
Perpisahan hanya ada bagi orang yang mencintai hanya melihat dari mata
Tapi cinta yang berasal dari hati dan jiwa yang tulus tidak ada yang namanya Perpisahan......
*************
Sudah hampir 2 minggu Langit nggak bertemu Mia semenjak acara pertunangannya.
Rindu nya pada gadis itu udah memuncak dan tak bisa ditahan lagi.
Sudah beberapa kali Langit mendatangi apartemen gadis itu tapi Langit tak dapat menemuinya dan password apartemennya telah di ganti.
Langit pun mendatangi kampus Mia, satu satunya jalan menemui gadis itu.
Langit tidak pernah ke kampus lagi karena memang dia hanya menunggu waktu wisudanya, kuliahnya dah selesai.
Mia tidak ada dikelas dan dikantin. Langit mencari sampai keruang seni, perpustakaan dan lapangan olah raga tapi Mia tak juga dapat ditemuinya...
"Kemana sih kamu sayang, aku bisa gila kalau seandainya kamu memang pergi jauh dariku"gumam Langit. Dia meremas rambutnya kasar,....
Langit dah hampir putus asa mencari gadisnya,. "Mungkin besok aku cari lagi, aku pulang aja sekarang"batin Langit.
Ketika Langit akan membuka pintu mobilnya, dia melihat sosok wanita yang dicarinya berjalan gontai...
Langit menarik tangan Mia dan membawanya masuk kemobil. Mia yang kaget baru bisa mengeluarkan suaranya ketika mobil mulai berjalan meninggalkan parkiran kampus..
"Lang.... mau di bawa kemana Mia"lirihnya
"Ke tempat yang sangat jauh, dan tak ada seorangpun yang dapat menemuimu, terutama Jino"ujar Langit...
"Lang.... Mia nggak lagi bercanda"
"Siapa yang bercanda Mia... aku emang mau bawa kamu kabur".....
__ADS_1
Mia akhirnya hanya diam,mobil berjalan jauh meninggalkan hiruk pikuk kota. Mia yang lelah akhirnya tertidur.
"Mia.... bangun sayang, kita telah sampai"Langit mengusap pelan pipi mulus gadis itu.....
"Ehhhh.... dimana kita Lang.... "
"Mia lihat tuh keluar.... "
"Lang.... cantik banget... "Mia langsung sumringah melihat didepannya terhampar laut yang membiru....
Langit emang membawa Mia ke pantai....
"Lang..... sejuk banget udaranya... segar... "Mia merentangkan tangannya menghirup udara pantai...
"Kamu suka sayang... "ujar Langit sambil memeluk Mia dari belakang.
"Ya... Mia senang banget Lang... "Mia tak dapat menyembunyikan rasa gembiranya, senyum tak pernah lepas dari wajah cantiknya.
"Kalau Mia suka tempat ini, besok besok Langit akan sering membawa Mia kesini"Langit berkata sambil mencium tengkuk Mia menghirup aroma tubuh gadis itu.
Berlari lari sambil bermain air,senang dan riang sekali seperti anak kecil yang baru di beli mainan.
Langit melihat kegembiraan Mia dari tempatnya berdiri, "Gue janji Mia,gue akan menjaga senyum itu agar selalu menghiasi bibir indahmu"gumam Langit...
Mia terus berlari dan bermain air... Tampak ombak menyapu tepi pantai...
"Mia jangan jauh jauh... "Langit akhirnya mengejar Mia yang semakin jauh masuk kedalam laut. Air laut yang telah sampai betisnya tak membuat Mia takut.
"Udah main airnya,rok kamu udah basah nih"Langit menarik tangan Mia agar ketepi
"Lang... Mia mandi ya..Mia mau renang"Rengeknya seperti anak kecil...
"Jangan ngawur deh Mia, kamu nggak bawa baju ganti"kata Langit...
__ADS_1
"Idih.... Langit sih nggak ngomong mau main kepantai, kalau tau kesini Mia kan bisa bawa baju ganti"protes Mia sambil memajukan bibir bawahnya...
"Jangan menggodaku Mia, kamu minta dilumat ya bibirnya, dah kangen ya ama bibirku ini"Langit memajukan wajahnya mendekat ke bibir Mia...
"Siapa yang menggoda Lang, pikiran kamu aja yang selalu mesum"Mia menggigit bibirnya kesal
"Tuh makin menggoda aku kan"ujar Langit makin mendekatkan wajahnya
"Langit..... ini di tempat umum lo, jangan mesum mesum"Mia mendorong wajah Langit menjauh dari wajahnya....
"Kamu makin kurus aja sayang, nggak selera ya makan, rindu ama aku"Langit menangkup wajah Mia
"Jangan kepedean ah"Mia menengadahkan kepala melihat raut wajah Langit yang emang sangat dirindunya...
Langit langsung mencium kening gadis itu, lalu pipinya hidungnya dan berakhir dibibirnya.
"Udah ah Lang.... kamu selalu mencium Mia banyak setiap ketemu, peyot nih pipi kalau dicium terus"manyun Mia...
"Ih.... kamu lucu banget sih"Langit mencubit pipi gadis itu pelan dan merangkulnya...
"Kamu benar nggak rindu ya ama aku, padahal aku hampir gila menahan rindu ini, apa kamu udah mulai mencintai Jino"ujar Langit melepaskan pelukannya di bahu gadis itu. Matanya memandang jauh ketengah lautan...
Mia berdiri menghadap Langit dan melingkarkan tangannya di pinggang langit dan menyandarkan kepalanya didada bidang Langit...
"tak ada yang bisa menggantikan kamu dihati Mia, Lang.... cinta Mia telah habis,tak lagi tersisa, semua telah Mia serahkan buat kamu"lirih Mia.
Langit membalas memeluk gadis itu dengan melingkarkan tangannya di bahu Mia. Langit mengecup pucuk kepala gadis itu, menghirup harumnya rambut Mia..
"Kita pulang lagi ya, makannya diapartemen Langit aja, nanti kalau lama lama kamu bisa masuk angin,rok kamu udah basah nih... "ujar Langit..
*************
Jangan lupa like dan komentnya
__ADS_1
Terima kasih