
Kau yang selalu ku sebut di dalam doa ku
Kau yang namanya selalu terukir di hatiku
Aku selalu menunggu saat dimana kita mengucapkan janji sehidup semati
Intan dan permata tak berharga bagiku
karena bagiku bersamamu jauh lebih berharga
Aku mencintaimu kemaren, hari ini, esok dan selamanya.....
Berjanjilah kau tak pernah meninggalkan ku....
********************
Sudah hampir seminggu Langit tak bertemu Mia. Rasa rindunya pada wanita itu sudah tak tertahan.
"Apa apaan sih mama, kenapa harus membawa Mia kerumah. Alasan apa pula, kalau mau menikah harus dipingit, nggak boleh ketemu. Pernikahanku masih 3 hari lagi, hari ini aja aku udah hampir gila karena seminggu udah nggak ketemu"umpat Langit...
"Dasar bucin lo, baru segitu aja nggak ketemu udah stress, gue aja sampai hari ini nggak ketemu pacar gue santai aja"cecar Daniel
"Kampret lo, pacar yang mau lo temui itu yang nggak ada, ya jelas nggak stres lah"gerutu Langit
"Justru itu Lang, gue bilang, sampai detik ini gue nih jomblo tapi nggak gue pikirin tuh"ujar Daniel.
"Jelas lo nggak mau mikirin cewek, mau lo kasi jajan apa tuh anak orang kalau pacaran"ucap Rangga
"Hei.... jangan ngehina lo, gini gini gue ada usaha"
"Usaha morotin teman melulu, kemana mana maunya yang gratisan aja bangga lo"gerutu Rangga
"Lo pikir malakin teman itu nggak usaha, susah juga. Contohnya hari ini, gue udah ngerayu Langit tapi nggak juga tuh dompet keluar dari sakunya"
"Udah ah dengarin bacot kalian berdua tambah pusing kepala gue. Yuk.... kita ke butik, katanya lo mau nyari baju buat pesta gue"ucap Langit.
"Lo yang beliin kan Lang.... "gumam Rangga
"Woiii..... siapa tadi yang ngomong gue nih teman suka yang gratisan,malakin orang melulu, nggak sadar diri lo"umpat Daniel ke Rangga.
"Kalian jadi ke butik atau gue batalin nih, ngomel melulu kayak ibu ibu komplek"ujar Langit.
"Jadi dong..... "jawab mereka serempak.
"Besok jangan telat, kalau lo mau nebeng ama gue. Pagi gue dah harus berangakat kerumah mama. Hari ini gue mau selesaikan kerjaan gue dulu, biar aman gue nikah, nggak kepikiran tentang kerjaan"ucap Langit.
__ADS_1
############
Akhirnya hari yang sangat dinantikan Langit tiba. Sore ini ia akan mengucapkan akad nikah di lanjutkan pesta bersama keluarga sampai malam.
Dari kemaren udah tampak kesibukan di rumah besar orang tua Langit.
"Mia.... aku kangen banget....."Langit langsung memeluk Mia karena dah seminggu lebih nggak ketemu.
"Ih.... kayak yang nggak ketemu setahun aja... "ledek Mia
"Emang kamu nggak kangen ama aku, selama kita nggak ketemu nih"tanya Langit..
"Gimana ya... kangen... apa nggak ya... "goda Mia.
"Kamu nih sekarang udah pandai godain aku ya"Langit langsung menghujani Mia dengan ciumannya...
"Hhmmmmm..... sabar napa, nanti malam juga bisa lo puas puasin mesranya"ucap Daniel yang muncul tiba tiba.
"Lo tuh ya.... dari dulu gue udah pengen bunuh lo. Setiap gue lagi mesraan pasti ada lo yang selalu gangguin, rese amat"gerutu Langit
"Simpan marah lo, itu lo di panggil mama. Mia juga harus siap siap bentar lagi perias lo datang"ucap Daniel....
#############
"Cantik banget sih.... ini nggak dirias juga udah cantik"ucap MUA yang dipilih mama
"Ya lah, mertuanya aja cantik, menantunya harus lebih cantik juga ya.... "
Mia tersipu mendengar omongan mama Langit. Dia bahagia mendapat mertua baik seperti orang tua Langit.
..................
Langit telah duduk di hadapan penghulu.
Di dampingi kedua orang tua Langit dan Mia.
Ijab kabul akan segera berlangsung.
Langit tampak gugup karena akan mengucapkan akad.
"Jangan gugup.... rileks aja. Nggak ada yang perlu dikuatirkan. Anggap aja kamu lagi memimpin rapat"nasehat papa Langit sambil mengusap punggung anaknya.
"Baiklah acara akad nikah akan segera di mulai, di harapkan kepada tamu undangan duduk... "ucap pembawa acara
"Bismillah.... kita mulai aja ya pak Langit"ucap pak penghulu.
__ADS_1
Penghulu nikah sebagai wali nikah, menjabat tangan Langit...
"Saudara Langit Mahendra bin Mahendra, saya nikah dan kawin kan engkau dengan Amelia Putri binti Yusuf dengan mas kawin teesebut... Tunai"
"Saya terima nikah dan kawinnya Amelia Putri binti Yusuf dengan mas kawin tersebut... dibayar Tunai"ucap Langit dengan sekali tarikan nafas.
"Gimana para hadirin sah...... "tanya pak penghulu
"Sah... sah..... "ucap mereka serempak.
Mendengar itu Langit menarik nafas lega karena akhirnya dia dan Mia sah menjadi sepasang suami istri.
Tampak Mia berjalan menuju meja tempat duduk Langit. Langit terpana melihat kecantikan istrinya...
"Cantik banget.... "lirih Langit. Membuat orang tua mereka yang mendengar tersenyum
Setelah mengucapkan janji pernikahan dan menanda tangani surat nikah kedua pengantin di minta berdiri.
"Para tamu hadirin semua di minta berdiri, karena pengantin pria akan memasangkan cincin perkawinan nya"ucap MC
Langit berlutut dengan satu kaki sebagai tumpuan dan memasangkan cincin ke jari Mia
"Mia.... aku berjanji akan membahagiakanmu seumur hidupku... "ucap Langit ketika memasangkan cincin.
"Aku juga berjanji akan mendampingimu seumur hidupku"ujar Mia
Langit pun membawa Mia ke pelaminan setelah memasang cincinnya.
Mereka meyalami setiap tamu undangan.
Mia dan Langit tampak serasi duduk bersanding.
Semua mata tamu yang hadir terpana melihat ketampanan dan kecantikan pengantin.
Langit dan Mia selalu mengukir senyuman ketika bersalaman dengan semua tamu undangan.
Kedua orang tua Mia terharu melihat kebahagiaan anaknya. Mereka menyesal pernah memaksa Mia menikah, karena mereka melihat sendiri, betapa bahagianya Mia menikah dengan Langit.
*********************
Jangan lupa ya like, koment dan vote nya
__ADS_1
Terima kasih