Cinta Tak Pernah Salah...

Cinta Tak Pernah Salah...
eps. 57


__ADS_3

"Apa aku harus bahagia atau bersedih karena ternyata perusahaan tempat aku bekerja selama ini masih di bawah naungan grup wijaya, masih satu perusahaan dengan Langit,yang berarti menjadi pimpinan tertinggi ku saat ini adalah Langit. Aku tak tahu takdir apa lagi yang akan ada didepan ku, aku yang selama ini menghindari Langit dan aku juga yang akhirnya membawa diriku kembali lagi kepadanya. Apa kah takdir sedang mempermainkanku"batin Mia.


"Mia besok kamu ikut rapat ke kantor pusat mewakili kantor cabang kita"itulah pesan dari pimpinan perusahaan ku.


Dan itu artinya aku harus ke kantor nya Langit. Apa yang akan aku lakukan ketika pertama kali jumpa dengannya nanti.


Mia masih saja memikirkan tentang Langit. Sebagai CEO dari grup Wijaya berarti Langit adalah atasan tertinggi Mia...


###########


Akhirnya disinilah Mia berada. Di dalam suatu ruangan rapat. Dimana seluruh karyawan lagi menunggu pemimpin tertinggi perusahaan buat rapat..


"Pagi semua........ "Mia mengenal betul suara siapa yang berbicara itu. Dia tidak berani mengangkat wajahnya menatap asal suara.


"Pagi pak..... "serempak semua karyawan menjawab.


"Oke.... kita mulai rapatnya sekarang"


Mia tidak begitu fokus dengan apa yang dibicarakan pada rapat kali ini. Wanita itu sibuk menata hatinya agar dapat bersikap normal. Tapi detak jantungnya tidak dapat di kendalikan,berdegub dengan kencangnya.

__ADS_1


"Ada pertanyaan.... "ucap Langit setelah menjelaskan semua nya.


"Kalau tidak ada pertanyaan berarti semua mengerti dengan program kerja kali ini dan saya harap semua dapat bekerja dengan baik.


Rapat kali ini kita tutup sampai disini. Selamat siang..... "Langit menutup rapat dan bicara dengan asisten sekaligus sekretaris pribadinya.


Semua karyawan sudah meninggalkan ruang rapat kecuali Mia dan Langit beserta sekretarisnya. Dia tak menyadari rapat yang telah usai karena begitu terbawa lamunan.


"Maaf bu... apa ada yang perlu diomongin dan ditanyakan lagi"ucap sekretaris Langit....


"Bu..... bu.... ada yang masih perlu diomongin"kembali sekretaris Langit yang bernama Farrel bertanya, karena melihat Mia yang masih melamun dengan menekur.


Langit yang dari tadi diam,menggebrak meja mengagetkan Mia dari lamunannya.


Langit kaget melihat siapa yang ada di depannya. Mata Mia memandang langsung kewajah Langit. Beberapa saat mata mereka saling memandang dengan tanpa suara.....


"Maaf pak.... saya permisi"Mia berdiri dari duduknya karena tidak mendapat respon apapun dari Langit.


Setelah Mia meninggalkan ruangan itu Langit kembali bersuara, dia tidak menyangka dapat bertemu kembali dengan gadis yang begitu di cintainya dan juga sekaligus di bencinya saat ini.

__ADS_1


"Siapa wanita tadi... "tanya Langit dengan sekretaris nya...


"Manajer pemasaran dari cabang kita yang di sudirman pak"Jawab Farrel


"Mengapa kau hadir lagi disaat aku masih berusaha melupakan sakit hatiku padamu.


Apa kamu tahu betapa sakit dan terlukanya aku saat kau pergi meninggalkan aku tanpa ada kabar berita. Dan sakit serta luka hatiku bertambah ketika ku tahu kau pergi meninggalkan diriku karena ingin menikah dengan lelaki lain"batin Langit.


Mia telah sampai kembali di kantornya. Dia tidak pernah menyangka reaksi Langit akan seperti tadi,karena lelaki itu tidak mengeluarkan sepatah katapun ketika tadi mereka bertemu, seolah mereka tak saling kenal. Jangankan buat menegur, senyumpun tak Langit berikan.


"Aku tau Lang, aku salah. Aku telah menyakitimu, tapi aku benar benar tak siap melihatmu yang mengacuhkan diriku, seolah kita tak pernah kenal. Ini lah yang paling ku takutkan ketika kembali ke kota ini. Aku takut kembalinya aku membuat mu dan diriku semakin terluka"lirih Mia...


"Maaf bu......apa ada yang bisa saya bantu. Apa kita akan lembur"tanya asisten Mia karena melihat Mia yang masih betah duduk, padahal udah jam nya pulang kantor.


"Oh maaf..... kita pulang aja, semua udah selesai dikerjakan. "


"Baiklah bu.... kalau gitu saya bereskan semua berkas berkas di meja ibu dulu"jawab Ani asistennya Mia...


***************

__ADS_1


Jangan lupa like dan komentnya


Terima kasih


__ADS_2