Cinta Tak Pernah Salah...

Cinta Tak Pernah Salah...
BCYT part 34 (S - 2)


__ADS_3

Rachel duduk di sofa ruang tamu agensi tempat pemotretannya. Nico janji akan menjemputnya.


Rachel duduk termenung sambil menopang dagu dengan tangannya. Dengan rambut yang dikepang,Rachel tampak manis.



"Hhmmmmm..... boleh kak Dion duduk disini... "Dion yang ada perlu ke agensi ini,menghampiri Rachel yang lagi duduk sendirian.


Rachel hanya memandang tanpa menjawab ucapan Dion... ia ingin beranjak pergi, tapi Dion menahan nya.


"Rachel.. kamu masih belum bisa memaafkan kak Dion... "Dion


"Emang kak Dion merasa ada salah ama Rachel... "Rachel balik bertanya.


"Rachel... kak Dion tahu kesalahan kakak begitu besar, tapi apa kamu tak bisa memaafkannya... "Dion


"Rachel rasa diantara kita tak pernah terjadi sesuatu sehingga tak ada yang perlu dimaafkan... "Rachel


"Kalau memang kak Dion tak ada salah... mengapa kamu seakan selalu menghindari kakak selama ini. .. "Dion


"Karena tak ada yang perlu kita omongkan... "Rachel kembali berdiri ingin meninggalkan Dion..


"Mami......"panggilan Alvin mengagetkan Rachel. Alvin kecil berlari mendekati Rachel.


Dion melihat kearah suara, ia memperhatikan anak lelaki kecil tampan yang mendekati Rachel dan langsung memeluknya.


"Sayang mami... mana daddy... "Rachel


"Alvin lari... daddy tak bisa kejar... daddy kalah dari Alvin... "Alvin tampak tertawa senang


"Alvin.... daddy udah ngomong... jangan lari lari... "Ucap Nico


"Nico... apakabar... "ucap Dion mengagetkan Nico.


"Kamu... ..masih aja kamu tak tahu malu dekati Rachel"Nico berkata dengan sinis.


"Aku hanya ingin minta maaf ama Rachel... "Dion


"Apa kamu pikir kesalahanmu bisa dimaafkan... "Nico


"Sudahlah kak Nico... tak ada yang perlu diomongkan... ayo kita pulang... "ucap Rachel


"Mami... om ini siapa.. "tanya Alvin menunjuk kearah Dion


"Bukan siapa siapa sayang... hanya kebetulan tadi mami ketemu... "Rachel

__ADS_1


"Rachel... kamu bisa ke mobil sebentar. Bawa Alvin... "Nico


"Tapi... kak... "Rachel


"Kak Nico mau bicara sebentar... nggak perlu kuatir.. "Nico mengusap rambut Rachel.


"Alvin... kamu masuk mobil dulu ya ama mami... "Nico menciumi pipi gembul Alvin yang ada digendongan Rachel


"Ya daddy... daddy hati hati... Alvin sayang daddy... "Alvin


"Daddy juga sayang Alvin... "Nico mencubit pelan pipi Alvin


Rachel pergi meninggalkan Nico dan Dion dengan terpaksa. Nico mengajak Dion bicara dihalaman belakang studio.


"Apa sebenarnya maumu mendekati Rachel. Kamu sudah buka agensi sendirikan... kamu nggak bekerja disini lagikan... "ucap Nico ketus


"Aku hanya kebetulan ada perlu ke sini... bukan sengaja menemui Rachel... "Dion


"Kalau memang begitu baguslah... jadi ku ingatkan lagi... jangan pernah kamu dekati Rachel lagi... "Nico


"Aku hanya ingin minta maaf... aku tahu aku salah, dan aku ingin menebus kesalahanku dulu... "Dion


"Tak ada yang perlu dimaafkan... dan tak ada yang harus kamu lakukan buat menebus kesalahan... "Nico


"Aku tahu waktu tak akan bisa diulang kembali... terlambat memang buatku untuk menebus semua kesalahanku dimasa lalu. Tapi apa aku tak boleh tahu kabar anakku dengan Rachel... "Dion


"Kamu jangan pura pura Nico. Kamu tahu maksudku... apa anak lelaki tadi.. anakku dengan Rachel... "Dion kaget mendapati tinju dari Nico. Ia mundur selangkah. Dion menyapu dengan jari sudut bibirnya yang berdarah


"Kamu tak pernah punya anak dari Rachel... itu anakku dan Rachel.. .. "ucap Nico emosi


"Kamu tidak bisa membohongiku... aku bisa menebak ia anakku dengan melihat wajahnya... ia lebih mirip denganku... "Dion


"Bukan kah kamu yang katakan... kalau Rachel hamil denganku... berarti ia anakku... "Nico ingin melayangkan tinjunya kembali tapi ditahan Rachel


"Sudah kak... jangan kotori tangan kak Nico dengan darah lelaki sepertinya... "ucap Rachel


Rachel menitipkan Alvin dengan temannya. Ia tak ingin Nico bertengkar dengan Dion... Rachel langsung mencari keberadaan Nico setelah menitip Alvin


"Alvin mana... "Nico


"Tadi Rachel titip ama Titi... "Rachel


"Kak Dion... tak ada yang perlu kak Dion ketahui... Alvin anakku dan kak Nico. Jadi jangan buang buang waktu kakak buat tahu siapa Alvin... Bukankah kakak tak pernah peduli. Mengapa sekarang kak Dion bertanya siapa dia. ....bukankah kak Dion yang pernah mengatakan kalau Rachel hamil anaknya kak Nico... ."Rachel


"Rachel maaf... kak Dion dulu masih belum berpikir buat berumah tangga... tapi semenjak kita jumpa di mall dua tahun lalu,melihatmu menggendong bayi itu, kak Dion baru sadar dan menyesal atas perkataan dan perbuatan kak Dion dulu... tapi kak Dion takut menghubungimu... takut kamu tak bisa menerimanya... tapi sekarang kak Dion mohon... beri kakak kesempatan.. kak Dion akan melakukan apapun untuk menebus semuanya... "Dion

__ADS_1


"Oh....jadi sekarang kak Dion sudah menyesal... "Rachel


"Ya... "Dion. Nico kembali maju ingin mendekati Dion... ia ingin memukul Dion lagi.


"Kak Nico... sudah... nanti tangan kak Nico sakit dan kotor.. "Rachel menahan Nico dengan memeluknya.


"Tak ada kesempatan kedua.... sudah terlambat... jangan pernah kak Dion mengatakan Alvin anakku dan Kak Dion... karena baginya kak Nico lah.. daddy... nya. Karena kak Nico yang selalu ada dari ia dalam kandungan sampai detik ini... Rachel tak akan pernah memaafkan kak Dion... jika berani mendekati Alvin... ..Ayo kak kita pulang... Alvin nanti takut jika ditinggal lama... "Rachel berjalan meninggalkan Dion sambil merangkul Nico


"Kamu tak bisa menjauhi Alvin denganku... karena bagaimanapun akulah ayah biologisnya... "teriak Dion.


Nico ingin berbalik... tapi ditahan Rachel kembali.


"Jika kak Nico meladeninya... kak Dion pasti akan tambah senang. Ia sengaja membuat kak Nico emosi... agar kak Nico mengakui siapa Alvin. Jadi Rachel mohon tahan emosi kak Nico ...disini ada Alvin... "Rachel


"Tapi jika ia terus berteriak... orang akan mendengar ucapannya... "Nico


"Kak Dion sangat terobsesi akan karier modelnya... ia tak akan berteriak lagi. Percayalah... karena ia takut semua orang mengetahui kebenaran itu... "Rachel


Ternyata apa yang dikatakan Rachel benar... Dion hanya berteriak sekali. Ia tak mengulanginya lagi.


Didalam mobil Alvin yang duduk di jok depan samping Nico tampak senang .


"Daddy... beli es krim ya... daddy sudah janjikan... "Alvin


"Ya.. sayang... Alvin...apa Alvin sayang daddy... "Nico


"Tentu... Alvin sayang banget ama daddy... "ucap Alvin.


"Alvin.... daddy adalah satu satunya orangtua lelaki Alvin... Alvin harus ingat itu ya sayang... "ucap Rachel dari jok belakang.. karena Rachel tahu pasti saat ini Nico lagi takut ,jika Alvin tahu ia bukan ayah kandungnya... Alvin tak menyayanginya lagi.


"Kan ada pepo... mami.. "Alvin


"Ya.. daddy dan pepo... itulah dua lelaki yang harus Alvin hormati dan sayangi nak... dan juga opa di Singapura... "Rachel


"Ya... mami... "Alvin


"Anak pintar... jangan pernah mau didekati ama lelaki manapun tanpa daddy dan mami tahu... "Nico


"Ya... daddy... "Alvin..


Nico dan Rachel pun terdiam... mereka larut dengan pikiran masing masing..


****************


Jangan lupa like... koment dan vote

__ADS_1


Terima Kasih


__ADS_2