Cinta Tak Pernah Salah...

Cinta Tak Pernah Salah...
BCYT part 30 ( S - 2)


__ADS_3

Dua tahun telah berlalu...


Alvin sudah semakin pintar. Ia sangat dekat dengan Nico... Hari ini Nico akan berangkat ke kota Batam untuk mengurus usaha barunya. Nico berencana membuka hotel di kota itu.


"Alvin gantengnya daddy... daddy harus berangkat sayang. Jangan nakal ama mami ya... "Nico menciumi pipi Alvin


"Kakak berangkat ya.... jagain Alvin..."ucap Nico sambil mengusap kepala Rachel.


Hubungan Rachel dan Nico saat ini memang sudah semakin dekat... dalam arti lebih dari hubungan saudara.


"Berapa lama kak Nico disana... "Rachel


"Mungkin sebulan atau dua bulan tergantung kelancaran proses pembangunannya... "Nico


"Kok lama banget kak... "Rachel


"Napa... nggak bisa ya jauh dari kakak. Takut kangen... "goda Nico


"Emang kak Nico nggak kangen ama Rachel kalau pisah lama... "ucap Rachel


"Pastilah kangen.. tapi ini juga buat masa depan Alvin dan maminya... "bisik Nico


"Hhmmmm.... "Langit


"Papi.... ngagetin aja... "Nico


"Papi doakan semua usaha mu berjalan lancar... "Langit


"Terima kasih pi... Nico pamit dulu pi... "Nico meyalami dan mencium telapak tangan Langit


"Alvin sayang... daddy pamit dulu ya... "Nico menciumi seluruh bagian di wajah bocah itu


"Geli.. daddy.. daddy pulangnya bawa mainan yang banyak ya... "Alvin


"Oke.. sayang. Asalkan Alvin tak nakal dan harus turuti kata mami. ..."Nico


"Baik daddy... Alvin tak akan nakal... "Alvin


"Maminya Alvin napa wajahnya ditekuk aja... Kakak pergi dulu ya... kalau kangen nyusul aja... "bisik Nico


"Hei... son... apa yang kamu bisikan... jangan berkata kata mesum ya.... "Langit


"Papi aja pikirannya mesum... mommy... Nico pamit.. "Nico


"Ya sayang... hati hati.. "Mia.


Nico pergi ke bandara diantar sama supir. Rachel tak bisa mengantar karena ia sedang ujian di kampus...


###########


Sebulan sejak kepergian Nico... Rachel mendapat kabar dari asistennya kalau Nico sedang sakit. Nico tak mau ngabari Rachel karena takut membuat keluarga nya kuatir.

__ADS_1


"Papi... mommy... Rachel mau ke Batam. Tolong jagain Alvin ya mom... "Pamit Rachel siang ini


"Kok mendadak gitu sayang... "Mia


"Kak Nico sakit. Rachel nelepon tak diangkat. Rachel tanya ama sekretaris kak Nico, katanya kak Nico sakit.. "Rachel


"Paling demam aja sayang... "Langit


"Papi... walaupun demam... kan kasihan kak Nico sendirian disana... "Rachel


"Pergilah sayang... kalau itu bisa membuatmu tenang nak... "Mia


"Makasih mom... nanti kalau Alvin tanya bilang aja Rachel jemput daddy nya... "Rachel


"Hati hati... titip salam mommy buat Nico"Mia


"Ya mom... papi.. Rachel berangkat... "Rachel


##############


Sesampainya dibandara Hang Nadim Batam,Rachel langsung ke hotel tempat Nico biasa nya nginap.


Ia meminta Indra sekretaris nya Nico untuk tutup mulut atas kedatangannya. Ia akan membuat kejutan buat Nico


Nico yang sedang tak enak badan hanya tertidur di kamar hotel. Terdengar suara ketukan di kamarnya. Nico mengira Indra yang datang.


"Masuklah... tidak dikunci... "Jawab Nico parau.


Rachel langsung melompat ke kasur... memeluk Nico.


"Napa... kaget... "Rachel


"Kok datang nggak ngabari kakak... "Nico


"Mau buat kejutan... panas banget badan kak Nico"ucap Rachel setelah memegang dahi Nico.


Nico hanya memandang tanpa kedip ke arah Rachel. Membuat Rachel salah tingkah dipandangi seintens gitu.


"Kak... napa mandangi Rachel terus... ada yang salah di wajah Rachel ya... "ucap Rachel sambil mengusap wajahnya


"Ya ada yang salah... kakak seperti melihat bidadari dalam wujud asli di wajahmu... "Nico


"Ih kak Nico... gombal banget... "ucap Rachel yang membuat wajahnya bersemu merah mendengar ucapan Nico


Nico mendekat ke arah Rachel dengan tangan kanannya ia memegang tengkuk Rachel dan tangan kiri memegang pinggang Rachel membuat tiada jarak diantara mereka.


Nico mengecup bibir Rachel. Membuat Rachel kaget. Saat mulutnya terbuka karena kaget Nico langsung memasukan lidahnya kemulut Rachel.


Rachel yang pertama hanya diam... akhirnya membalas belitan lidah dirongga mulutnya. Tanpa mereka sadari ciuman pertama yang hanya lembut perlahan mulai menuntut. Mereka saling melum*t.


Sampai akhirnya Rachel merasa sesak karena pasokan oksigen ditubuhnya yang kurang. Rachel mendorong dada Nico melepaskan ciuman mereka. Rachel memandangi Nico dengan malu.

__ADS_1


"Maaf Rachel... maaf... "ucap Nico setelah tersadar apa yang ia lakukan.


Nico mengusap wajahnya kasar mengingat apa yang barusan mereka lakukan.


"Kak... "Rachel tak dapat mengucap kata kata karena kaget atas apa yang mereka lakukan.


Nico menangkup wajah Rachel , ia berkata sambil menatap mata Rachel...


"Kakak sangat mencintaimu Rachel.... kakak nggak bisa menutupi lagi perasaan kakak... maaf kalau semua ini mengagetkan kamu. Kakak sangat senang melihatmu tadi sehingga kak Nico jadi lupa atas apa yang kakak lakukan."Nico


"Kak... Rachel juga mencintai kakak.... "ucap Rachel sambil menunduk


"Apa Rachel.... kakak bisa mendengarnya sekali lagi..... "ucap Nico


"Kakak..... Rachel juga mencintai Kak Nico"Rachel berucap pelan karena malu.


Nico langsung memeluk Rachel...


"Rachel kakak sangat senang... kakak merasa semua bagai mimpi. Seandainya ini hanya mimpi kakak mau kakak tidur selamanya... "Nico


"Nih... sakit nggak... "Rachel mencubit pinggang Nico.


"Sakit Rachel... berarti ini nyata ya... "Nico duduk bersandaran ke ranjang... dan membawa Rachel kedalam pelukannya.


"Rachel... kakak takut kamu tadi tak membalas perasaan kak Nico dan menjadi marah atas apa yang kakak lakukan... "Nico mengecup kepala Rachel.


"Kak... boleh Rachel tanya.... sejak kapan kak Nico mencintai Rachel... "Rachel


"Sejak kamu lahir. Kak Nico sudah mencintaimu... "Nico


"Maksud Rachel... mencintai sebagai seorang wanita bukan sebagai adek... "Rachel


"Ya... Rachel.. sejak kamu lahir. Kak Nico pernah ngomong sama papi dan mommy mau menjadikan kamu istri... kak Nico bilang,kakak ingin kakak dan kamu


seperti Papi dan mommy... "Nico


"Ih.. kak Nico dari kecil sudah mesum pikirannya... "Rachel


"Kakak nggak pernah ya berkata dan berbuat mesum sama wanita lain... "Nico


"Ya deh... Rachel percaya. Kak... panas badan kakak masih tinggi kayaknya. Apa kak Nico sudah minum obat"Rachel memegang dahi Nico


"Tadi kak Nico sudah minum obat... nanti juga sembuh...karena kamu sebagai obatnya sudah datang... "ucap Nico sambil memandangi wajah Rachel...


"Kak Nico ternyata penggombal...."Rachel


"Ha.. ha... "Nico tertawa sambil mengecup pipi Rachel dengan penuh kasih sayang..


**********************


Jangan lupa like koment Dan vote

__ADS_1


Terima Kasih


__ADS_2