Cinta Tak Pernah Salah...

Cinta Tak Pernah Salah...
BCYT part 8 (S - 2)


__ADS_3

"Kak.... agensi model tempat Rachel sekarang mau ngadain acara ulang tahun"Rachel


"Lalu.... "Nico


"Acaranya rencana akan diadakan di Bandung selama dua hari"Rachel


"Hhmmmm...... "Nico


"Kak.... dengar nggak sih Rachel ngomong"cemberut Rachel


Nico menepikan mobilnya di jalanan yang agak sunyi.


"Kak dengar Rachel... cuma kakak kan harus tetap konsentrasi bawa mobil. Sekarang lanjutin omongannya"Nico


"Rachel pengen ikutan. Itu harus nginap, karena kami ngadain acaranya dua hari. Di villa keluarganya pemilik agensi"Rachel


"Terus Rachel mau kakak gimana"Nico


"Kak... tolong bantu Rachel membujuk papi dan mommy agar izinin Rachel pergi"Rachel


"Kakak nggak bisa janjiin dek. Kamu tahukan kalau papi nggak pernah izinkan kamu nginap tanpa keluarga "Nico


"Makanya Rachel minta tolong kakak buat ngerayu papi dan mommy. Mereka hanya percaya ama kakak... "rayu Rachel


"Rachel......kamu aja yang anak kandung mereka susah buat ngeyakini, apalagi kakak"Nico


"Kak... papi dan mommy selalu percaya ama kakak. Rachel hanya dianggap anak kecil. Rachel sekarangkan udah tujuh belas tahun kak. Setahun lagi juga udah kuliah. Apa salahnya kak, sesekali pergi bareng teman tanpa keluarga"Rachel


"Kakak coba ya. Tapi Rachel yang mulai omongannya. Kakak nggak bisa janji... "Nico


"Kak... terima kasih"Rachel langsung memeluk dan mengecup pipi Nico yang membuat degup jantung Nico berpacu dengan cepat.


"Rachel jangan sering lakukan ini. Kakak bisa jantungan nanti dek. "Nico membatin


"Kita pulang langsung... atau Rachel mau mampir ke suatu tempat"ucap Nico sambil menetralkan degup jantungnya


"Rachel mau ice cream kak.... "Rachel


"Oke... sekarang kita cari ice cream dulu sebelum pulang"Nico


Mereka mampir di kafe langganannya yang banyak menyediakan ice cream yang berbagai rasa.

__ADS_1


"Kakak mau.... enak. Cobain deh dikit"Rachel menyodorkan sesendok ice cream ke mulut Nico.


"Enakan kak... kakak nggak suka. Kok nggak pernah pesan, cuma Rachel aja"Rachel


"Kakak nggak mau makanan yang manis Chel,,..... "Nico


"Napa kak... nggak suka yang manis manis. ...."Rachel


"Karena kakak takut nanti wajah kakak tambah manis..... ha.. ha.. "Nico terkekeh


"ih kakak.. narsis. Tapi kakak emang ganteng dan manis. Teman teman sekolah Rachel aja banyak yang kirim salam dan tanya tanya siapa pacar kakak"Rachel


"Oh... ya... kok Rachel nggak pernah ngomong"Nico


"Buat apa.... Rachel nggak suka. Karena yang titip salam semuanya cewek cewek genit. Rachel mau calon kakak ipar yang baik.... "Rachel


"Hhmmmm..... udah dek makan ice creamnya. Jangan banyak banyak nanti kamu sakit, ini dah malam"Nico


"Sayang kak... kalau tak dihabiskan "Rachel menyantapnya dengan nikmat.


###############


"Mom.... pi... Rachel mau ngomong"ucap Rachel gugup di sofa ruang keluarga.


"Pi... Rachel mau izin pergi ama teman teman model"Rachel


Mommy dan Nico hanya memperhatikan Rachel yang bicara ama Papinya.


"Pergi kemana.... "Langit mengecup puncak kepala Rachel dengan penuh kasih sayang.


"Ke Bandung pi... nginap"Rachel


"Apaa...... nginap. Ama siapa... "Langit kaget mendengar ucapan Rachel


"Nginapnya cuma sehari pi. Pergi rame rame ama teman model satu agensi. Boleh ya pi"Rachel membujuk Langit sambil memeluk.


"Kamu pasti tahu jawaban papi sayang.... "Langit


"Pi... Rachel kan nggak anak kecil lagi, boleh lah sesekali pergi ama teman temannya Rachel"Rachel


"Rachel.... mommy dan papi kuatir kalau kamu hanya pergi ama teman teman. Atau kamu bawa kak Nico ya"Mia

__ADS_1


"Mom... tak ada yang bawa keluarga. Ini kan perginya ramai mom... Rachel bisa jaga diri"Rachel


"Rachel... sampai usia mu saat ini... kamu kalau mau tidur masih mommy atau papi temani. Atau kak Nico. Setelah kamu tidur dengan nyenyak baru bisa kami tinggalin. Nanti kamu tidur ama siapa sayang"Mia


"Mom... teman Rachel kan banyak. Rachel tidur nanti berdua juga. "Rachel


"Siapa yang buatkan susu sebelum tidur"Langit


"Pi... Rachel bisa buat sendiri. Kak... kak Nico percayakan kalau Rachel bisa nginap tanpa keluarga"Rachel meminta dukungan Nico karena melihat Nico hanya diam aja.


"Papi... mommy.... menurut Nico tak ada salahnya mengizinkan Rachel ikut ke Bandung. Kan pergi nya ramai. Rachel bisa belajar mandiri tanpa keluarga. Rachel bukan anak kecil lagi kan pi"Nico


"Kak Nico betul pi.... Rachel belajar tidur dan pergi tanpa keluarga... biar Rachel bisa mandiri.... "Rachel


"Papi masih kuatir sayang.... kamu belum pernah pergi kemana mana tanpa kami"Langit


"Itu sebabnya papi harus mulai izinkan Rachel pergi... biar suatu saat jika terdesak harus pergi sendiri Rachel udah nggak canggung lagi"Nico


"Gimana kalau kak Nico ngikut dari belakang. Tidurnya bisa terpisah kok dari rombongan Rachel. "Mia


"Mom.... Rachel malu dong. Nanti apa kata teman teman jika mereka tahu Rachel masih dikawal kemana pergi "Rachel


"Lagipula mom... pi... Nico juga tak bisa tinggalin pekerjaan. Ada proyek yang harus secepatnya Nico tangani"Nico


"Bagaimana pi.... "Mia


"Menurut mommy dan Nico.... "Langit balik bertanya


"Kalau Nico sih... nggak apa apa. Kan perginya juga ramai, cuma nginap satu malam ajakan"Nico


"Mommy terserah papi aja..... "Mia


"Boleh ya pi... boleh ya... "Rachel memohon sambil menempel kedua telapak tangannya tanda memohon.


"Baiklah papi izinkan kali ini... tapi kamu harus jaga diri. Jangan lupa makan... "Langit


"Terima kasih pi... "Ucap Rachel menghambur kedalam pelukan Langit dan mengecup berkali kali kedua pipi Papinya.


*******************


Jangan lupa.... like... koment dan vote

__ADS_1


Terima Kasih


__ADS_2