Cinta Tak Pernah Salah...

Cinta Tak Pernah Salah...
eps. 104


__ADS_3

Langit begitu antusias melihat layar monitor USG..


"Mana anakku chan"tanya Langit ama dokter kandungan bernama Chandra, sahabat Langit.


"Ini yang bintik kecil ini anakmu. Usia kandungan Mia baru masuk 6 minggu."dokter Chandra


"Kecil banget sih anak gue... "Langit


"Kan baru 6 minggu Lang"


"Apa yang harus ku lakukan biar anak dalam kandungan Mia cepat besar "tanya Langit


"Nanti setelah memasuki bulan ke lima Mia akan ada nafsu makannya.Di trimester kandungan Mia ini mungkin ia akan mengalami mual, muntah dan pusing. Memang tidak semua wanita hamil mengalaminya. Tapi seperti yang kamu katakan tadi kalau Mia muntah muntah,itu biasa dialami ibu yang lagi hamil muda. Jadi lu jangan terlalu kuatir"Chandra


Mia hanya mendengar penjelasan dari dokter yang juga sahabat Langit.


"Gimana caranya agar Mia tak muntah lagi"Langit


"Ini tak ada obatnya Lang, paling nanti aku beri vitamin untuk mengurangi rasa mual aja. Tapi tidak bisa buat menghilangkan sepenuhnya. Usahakan makan walau dikit. Biar perut tak kosong ya Mia"Chandra


"Ya dok..... "Mia


"Jangan panggil dokter, Chandra aja. Aku juga seusia Langit kok"ucap Chandra


"Baik chan.... "Mia


"Oh ya karena ini masih hamil muda, jangan terlalu capek. Banyak istirahat"Chandra


"Terima kasih Chan... kalau gitu gue ama istri pamit dulu"Langit


"Oke.... hati hati"Chandra


"Permisi chan... terima kasih"Mia


####################


"Sayang.... kamu tiduran aja ya.. kakak tadi udah pesan makanan. Kakak buatkan susu ya"Langit


"Tapi Mia nggak mau minum susu kak"Mia


"Kamu belum makan sayang dari pagi"Langit.


"Nggak mau.... sini kakak tiduran ama Mia aja"Mia

__ADS_1


"Nggak pusing lagi nih bau badan kakak"ledek Langit


"Kan kakak nggak pakai parfum nya"Mia


Langit tidur disamping Mia sambil memeluk pinggangnya. Mia membenamkan kepalanya di dada Langit.


"Sayang.... mulai besok kamu istirahat di rumah aja ya. Jangan ke kantor"Langit


"Bosan dong kak, kalau hanya di rumah aja"Mia


"Kakak akan mencari orang buat bantu pekerjaan Mia dirumah"Langit


"Nggak perlu kak, Mia udah bilangkan kalau Mia bisa mengerjakannya"Mia


"Tapi sekarang kamu lagi hamil sayang, kakak nggak mau kamu capek. Kakak takut terjadi sesuatu ama kandunganmu nanti"Langit


"Biar aja Mia kak.... nggak perlu ada yang membantu"Mia


Langit mengusap pipi istrinya gemes. Dan mencium bibir istrinya perlahan. Mia yang mendapat ciuman langsung membalasnya dengan ******* bibir Langit.


Mereka melakukan ciuman dengan panas. Mia tak tahu ada apa dengan dirinya karena ia merasa cepat terangsang. Apakah pengaruh hormon di masa kehamilannya.


"Sayang aku tak tahan... "ucap Langit langsung membuka pakaiannya dan pakaian Mia.


Sekarang badan mereka tidak ada penghalangnya lagi. Kulit mereka saling merasakan sentuhan.


Mendapat respon dari Mia yang tampak bergairah, Langit perlahan turun ke dua gundukan istrinya. Ia menghisap dengan lembutnya put*ng payudara Mia membuat Mia mendesah.


Langit terus turun ke perut istrinya, menciuminya perlahan. Tiba tiba Langit teringat kalau istrinya lagi hamil. Ia pun segera menghentikan kegiatannya dan turun dari atas tubuh istrinya.


Langit merebahkan dirinya di samping Mia


"Maaf sayang.... "Langit.


"Maaf buat apa... kenapa berhenti"ucap Mia yang telah bergairah


"Kakak lupa kalau kamu lagi hamil.... apa boleh berhubungan ya kalau lagi hamil gini. Gimana caranya... kakak lupa tadi tanya ama candra"Langit.


Mia yang merasakan gairahnya semakin besar mendengus kesal...


"Ih.... kakak... tadi memancing aja tapi tak diteruskan"gerutu Mia


"Kamu juga pengen banget ya sayang. Biasanya kakak yang harus minta"goda Langit

__ADS_1


"Ah... udah deh jangan diomongin lagi"Mia menutupi tubuh tel*njangnya dengan selimut.


"Tunggu kakak tanya dulu ya ama chandra"Langit mencari nomor chandra dan menghubunginya.


"Chan... maaf gue tadi lupa... ada yang perlu gue tanya ama lu"Langit


"Lu mau tanya apa"sahut Chandra di telpon


"Eh.... eh..... "Langit


"Lu mau tanya apa... kok gugup gitu"Chandra


"Apa gue ama Mia masih boleh berhubungan. Kalau boleh... gimana caranya"tanya Langit kikuk


"Ha... ha.... ini siang baru Lang... emang lu mau ngelakuin itu sekarang"Chandra


"Emang ada larangan buat berhubungan siang hari"gerutu Langit


"Emang tak ada larangan sih... memang kalau punya istri cantik kayak Mia mana tahan dianggurin. Kalau gue suami Mia mungkin juga gitu, kalau lagi libur pasti bawaannya pengen di kamar aja"Chandra


"Hei... hei... jangan bilang lu sekarang lagi ngebayangin Mia jadi istri lu. Gue bocorin pala lu nanti, biar tak bisa mikir lagi"gerutu Langit


"Cemburu amat lu... apa salahnya sih menghayal punya istri secantik Mia"Chandra


"Salah... yang boleh mikirin Mia cuma gue. Jadi gimana tadi jawaban pertanyaan gue"Langit


"Nggak sabar amat.... Boleh boleh aja ngelakuin hubungan badan, asal jangan keseringan dan lu lakuin dengan perlahan, karena di awal kehamilan rentan dengan keguguran"Chandra


"Berarti boleh ya... "Langit menarik nafas lega


"Boleh... tapi jangan sampai berronde ronde cukup sekali aja dan jangan terlalu semangat, slow. aja"Chandra


"Terima kasih... "Langitpun menutup telepon dengan hati riang.


"Sayang... ternyata boleh kok. Yuk kita lanjuti"ucap Langit.


"Sayang...... kamu dah tidur ya. Kasihan nih adek kecil kakak"Langit menggaruk kepalanya yang tak gatal melihat Mia yang telah terlelap.


Langit hanya memeluk dan mengecup bibir istrinya. Ia tak tega harus membangunkan istrinya.


"Nasib kamu adek kecil, udah giliran diizinkan melihat sarangmu, eh... sarangnya dah ditutup tak boleh dimasukin"Lirih Langit


**********************

__ADS_1


Jangan lupa like.... koment... dan vote nya


Terima Kasih


__ADS_2