Cinta Tak Pernah Salah...

Cinta Tak Pernah Salah...
Extra Part 1


__ADS_3

"Sayang papi nih..... cepat besar ya cantik papi"Langit menimang putri kesayangannya


"Kak.... udah bangun ya Rachel... "Mia


"Udah sayang... gemes banget kakak. Udah pengen di bawa ke kantor aja rasanya"Langit


"Rachel masih umur dua bulan kak... kasihan kalau di bawa"Mia


Rachel yang mendengar suara Mia seolah mengerti kalau mommy nya udah berada di dekatnya,menangis minta disusui.


"Kak.... sini Mia susui"Mia


Langit meletakan Rachel diatas tempat tidur.


Mia menyusui Rachel sambil tidur miring.


"Sayang.... sampai kapan sih Rachel net*k ama kamu"Langit


"Sampai usia dua tahun kak.... Mia ingin memberi ASI eksklusif"Mia


"Berarti kakak nggak bisa net*k ama Mia sampai dua tahun"ucap Langit cemberut


"Papi.... apa papi masih mau net*k ama mommy....seperti adek Rachel. Tak malu... papi kan udah tua"Nico yang tiba tiba udah muncul di hadapan Mia meledek Langit.


"Kamu.... selalu aja ya ngeledek papi. Emang napa kalau papi mau juga kayak Rachel"Langit


"Ya mana boleh papi... papi udah tua"Nico


"Hei.... apa kamu bilang... papi dah tua? Masih ganteng gini lho papimu. Cewek cewek aja kalau lihat papi... masih sering curi pandang"Langit


"Cewek yang mana.... pasti tak secantik mommy kan. Mommy cewek paling cantik bagi Nico, tak ada yang bisa nandingi kecantikan mommy ku"Nico


"Terima kasih sayang... Nico juga cowok paling ganteng di hidup mommy"Mia


"Memang mommy mu yang paling cantik.... tapi kalau yang paling ganteng tentu papi. Mommy mu pasti salah, kalau ia bilang kamu yang paling ganteng "ucap Langit gusar.


"Uh... papi... kamu harus mengakui kalau Nico emang ganteng"Nico


"Kamu.... udah papi bilang... papi pria tertampan di hidup mommy mu"Langit


"Teeserah papi aja. Mommy... adek Rachel cantik banget. Kalau udah besar nanti pasti secantik mommy"Nico


"Siapa dulu papi nya.... Papi nya aja seganteng ini... ya jelaslah anaknya cantik"Langit

__ADS_1


"Mommy.... Papi... nanti kalau Rachel dah besar Nico mau hidup bersama Rachel seperti mommy dan papi"Nico


"Hei... mana bisa kamu hidup dengan Rachel seperti mommy dan papi. Kamu itu anak kami juga"Langit


"Emang kenapa tak bisa ....Nico akan menyayangi Rachel seperti papi menyayangi mommy"Nico


"Karena Nico dan Rachel anak mommy dan papi. Jadi tak mungkin hidup bersama, selain sebagai adek dan kakak... sayang"Mia


"Kalau Nico tak anak mommy dan papi berarti bisa hidup bersama..."Nico


"Hei... hei... kamu masih kecil. Jangan mikirin itu dulu. Pikirkan sekolah mu aja. Dan jadi orang sukses dulu"Langit


"Berarti kalau Nico udah jadi orang sukses... boleh papi"Nico


"Kita bisa bicarakan kalau Nico udah dewasa dan sukses.. sayang"Mia


"Kamu udah makan... "tanya Langit mengalihkan pembicaraan


"Belum papi... Nico makan dulu ya papi... mommy"Nico meninggalkan kamar menuju lantai bawah kearah dapur


"Ada ada aja si Nico... kecil kecil udah mau melamar Rachel"Langit


"Kakak... Nico masih kecil. Ucapannya belum ia mengerti. Hanya sekedar kata kata aja. "Mia


"Ih... kakak pasti langsung kesana pikirannya. Mesum banget... "Mia


"Kakak udah dua bulan nih nggak gituan.. dah pengen banget sayang. Aku kan lelaki normal"ucap Langit cemberut


"Iya... sayang... tapi janji ya harus pelan karena Mia harus membiasakan lagi"Mia


"Oke sayang.... cintaku"ucap Langit semangat sambil mengecup dahi Mia.


"Sekarang kita makan dulu ya kak... mumpung Rachel tidur. "Mia


"Baiklah sayang.... yuk kita turun kelantai bawah. Rachel biar dijagain baby sister nya"Langit


Langit memeluk berjalan sambil memeluk pinggang Mia,wajahnya selalu tersenyum.


"Papi... kelihatan lagi senang ya... "tanya Nico di meja makan


"Emang kenapa ..."Langit


"Karena dari tadi Nico lihat papi selalu tersenyum "Nico

__ADS_1


"Ya... papi lagi senang banget hari ini. Karena nanti malam junior papi udah bisa melihat sarangnya"Langit


"Maksud papi.... "Nico


"Kakak.... jaga bicara kakak didepan anak kecil"gusar Mia


"Ha... ha... Nico juga tak akan ngerti sayang"Tawa Langit


"Kakak... diomongin malah ketawa"Mia


"Mommy.... emang maksud omongin papi itu apa"Nico


"Maksud Papi... adek Rachel kalau malam bisa tidur di ranjang sayang"Mia


"Oh.... maksud papi adek Rachel biar tidur di ranjangnya... jadi bisa meluk mommy gitu"Nico


"Kamu ngerti aja sayang.... "Langit


"Dasar papi.... maunya meluk mommy terus. Mommy kenapa dulu mau sama papi... padahal mommy cantik banget"Nico


"Hei... tentu aja mommy mu mau sama papi. Papi dulu idola kampus. Lelaki tertampan di kampus. Mommy mu beruntung bisa mendapati papi"Langit


"Cih... papi yang beruntung mendapati mommy. Mommy bisa aja dapat lelaki yang lebih tampan dari papi. Seperti daddy Nico. Sayang mommy tak mau ama daddy"Nico


"Gantengan papi dong dari daddy mu"Langit


"Ganteng daddy..... papi. Cobalah tanya sama mommy kalau nggak percaya"Nico


"Sayang... mana lebih ganteng aku atau daddy Nico"Langit.


"Ganteng Nico.... sayang"ujar Mia


"Ya.... mommy curang. Yang ditanya gantengan mana papi ama daddy... kok jawabnya Nico. Kalau Nico semua orang juga tahu kalau Nico ganteng"Nico


"Cih... kamu terlalu narsis... son"Langit


Mia tersenyum melihat tingkah Langit dan Nico yang selalu berdebat.


****************


Jangan lupa like... koment dan vote


Terima Kasih

__ADS_1


__ADS_2