
Aku sangat kaget melihat Adelia dan teman temannya ada di kafe pelangi ini,matanya memicing melihat ku, aku pun bersikap biasa , dan pura - pura tidak mengenal Adelia,karna ada Nada kekasih ku yang telah aku pacari dua tahun belakangan ini, Nada seorang gadis yang cantik , mandiri menurut ku karna selama aku mengenal nada dia tidak pernah membanggakan harta orangtuanya.Padahal dia putri dari seorang yang terpandang di daerah sini .pertama aku hanya iseng memacari nada karna kulihat dia cantik , bisalah sebagai selingan sebelum aku menikah dengan Adelia , gadis yang sudah dijodohkan denganku sedari kecil dan memang aku menyukai Adelia , sepertinya aku terjebak dikeadaan yang tidak bisa meninggalkan nada, karna aku sudah mulai mencintainya dan merasa nyaman dengannya. aku pun masih begitu menginginkan Adelia sebagai istriku nantinya .
Aku harus menemui Adelia untuk menjelaskannya , kalau dia adalah calon istriku dan nada hanya sebagai selingan seperti niatku awalnya, aku tak ingin memutuskan pertunangan ini , aku sudah lama menunggu agar pertunanganku dan Adelia resmi seperti sekarang. Ya aku memang egois biarlah waktu nanti menjawab dengan siapa aku nantinya, lagi pula pernikahan ku dan Adelia dua tahun lagi, masih bisa untuk memilih.
Sepulang mengantar Nada kerumahnya , aku pun memacu mobilku kerumah Adelia sebelum dia menceritakan kepada orangtuanya bahwa aku bersama seorang gadis hari ini, aku tidak mau pertunangan ini di batalkan , aku sangat menginginkan Adelia sebagai istriku seperti niatku dari kecil.
__ADS_1
"Assalamu'alaikum ,aku mengucapkan salam didepan pintu rumahnya Adelia " waalaikumsalam ,jawab mamahnya Adelia dari dalam rumah. "Adelianya ada buk ,tanyaku kemamah ."ada dia dikamar, sebentar ya nak , duduk dulu sahut mamah Adelia lagi . Adelia pun keluar kamar dengan rambutnya yang di kuncir , untuk kesekian kalinya aku selalu terpesona dengan senyumannya yang selalu membuat ku ingin selalu di dekatnya. " ada apa bang Alvian tumben kemari , emang Abang gak lagi sibuk " tanya Adelia seolah menyindirku secara tidak langsung, ada yang mau Abang mau omongin sama kamu Del,kita ngobrolnya diluar aja ,sekalian jalan - jalan yuk, " ayo bang aku juga lagi gak mood nih dirumah,pamitin dulu sama mama bang, ayo bang kita bicara dari hati ke hati, biar aku puas nanti menanyai mu seolah - olah kamu tadi tidak mengenal ku , batinku.
Ternyata aku dibawa bang Alvian ke taman kota ,kami jalan - jalan seperti yang dikatakan bang Alvian , kulineran , karna aku memang orang nya bukan pemalu apalagi soal makanan , Hem semua aku suka , " kamu mau apa Del , tanya bang alvian.aku tunjukin semua tukang jajanan yang ada di taman kota, rasain kamu bang Alvian kenapa tadi siang sok sok gak kenal aku , padahal aku tunanganmu batinku dalam hati .Yakin kamu Del ngabisin ini semua?, tanya bang Alvian lagi. kenapa , Abang emang gak yakin sama aku , tanyaku kepadanya lagi. bukan begitu dek kalau gak habis kan mubazir, bang Alvian pun mengacak ngacak rambutku. kalau Abang gak yakin sama kamu gak Bakalan Abang mau nunggu kamu Del dari kecil, sampai sekarang , Abang maunya langsung nikah aja sama kamu Del, tapi kamu masih terlalu kecil Abang harus nunggu umur kamu minimal dua puluh tahun , Abang udah gak sabar dimana tiba waktunya kita nikah ."apaan nikah orang Abang tadi pura pura gak kenal aku waktu di kafe pelangi, atau jangan jangan Abang malu aku tunangan Abang, atau karna cewek yang sama abang tadi.cantik sih kakak yang tadi , serasi lah sama kamu bang .
" Abang bukannya munafik dek, emang cewek yang tadi itu pacar Abang sudah dua tahun ini Abang sama dia pacaran, nama cewek itu nada, dia orang nya baik, mandiri itu yang Abang suka dari dia.
__ADS_1
hahahaha apa perlu ditanya rasa seorang perempuan Del, kamu harus mengikuti apa kata ayah kamu kan, aku yakin ayah kamu tidak akan pernah setuju kalau kamu membatalkan pertunangan ini. dan coba kamu perhatikan apa memang pernah ayah kamu bertanya kepada mama kamu soal mengambil keputusan. tidak kan , dan kamu harus sadar bahwa perempuan dikeluargamu itu tidak ada harganya, ayah kamu yang buru - buru dulu menjodohkan kita, untung aku sayang sama kamu, kalau bukan karna aku cinta sama kamu, kelurga ku juga malu punya calon besan yang punya istri dua.sudah cukup bang kamu menghina keluargaku, ayah ku cuma punya satu istri yaitu mama ku.merasa geram aku pun menampar wajah bang Alvian.
seribu kalipun kamu menamparku memang kenyataannya ayahmu punya istri dua dan tidak setia kepada istrinya yaitu mamamu, dan kamu harus terima itu, jangan karna aku sayang kamu , kamu bisa menginjak harga diriku Del, aku sudah mencoba jujur kepadamu soal nada , malah kamu ingin membatalkan perjodohan ini, syukur aku masih menghargaimu sebagai calon istriku.
Kamu memang berengsek bang Alvian ,tapi kamu jangan coba memfitnah ayahku tidak setia kepada mamaku , aku ingin melihat mama ku bahagia dengan ayah walaupun aku harus mengorbankan kebahagiaanku .aku tidak memfitnah ayahmu del dan mungkin mamamu sudah mengetahui ayahmu sudah punya istri lagi , tapi mama mu menutupinya dari kamu Del, agar kamu tetap hormat kepada ayahmu di sisa umurnya.
__ADS_1
jadi aku harus apa bang Alvian ? aku capek dengan semua ini, dengan kepura-puraan ini , aku capek . aku menyerah dengan semua ini . aku mohon jangan lagi tambah masalahku bang Alvian.
jika kamu memang mau keluargamu terlihat baik - baik saja , maka kamu jangan ada pikiran untuk membatalkan perjodohan ini. dan jaga lah mama kamu agar selalu sehat. hapus air matamu dan sepulang dari sini perlihatkan senyummu pada mama.