
"Sayang..... mau lagi ya"ucap Langit merengek sambil tidur beralaskan paha Mia sebagai bantalnya.
"Bentar lagi kita harus berangkat kak"ujar Mia
"Ya.... kita main cepat aja ya"rayu Langit.
"Nggak mau.... Mia masih capek"
"Ayolah sayang.... sekali lagi"Langit menyusupkan tangannya kedalam baju Mia dan mengelus perut Mia.
"Ih.... kakak... nggak mau. Ntar malam aja"
"Mau ya sayang.... ya.... "rengek Langit lagi seperti anak kecil.
Mia yang duduk bersandar diranjang sambil memainkan ponselnya, memandang kewajah Langit sambil cemberut.
"Maaf... kali ini anda belum beruntung, karena saya belum bisa memenuhi permintaan anda"canda Mia sambil tersenyum melihat raut wajah merajuk Langit.
"Tapi ntar malam harus lebih ya.... "
"Kak... pikirannya kok mesum aja sih"
"Namanya juga pengantin baru sayang, baru merasakan surganya dunia. Kamu tahu sayang, aku nih juga masih perjaka, baru pertama kali lo, melakukan ama kamu"ujar Langit
"Kok.... keliatannya kakak udah biasa"tanya Mia
"Belajar dari rekaman film yang diberi Daniel menjelang pernikahan kemaren"ucap Langit malu malu
"Jadi selama seminggu Mia dipingit kakak ama Daniel nonton film gutuan ya di apartemen"tanya Mia
"Eh... ia sayang, Daniel bilang biar aku mahir, dan bisa puasin kamu"jawab Langit sambil menggaruk kepalanya yang tak gatal
"Dasar sableng tuh Daniel, malahan kakak ikutan juga"
"Ha... ha... "Langit tertawa melihat Mia yang cemberut.
Langit bangun dan duduk disebelah Mia.
"Kalau nggak mau gituan, ini aja... "Langit langsung memegang tengkuk istrinya dan mendekatkan kewajahnya.
Langit mencium dengan rakus bibir mungil Mia. Lidahnya bermain didalam rongga mulut Mia,sampai akhirnya Mia pun membalas membelit lidah,mereka saling menukar saliva dan *******, sampai Mia merasakan sesak.
__ADS_1
"Udah ah kak.... "Mia mendorong dada Langit agar melepaskan lumatannya.
"Sayang.... bibir kamu tuh menjadi candu bagiku, aku rasanya ingin terus bermain dan **********. Seluruh tubuhmu selalu aku inginkan"ucap Langit
"Ih... kak.. ngomongnya kok vulgar gitu sih. Genit banget"cibir Mia.
"Nggak apa apalah genit ama istri sendiri dari pada genit ama cewek lain"goda Langit
"Awas kalau genit ama cewek lain, Mia tak mau ngasi jatah seminggu ya"ancam Mia
"Dah pintar ya sayang, bisa ngancam suami sekarang"Langit mengelus pipi Mia dan mengecupnya.
"Udah ah... Mia mau beresin pakaian,bentar lagi kita berangkatkan kak"Mia berdiri menuju almari pakaian.
"Sayang jangan di bawa pakaiannya. Biar aja buat disini, nanti kita beli baju aja"ucap Langit.
#################
"Ma.... Mia ama kak Langit berangkat dulu ya"pamit Mia sambil memeluk mama mertuanya.
"Hati hati ya sayang. Jangan lupa sering nginap kesini. Mama senang banget kalau Mia ada di rumah ini"Mama berucap sambil mengusap air matanya yang menetes
"Mama... kok jadi cengeng, biasa nya Langit pergi dan lama tak pulang tak pernah nangis"goda Langit.
"Jadi sekarang anak mama, Mia bukan Langit nih"
"Iya... mama lebih sayang mantu mama dari kamu"ucap Mama
"Rasain lo,makanya jadi anak jangan durhaka, "ucap Daniel
"Siapa yang anak durhaka ah"Langit menjitak kepala Daniel
"Waduh lo kalau jitak pelan napa, benjol pala gue. Malin kundang noh yang anak durhaka"
"Ayo.... jadi nggak nih ikutan nebeng mobil gue, kalau nggak gue cabut nih"teriak Rangga di balik kemudi.
"Anjirr lo, mobil gue tuh, lo yang nebeng.... "teriak Langit juga.
"Ma... kami jalan ya"pamit Mia sambil mencium mama Langit.
"Hati hati di jalan semuanya"
__ADS_1
#################
Langit yang duduk di jok belakang berdua Mia, memeluk istrinya terus.
"Sayang... kamu tambah dilihat kok tambah cantik aja sih"
"Gombal banget sih kak... .. "ucap Mia
"Siapa yang gombal, kamu emang cantik sayang. "Langit mencium pipi Mia gemes
"Ih... bikin gemes aja.. "Langit mencubit pelan pipi Mia sambil mengecup seluruh bagian diwajah Mia.
"Hei.... kalian tau tempat napa kalau mau mesraan"ucap Daniel
"Ngapain lo, iri.... cari gih sana pasangan lo. Nikah juga biar nggak gangguin gue lagi"ucap Langit.
"Bukan iri Lang... tapi lo tuh harus jaga perasaan orang jomblo. Kasihankan kalau harus nyaksiin kemesraan terus"ujar Rangga.
"Siapa suruh lo jomblo, makanya jangan nempel mulu kayak benalu ama gue, mana ada cewek yang mau ama kalian kalau kerjaannya ngutil gue aja, nggak ada modalnya"
"Hei... gini gini kami ada usaha ya... walau belum maju kayak perusahaan lo, tapi kami juga boss"ucap Daniel.
"Gimana mau maju usaha lo, kalau boss nya aja jarang di tempat. "ujar Langit.
"Sayang.... kamu ngantuk ya. Tidur dalam pelukanku aja ya"Langit membawa Mia kepangkuannya.
Mia duduk di paha Langit dan melingkari kedua tangannya di leher lelaki itu ,menyembunyikan kepalanya didada bidang suaminya.
Langit memeluk pinggang istrinya agar tak jatuh.
"Kalian berdua emang tak punya perasaan,emang kami ini kalian anggap apa"ucap Rangga dramatis.
"Gue rasanya ingin bunuh diri, melihat orang bermesraan terus"ucap Daniel kemayu menirukan suara wanita
"Jijik gue lihat kalian berdua"ucap Langit...
"Ha... ha.... ha... " Daniel dan Rangga tertawa melihat ekspresi jijik Langit dari kaca spion.
*****************
Jangan lupa tinggalkan jejaknya
__ADS_1
Like..... Koment.... dan Vote ya
Terima kasih