
Pagi ini aku bangun sedikit lebih pagi dari pada hari sebelumnya Karna aku ingin membantu mamah untuk membersihkan rumah sebab acara semalam dan inilah hari pertama aku masuk sekolah disini sebagai murid pindahan.
Selesai acara perkenalan aku pun diberitahu buguru duduk di kursi kosong , "Hai kenalkan aku Fitri " ujar seseorang yang duduk dibelakang ku. "Hai juga aku Adelia " , jawabku. pelajaran pun dimulai memotong pembicaraanku dengan fitri.aku pun bersyukur karna tak ingin banyak berbicara untuk saat ini.
" Hai aku Dian" ucap seseorang yang menghampiriku ," murid pindahan darimana" tanya Dian lagi," dari kota x jawabku,aku Adelia sambungku lagi . " cantik , gumam Dian yang masih bisa aku dengar . " apa Dian" tanya ku lagi, bukan apa apa jawab Dian , " ayo ke kantin Adelia" ajaknya. kami pun bareng pergi ke kantin sekalian ada yang mengenalkan sekolah gratis pikirku.
Dikantin aku memesan bakso makanan kesukaan ku , seraya Dian mencari tempat duduk kosong aku pun memesan bakso untuk Dian juga. Aku membawa 2 mangkok bakso kami seraya mencari keberadaan Dian, kulihat dia melambai lambaikan tangan memanggilku.
" Adelia kamu kenapa pindah sekolah , kan tanggung 2 bulan lagi kita udah PKL " tanya Dian .Orangtua ku pindah ke kampung s, terus aku di ajak, kan bisa ngekost Del. ku perlihatkan kepada Dian cincin di jari manis ku agar dia tak bertanya lagi. Aku sudah tunangan dan tunangan ku gak bolehin aku ngekost, imbuh ku lagi .
__ADS_1
" Bener kamu udah tunangan Del" yah payah kamu gak bisa di dekatin lagi Del, ujar Dian mengusap kepalanya frustasi. hahaha kamu lucu Dian rambut mu berantakan begitu, sebagai teman bolehlah , masa gak boleh. aku maunya jadi orang spesial di hati kamu Del, dan ternyata kamu bukan takdirku, ujarnya lesu.
Kalau mau spesial ada tuh bakso spesial, mie ayam spesial,apalagi yang spesial ya ! ujarku lagi. udah udah gak lucu loh Del hatiku remuk redam nih kamu bikin, layu sebelum berkembang cintaku. hahahaha aku tertawa ternyata Dian lucu bisa membuat aku tertawa lepas sampai bisa melupakan kegundahan hatiku.
"Kamu masih mau kan jadi teman aku Dian"walaupun aku tidak seperti yang kamu harapkan, sepertinya tidak Del , Karena aku gak mau jadi sekedar teman kamu , aku maunya kita sahabatan.
Bel masuk pun berbunyi kami pun segera masuk ke dalam kelas kamu, aku dan dian berjalan beriringan sembari Dian menjelaskan tentang sekolah ,guru guru dan rencana kemana nantinya akan PKL.
Jam pelajaran pun selesai aku pun memasukkan buku ke dalam tas , aku hendak berdiri Fitri datang ," bareng yok Del", aku juga rumahnya di kampung s kok , kata Fitri , "ok ayo fit " kebetulan aku juga masih kurang tahu daerah sini, jawabku
__ADS_1
"Kamu kenal Sama dian "Del tanya Fitri ," tidak fit " aku gak kenal dian aku tadi kenalan sama dia waktu di sekolah dan dia mengajakku kekantin, aku maulah secara aku juga lapar , sambil aku senyum senyum ingat kelakuan Dian tadi di kantin. " kok kamu senyum senyum Del"jangan sampai kamu kerasukan pohon beringin yang disekolah tadi. wih ngeri takut aku Del .eh apaan sih fit orang aku cuma teringat tingkah nya Dian tadi di kantin, dia tuh lucu tahu , sampai sampai dia berpuisi sebentar tadi di kantin . "ah masa si Del yang aku tahu Dian itu gak banyak ngomong, kalem orangnya" , itu kan yang kamu tahu fit dian cool ,kalem yang aku tahu ma beda dian tuh lucu . jawabku lagi.
Tak terasa aku sudah sampai di depan rumah, " ayo mampir Fitri ajakku,wow rumah kamu bagus Del batu batu di halamannya juga bagus tersusun rapi, tapi lain kali aja ya Del, aku mau buru buru bantu ibu ke sawah . ok Fitri ,hati hati di jalan ya. "siip jawab Fitri".
"Tadi temannya siapa nak ", tanya mama tiba tiba membukakan pintu , Fitri mah jawabku."ayo masuk" , ganti baju habis itu makan siang mamah udah masak cumi tepung kesukaan kamu. horee cumi tepung seraya aku memeluk dan menciumi wajah mama ku, dasar anak anak tapi udah setuju buat menikah kata mama lagi, " mah jangan ngomong gitu lagi biarlah berjalan apa adanya seperti ini, ku yakin memang beginilah takdirku. ku lihat mata mama berkaca kaca seraya berkata tapi mama maunya kamu itu kuliah dulu raih cita cita mu dan menikah dengan orang yang kamu cintai nak.
tidak apa apa mah , aku senang kok bisa buat ayah sama mama senang , dan aku ingin melihat kalian bahagia mah , serta kita bersama terus batin ku , urusan hati belakangan serta aku pun memeluk mamaku yang kulihat semakin hari semakin kurus.selesai mengganti baju aku pun makan dengan mamah, "ayah kemana mah " tanyaku, ayah pergi ke kebun tadi udah mama bawain bekal makan siang ayah, memangnya kita punya kebun mah ? tanyaku lagi, punya lah nak kalau ayah gak ada kerjaan proyek ayah kekebun mengurus tanaman sawit kita , biar ada nanti buat pensiunan ayah sama mama dan buat nyekolahin kamu sama abang.heum enak cumi goreng buatan mama , aku suka aku suka , kataku seketika mamah pun menjewer telingaku serta berkata dewasa sedikit nak, 2 tahun lagi kamu sudah menjadi seorang istri. ampun mah ampun mah , iya iya aku akan lebih dewasa lagi serta jadi istri yang Soleha buat mamah sama ayah bangga punya anak seperti ku sahutku.
Selesai makan aku pun membereskan meja makan ,dan mencuci piring bekas makan tadi, ini sudah menjadi tugasku ,
__ADS_1
Aku pergi ke kamar , aku pun mengaktifkan ponsel ku, banyak pesan masuk dari nomor baru , aku baca pesannya itu dari Habibi, menanyakan aku dimana , kenapa gak masuk sekolah .tidak aku tidak boleh begini aku harus melupakan mereka pikirku ratusan pesan yang masuk tidak ku baca lagi. aku patahkan kartu lama ku, serta aku berniat besok akan menggantinya dengan nomor baru lagi. maafkan aku Habibi , Tina , kak Akbar. maaf aku seorang pengecut tidak berani secara langsung mengatakan nya kepada kalian . aku berharap semoga kalian membenciku serta kalian cepat melupakanku .aku mandi dan segera mengerjakan sholat ashar .selesai sholat aku memeriksa catatan tadi yang diberikan guru buatku serta mempersiapkan perlengkapan apa yang harus dibawa besok kesekolah.