Cinta Tak Pernah Salah...

Cinta Tak Pernah Salah...
BCYT part 13 (S - 2)


__ADS_3

Nico mendatangi Dion di agensi tempat biasa Rachel mengadakan pemotretan.


"Dion apa kamu ada waktu. Ada yang ingin aku omongin"Nico


"Silahkan.... "Dion


"Tapi sebaiknya kita bicara di cafe depan aja"Nico


"Mengapa harus di cafe.... kamu bicarakan aja disini"Dion


"Ini masalah pribadi... nggak mungkin diomongin disini. Aku tak mau nanti menjadi konsumsi publik... "Nico


"Penting banget.... "Dion


"Ya... aku minta waktumu cuma sebentar saja... . "Nico sudah mulai terpancing emosi


"Baiklah.... kita ketemu di sana. Aku bawa mobil sendiri"Dion


###############


"Silahkan duduk..... "ucap Nico


"Rachel... kamu disini juga"Dion kaget melihat Rachel


"Ya kak.... ada yang mau Rachel katakan... "Rachel


"Apa yang ingin kamu katakan... silakan "Dion


"Kak..... Rachel hamil..... "Rachel


"Terus... hubungan dengan kakak apa"Dion


"Kak... Rachel lagi hamil anak kakak.... "Rachel


"Kamu jangan becanda Chel... "Dion


"Apa maksud kamu Rachel becanda.... hal seperti ini bukan buat bahan candaan. Kamu lupa kalau kamu pernah menanam benihmu dirahim Rachel... "Nico


"Apa kamu yakin itu anakku Rachel.... "Dion

__ADS_1


"Tentu saja Rachel yakin kak... karena Rachel cuma pernah berhubungan badan ama kakak"Rachel


"Apa maksud kamu menanyakan itu, kamu meragukan Rachel"Nico mencengkeram kerah baju Dion


"Santai dulu Nico... mengapa kamu yang jadi emosi. Aku bertanya ama Rachel. Lagi pula kami cuma tidur satu malam itu"Dion


"Kak... Rachel bersumpah... ini anak kakak"Rachel


"Kamu emang bajing*n.....kamu pikir jika melakukan sekali tidak bisa hamil. Kamu bukan lelaki bodohkan... "Nico


"Apa kalian tidak bermaksud menjebak aku.... "Dion


"Apa yang kamu maksud menjebakmu.... "Nico


"Mungkin saja itu anak kalian berdua. Aku tahu Nico... kamu mencintai Rachel kan. Kamu mengatakan itu anak ku karena takut orang tua Rachel marah"Dion


"Bajing*n.....bangs*t.....lu. "Nico langsung meninju wajah Dion


"Kak... udah jangan kotori tangan kakak dengan darah lelaki seperti kak Dion....


Kak... jika kakak tidak mengakui anak ini. Sudahlah... biar Rachel yang membesarkannya sendiri. Tapi mengapa kakak menuduh hal keji ini. Mana mungkin kak Nico yang melakukannya. Kak Nico sayang Rachel sudah seperti adeknya sendiri. Tak mungkin kami melakukan hubungan... "Rachel


"Kamu jangan sembarangan bicara. Kamu tahu... aku bisa melaporkan kamu ke polisi karena telah menghamili anak gadis orang"Nico


"Silahkan kamu lakukan, dengan kamu melaporkan aku ke polisi sama aja kamu membuka aib Rachel. Aku lelaki... tak akan begitu malu. Bagaimana dengan Rachel... diusia ia yang masih belia sudah hamil anak hasil hubungan badan.... ia akan di cap sebagai wanita gampangan... "Dion


"Kau..... "Nico kembali melayangkan tinjunya ke wajah Dion.


"Kau jangan sok jadi pahlawan... aku masih meragukan anak yang dikandung Rachel"Dion


"Dasar lelaki pecundang... "Nico dan Dion pun akhirnya terlibat perkelahian.


Pengunjung mulai berkumpul... tak ada yang membantu meleraikan...Sampai manajer cafe yang memisahkan.


"Sudah kak.... sudah..."Rachel memeluk Nico dari belakang mencoba menghentikan perkelahian


Nico pun menghentikannya perkelahian itu setelah mendengar tangisan Rachel dalam pelukan nya.


"Sudah kak... percuma kakak berkelahi... hanya mengotori tangan kakak. Kalau kak Nico tak sudi mengakuinya... biarlah Rachel menanggung semua nya sendiri. Ini juga salahnya Rachel.... "Rachel

__ADS_1


Nico membalikan badannya dan memeluk erat Rachel. Ia ikut merasakan kepedihan Rachel


"Kak... sudahlah... kita pulang aja"Rachel


"Ingat Dion... mulai detik ini anggap saja kita tak pernah kenal dan pernah melakukan hal yang terlarang. Jika suatu saat kamu menyadari kesalahanmu.... pintu maaf ku telah tertutup."ucap Rachel dengan emosi.


"Aku menyesal pernah mengenalmu... "Rachel berucap sambil meninggalkan Dion yang terduduk menahan rasa sakit di wajahnya yang memar.


##############


Nico menghentikan mobilnya di tepi jalan yang sedikit sepi melihat Rachel yang terus menangis


"Buat apa kamu membuang buang air mata mu buat lelaki bajing*n itu... Rachel"Nico


"Kak... apa yang harus Rachel lakukan.. Rachel tak mau mengatakan ini anaknya Dion. Rachel benci ia. Rachel tak sudi mengakuinya pada papi dan mommy"Rachel


"Tapi kamu tetap harus mengakui kehamilanmu Rachel... "Nico


"Ya kak... Rachel akan mengatakannya tapi tidak dengan menyebut siapa bapaknya... "Rachel..


"Kamu bisa mengatakan itu anak kakak "Nico


"Kak.... itu tak mungkin. Rachel tak ingin kakak juga menanggung semunya. Rachel yang salah. Kakak jangan ikut terlibat. Papi dan mommy nanti bisa membenci kakak... "Rachel


"Tapi kakak nggak tega membiarkan kamu menanggungnya sendiri dek... "Nico


"Kak.... kakak sudah banyak berkorban selama ini... sudah cukup kak... biarlah cuma Rachel yang mendapat kebencian dari papi dan mommy"Rachel


"Rachel.. kakak rela melakukannya... kakak ikhlas dek.... "Nico


"Kak... jangan terlalu baik begini... Rachel tak bisa menerimanya... Rachel tak pantas mendapat pengorbanan dari kakak.... "Rachel


"Cinta sejati itu harus mau menerima dan berkorban. Menerima setiap kekurangan dan kelebihan dari orang yang kita cinta. Dan rela berkorban apapun demi kenbahagiannya. Dan kakak rela melakukan semuanya.... karena cinta kakak memang tulus dan ikhlas dari hati kakak yang terdalam"batin Nico


********************


Jangan lupa like koment dan vote


Terima Kasih*

__ADS_1


__ADS_2