
Bukannya aku egois atau aku jahat
jika aku masih mencintainya setelah aku bersamamu
aku tahu aku pasti melukai dan menyakiti hatimu ,jika kau tau aku masih berhubungan
dengannya...
Maaf.... jika aku berbohong....
aku tak mau jika aku jujur pasti akan ada hati yang terluka... sekali lagi maafkan diriku
**********************
"Kemana Mia nginap 2 hari nih, kakak ke apartemen Mia tapi nggak ada"tanya Jino membuka pembicaraan....
Sepulang dari kampus Jino mengajak aku buat beli pakaian di salah satu mall terbesar di kota ini,untuk acara perayaan kelulusan dan akan wisudanya angkatan Jino di kampus kami minggu depan.
Disinilah kami berada, di salah satu cafe di dalam mall ini.
"Mia nginap rumah teman kak"lirih Mia, karena sebenarnya tak tega membohongi Jino.
"Kok ponselnya dimatiin, kakak kuatir 2 hari nggak ada kabar Mia dimana, kalau aja hari ini Mia nggak juga dapat kakak temui, kakak mau hubungi papa Mia"ujar Jino.
"Mia kan udah kirim pesan kalau mau nginap rumah teman kak"
"Tapi napa harus matiin ponsel Mia........"
"Mia lupa kak ngecas ponsel Mia"Mia tak berani menatap mata Jino, takut kebohongannya diketahui Jino.
"Ya udah lain kali kalau mau nginap rumah teman jangan matiin ponsel dan biar kakak antar,jadi kakak tau alamat rumah teman Mia, kalau terjadi apa apa kakak bisa cepat tolongin Mia"lirih Jino...
"Maaf.... kalau Mia jadi pikiran buat Kakak"
"Mia...... sekarang Mia udah jadi tanggung jawab kakak, Mia tunangannya kakak, dan
__ADS_1
telah dititipin orang tua Mia"
"Maaf..... kak"Mia tak bisa berkata apa apa, karena jujur dia nggak tega membohongi Jino...
"Sekarang Mia pesan apa,kita makan dulu ya, habis makan kita cari gaun buat Mia lagi"
"Nggak usah kak, gaun Mia udah banyak"Mia nggak enak hati sebenarnya menolak....
"Kakak mau Mia beli gaun,apa Mia nggak suka ya kalau kakak beliin"
"Bukan kak, tapi Mia nggak mau ngerepotin kakak"
"Mia...... berapa kali harus kakak ulangi, Mia nggak pernah ngerepotin kakak, aku ngelakuin ini semua ikhlas. Aku siap ngantar kemana pun kamu mau dan kakak akan membeli apapun yang Mia mau"
"Terima kasih kak,...... kakak baik banget ama Mia"lirih Mia menahan air mata yang telah mengenang di matanya....
"Kenapa Mia jadi sungkan ama kakak, kita udah kenal lama dan sekarang kakak ini tunangannya Mia....calon suami Mia"
Mendengar kata calon suami membuat Mia tersadar kalau dia akan menikah dengan Jino, suka atau tidak suka itu akan tetap harus dijalaninya.....
###########
"Udah....masuklah... istirahat, jangan tidur malam malam "
Mia menutup pintu apartemennya dan langsung masuk kamar, menghempaskan tubuhnya di kasur, lelah seharian jalan jalan di mall...
"Apaan sih ini.... "Mia meraba tempat tidurnya, karena merasa ada sesuatu yang dihimpitnya...
"Malam sayang..... "Langit menyembulkan kepalanya dari balik selimut Mia...
"uh.... kaget.... "Mia memegang dadanya yang berdetak cepat karena kaget...
"Darimana...... kencan ya.... sampai lupa ama kekasih hatimu ini"Langit menarik pinggang Mia sehingga gadis itu tertidur diatas badannya Langit...
"Napa kamu bisa masuk Lang, kan udah Mia ganti sandinya"sarkas Mia
__ADS_1
"Napa tak senang ya kalau Langit tau sandinya, nggak boleh lagi ya aku kesini"Langit bertanya sambil mengecup leher Mia dan menyembunyikan kepalanya diceruk leher Mia...
"Ih .....geli Lang.... "
"Siapa yang bilang kamu nggak boleh kesini Lang, yang ganti kata sandi nya papa Mia bukan Mia, tapi kok Langit bisa tau sih"gumam Mia tapi masih dapat di dengar Langit...
"Apa yang aku nggak tau didirimu Mia, pakaian dalam yang kamu pakai aja aku tau warnanya apa"Langit sengaja menggoda Mia,karena dia senang melihat muka Mia yang memerah setiap digoda...
Langit mengetahui sandinya karena ketika dia mengantar Mia kemaren sengaja memperhatikan tangan Mia ketika menekan sandinya
"Wek.... mesum aja pikirannya"Mia mencabik bibirnya dan bangun dari rebahannya.
"Mia mandi dulu ya Lang, kamu tiduran aja dulu"
"Gue mandiin ya atau mandi berdua yuk"Langit kembali menggoda gadisnya
"Ogah...... ntar yang ada kamu berbuat mesum ama Mia.... "Mia menutup pintu kamar mandinya...
#######
"Jam berapa tadi datang, dah lama ya"Mia tidur beralaskan lengan kokoh Langit...
Langit memiringkan tubuhnya menghadap gadis itu danmengecup pipi gadis itu
"Seberapa lamapun aku akan bertahan dan menunggu sampai kamu kembali"ujar Langit...
"Ih.... Langit... Mia tanya serius nih... "Mia mencabik bibirnya mendapat jawaban Langit yang tak sesuai.
"Jangan menggodaku Mia, nanti kalau aku lupa diri, kamu bisa ku makan"ucap Langit...
"Idih Langit ngomong apa sih, tidur aja lagi yuk. Mia dah capek"
"Oke sayang.... met malam, jangan lupa mimpiin aku dalam setiap tidurmu"Langit mengecup kening dan pipi Mia sebelum tidur sambil memeluk gadis itu....
*****************
__ADS_1
Jangan lupa tinggalin jejak ya,like dan komentnya
Terima kasih.....