Cinta Tak Pernah Salah...

Cinta Tak Pernah Salah...
eps. 88


__ADS_3

"Kak.... semuanya dah bereskan,nggak ada yang ketinggalan lagi"tanya Mia.


"Kakak rasa semuanya udah cukup deh, kita juga cuma seminggu perginya. Kamu semangat banget sih mau perginya"ucap Langit mencubit pipi istrinya gemes.


"Mia... pengen rasain jalan jalan berdua aja ama orang yang paling berarti dihidup Mia dan paling Mia sayangi."ucap Mia sambil memeluk Langit.


"Emang istriku ini tak pernah jalan berdua ama pacarnya dulu"goda Langit


"Mana pernah kak, cinta pertama Mia ama kak Jino, tapi itu cuma pernah jalannya ke mall. Kalau ke tempat wisata rame rame. Cinta kedua dan terakhir Mia ya kakak"ucap Mia manja, takut ucapannya yang mengatakan Jino cinta pertamanya membuat Langit cemburu.


"Bererti Jino,cinta pertamamu. Susah dong lupain. "ujar Langit


"Siapa bilang cinta pertama itu susah dilupakan. Yang susah dilupakan itu cinta sejati, dan cinta sejati Mia ya kak Langit"rayu Mia


"Manis banget gombalnya istriku ini, yuk kita berangkat lagi. Farrel dah jemput"ucap Langit setelah mendapat pesan diponselnya.


##############


Sumatera Barat....


Mia dan Langit sampai di kota Padang sore harinya langsung ke kamar buat istirahat.


"Senang banget akhirnya sampai kembali di kota ini"ucap Mia sambil merebahkan diri di kasur


"Kamu senang banget sayang.... "tanya Langit


"Ya Mia senang,kak..... terima kasih suamiku, karena selalu mengabulkan apa yang jadi keinginan ku"ucap Mia mengecup bibir Langit.


"Apapun yang membuatmu senang dan bahagia akan aku lakukan sayang. Karena kebahagiaanmu yang aku utamakan sekarang."Langit ******* bibir istrinya.


Tok.. tok... bunyi suara pintu mengagetkan Langit.


"Siapa sih sayang... apa kamu pesan makanan sayang"tanya Langit


"Nggak kok sayang.... "


Bunyi suara ketokan pintu kembali terdengar, semakin keras.


"Sialan,siapa sih nggak sabaran banget"umpat Langit


Langit membuka pintu dengan rasa kesal...


"Surprisee.............. "ucap orang di balik pintu


"Anjirrr..... ngapain kalian berdua disini"ucap Langit kaget melihat siapa yang mengetuk pintu kamarnya.


"Liburan dong......"ucap Daniel polos

__ADS_1


"Ngapain liburan harus ke kota ini, nginap di hotel ini"tanya Langit kesal


"Emang ini kota kamu yang punya, hotel milikmu. Mengapa kami tak boleh kesini"jawab Rangga.


"Awas kalau sampai kalian mengganggu bulan maduku, gue pecat kalian jadi sahabat"ucap Langit marah.


"Siapa kak.... kok lama banget"tanya Mia.


Langit menghampiri Mia yang lagi terbaring...


"Sepertinya impianmu untuk honeymoon berdua aja tak bisa jadi kenyataan sayang"ujar Langit


"Emang kenapa kak...... "


"Kamu lihat aja siapa yang datang"tunjuk Langit kearah pintu kamar.


Mia berjalan kearah pintu yang agak terbuka..


"Haaa....... kalian,kok bisa sampai sini"Mia bertanya dengan kaget.


"Dengan pesawat lah kami bisa sampai sini"jawab Daniel


"Lang.... makan yuk... lapar nih"Daniel menghampiri Langit yang tiduran di kasur karena menahan rasa kesal.


"Bodo amat, mau lapar atau kelaparan,gue nggak peduli"ucap Langit sambil menutup wajahnya dengan tangan


"Kalian liburan bawa duit apa nggak sih, makan aja nunggu di bayarin"


"Bawa sih.... tapi dikit. Kalau selama ada lo, kami kan bisa minta bayarin ama lo dulu. Duit kami sebagai cadangan kalau lo nanti ninggalin kami"ucap Daniel


Langit bangun dari tidurnya, duduk bersandar di ranjang...


"Jujur kalian sekarang..... siapa yang beli tiket, bayar kamar hotel kalian... "tanya Langit.


"Farrel..... "ucap mereka serempak


"Lo ancam apa Farrel sehingga mau beli tiket dan bayar hotel lo. Jangan jangan semuanya pakai uang gue"tanya Langit.


"Emang pakai uang lo, gue cuma bilang lo yang nyuruh kami buat temani selama honeymoon. Kalau Farrel nggak mau, bisa dipecat"ujar Rangga


"Dasar kampret kalian..... sekarang cepat kalian keluar dari kamar gue, sebelum kesabaran gue habis, dan lo benar benar gue pecat dari daftar sahabat gue"gerutu Langit


"Oke deh... kami kembali ke kamar kami, tapi nanti malam kalau makan ajak kami ya. Dosa lo biarin orang kelaparan padahal kita mampu"ucap Daniel.


"Lo bukan fakir miskin yang harus gue santuni, lo juga punya penghasilan. Keluarrr..... "teriak Langit.


Daniel dan Rangga keluar dengan wajah cemberut.

__ADS_1


"Gila benar tuh anak berdua, nggak ada kapoknya merecoki gue"gerutu Langit.


"Udah nggak apa apa lah kak. Nanti cepat tua lo kalau marah terus. Hitung hitung jadi pengawal kita"bujuk Mia memeluk Langit


#############


Keesokan harinya Mia dan Langit diikuti ama dua sahabatnya bermain ditepi pantai Padang sambil menikmati makan rujak yang terkenal disana.


Mia menyusuri pantai dengan memakai pakaian kasual,baju kaos dipadu rok jeans pendek dengan memakai topi.



Banyak mata memperhatian Mia. Karena ia memang tampak sangat cantik dan kayak anak remaja. Langit menghampiri Mia karena nggak ingin istrinya jadi pusat perhatian para remaja lelaki yang lagi di tepi laut itu.


"Sayang, besok kalau berpakaian yang dibawah lutut aja ya, jangan seksi gini. Aku nggak tahan lihat mata lelaki yang memandangmu, rasa mau ku congkel aja mata mereka"gerutu Langit.


"Baju Mia kan emang gini semua kak"


"Besok beli baju baru yang selutut, nggak boleh yang tampak paha"ujar Langit


Daniel dan Rangga yang mendengarnya meledek Langit


"Cemburu banget sih jadi orang... makanya jangan punya istri cantik kalau tak mau dilihat orang."ujar Daniel


"Gue ganteng, ya harus dong punya istri cantik. Tapi gue mau kecantikan istri gue hanya buat gue seorang"


"Simpan di lemari, kalau hanya buat lo sendiri yang boleh mandang"ucap Daniel.


"Setan lo.... gue nggak mau milik gue di lihat orang, dan dikagumi orang"ucap Langit.


Mereka menghabiskan hari itu berkeliling di tepi laut dan mengelilingi kota Padang


####################


Keesokan harinya mereka pergi ke kota Bukittingi. Jalan jalan di jam gadang. Dan juga pergi ke puncak Lawang.


Hari berikutnya dilanjutkan ke Padang Panjang, Payakumbuh, Pariaman untuk menyusuri pantainya. Air terjun Lembah Anai.


Hampir seluruh tempat wisata di Sumateta Barat mereka datangi.


Langit senang banget dengan suasana di kota kota propinsi Sumatera Barat karena udaranya yang sejuk. Tak terasa seminggu mereka telah berada di sana. Sampai akhirnya waktu kembali lagi ke Jakarta.


*******************


Jangan lupa ya like... koment dan vote nya


Terima Kasih

__ADS_1


__ADS_2