengembalikan kesadarannya setelah bangun tidur
"Udah dari tadi sayang. Aku malahan udah sarapan"jawab Langit
"Emang dah jam berapa kak.... "
"Jam 11 siang... sayang.... kamu lapar. Biar aku ambilin ya"
"Kak napa nggak bangunkan Mia sih, kan jadi malu bangunnya siang gini"gerutu Mia
"Kamu tidurnya pulas banget, nggak tega kakak bangunkan. Emang capek banget ya. Maafin kakak ya, ntar kakak ulangi lagi ya. "canda Langit
"Kak..... "Mia memukul dada suaminya.
"Udah.... jangan menggodaku lagi, kamu harus mandi. Ini dah hampir makan siang"Langit memegang tangan Mia yang memukul dadanya.
Mia bangun dan bersandar di ranjang. Tanpa disadarinya tubuh telanjangnya keliatan.
"Kamu sengaja menggodaku ya, udah nggak capek . Yuk kita mulai lagi"goda Langit.
"Siapa yang menggoda sih, kak"lirih Mia
"Tuh..... lihat tubuhmu"tunjuk Langit ke arah Mia
"Shitt...... "Mia menutupi tubuhnya dengan selimut begitu menyadarinya.
"Napa malu sayang... aku udah melihat semuanya"goda Langit lagi.
"Ih.... kak.. jangan mesum ah"Mia menurunkan kakinya dari ranjang. Ketika ia mencoba berdiri, ia merasakan sakit di bagian intim tubuhnya.
"Aaww..... "teriak Mia menahan perih....
__ADS_1
"Sayang kenapa..... masih sakit ya"
"Ini gara gara kakak, Mia kan dah bilang jangan ulang ulang lagi, tapi kakak masih aja minta"cemberut Mia.
"Habis kamu enak sayang.... aku jadi ingin terus memakan dirimu terus"jawab Langit
"Biar sini kakak gendong, sekalian mandiin ya"Langit langsung berdiri dan menggendong Mia ala bridal style ke kamar mandi.
Langit memandikan Mia walau istrinya dah meminta jangan lakukan itu. Tapi Langit ngotot dan ia pun ikutan mandi bersama istrinya.
Langit membersihkan seluruh bagian tubuh istrinya sambil menikmati dan melihat terus tubuh mulus istrinya.
"Kak udah... biar Mia mandi sendiri"pinta Mia
"Diam aja.... biar kakak yang mandiin, sekarang Mia udah jadi tanggung jawab kakak semuanya"jawab Langit.
Mandi yang seharusnya tak memakan waktu lama akhirnya selesai hampir satu jam.
(bayangin sendiri ya apa yang Langit lakuin ama Mia.... ðŸ¤ðŸ¤£)
Langit telah selesai berpakaian, sedangkan Mia masih mengeringkan rambutnya.
"Sudah kak, biar Mia lakuin sendiri. Nanti jadi lama kalau kakak yang bantuin. Kak Langit turun aja, pasti yang lain sudah nungguin buat makan siang"ujar Mia.
"Serius nih nggak mau dibantu,..... "
"Ya... kak duluan aja ntar Mia nyusul"
Langit akhirnya meninggalkan Mia dan menuju meja makan yang ternyata udah ada mama, Rangga dan Daniel menunggunya
"Lama banget sih, gue udah lapar nih"ucap Daniel.
"Makan aja lo pikirin... Papa mana ma.. "tanya Langit karena tak tampak.
"Pergi tadi, ada yang harus diurus papa. Oh ya Mia mana Lang, masih tidur juga"tanya mama
"Ganas banget lo Lang, sampai Mia tak bisa bangun gitu"ujar Rangga.
__ADS_1
"Pala lo yang ganas, Mia lagi ganti baju habis mandi. Bentar lagi juga turun"jawab Langit
Mia yang telah selesai berganti pakaian segera turun dan menghampiri meja makan...
"Siang ma.... siang Rangga... siang Daniel... maaf ya karena harus nunggu Mia.... "ucap Mia dengan riang
"Siang sayang... duduklah. Kamu belum makankan dari pagi"ujar mama.
Mia duduk disebelah Langit berseberangan dengan Daniel.
"Astaga Mia..... kamu digigit binatang buas apa sih... "ujar Daniel dengan wajah kaget.
"Digigit binatang apa... jangan bercanda ah... emang napa Daniel ngomong gitu"tanya Mia heran.
"Noh lihat badanmu memerah semua... "Daniel menunjuk kearah tubuh Mia.
Serempak yang lain memandang kearah Mia dan langsung tertawa. Mia yang belum menyadari apa yang terjadi merasa heran,mengapa semuanya menertawainya.
Langit langsung menarik lengan Mia, mengajaknya keatas. Jelaslah seluruh tubuh Mia menampakan tanda kemerahan yang di buat Langit karena Mia hanya memakai terusan dengan tali spageti.
"Hati hati Mia, dikamar lo ada binatang buas"ucap Daniel
"Awas lo, ntar gue habisin ya.....mati lo ditangan gue"gerutu Langit.
"Sayang bajunya ganti pakai kaos aja ya... lihat nih"Langit membawa Mia ke cermin dan menunjuk tanda tanda merah yang hampir memenuhi tubuh mulusnya.
"Kak.... apa nih, karena perbuatan kakak,Mia malu jadinya. Kakak aja deh yang turun makan, nanti Mia makan di kamar aja"ucap Mia kesal.
"Nggak apa apa sayang, itu tanda kepemilikan dariku atas tubuhmu. Seharusnya kamu bangga karena punya suami perkasa kayak aku"goda Langit.
"Kakak.... pokoknya Mia nggak mau makan di bawah, kakak bawain aja kekamar."rengek Mia
"Ya deh sayang..... kamu tunggu sebentar,kakak bawain makanannya"Langit mengecup pipi Mia. Ia pun kembali melangkah keluar kamar.
******************
__ADS_1
Jangan Lupa Like, Koment dan Vote nya
Terima kasih