Cinta Yang Hilang

Cinta Yang Hilang
Kepedulian bang Alvian 2


__ADS_3

Malam ini setelah kepulangan Bu nina bang Alvian menemaniku menjaga mama dirumah sakit. " mama mau apa ? tanyaku pada mama ketika melihat mama bergerak seperti orang yang gelisah. Bang Alvian pun refleks berlari ke arah mama yang sepertinya mau jatuh karna gerakan mama yang tidak seimbang.


" Mama mau ke kamar mandi nak dari tadi mama sudah nahan nahan, sekarang mama sudah tidak tahan lagi".Bang Alvian pun melirikku malu."mama kan pakai Pampers" ucapku. nanti Delia cek kalau sudah penuh pampersnya , kalau sudah penuh nanti akan Delia ganti mah , ucapku lagi. " mama mau BAB nak"ucap mama setengah berbisik. mama gak mau BAB di tempat tidur, mama gak bisa " , ucap mama lagi.


"Ayo mah, biar Alvian yang memapah mama ke kamar mandi. " tidak usah nak biar Adelia aja nak, mama malu sama kamu nak. Aku pun mencoba memapah mama ke kamar mandi,ketika mama turun dari ranjang,aku tidak bisa menahan tubuh mama agar tetap seimbang, kemudian kami terjatuh. aku dan mama sama - sama menangis saat terjatuh. " mama mending mati saja Del, mama gak ada gunanya, cuma menyusahkan kamu saja. " Mama jangan kayak gini aku pun mengelus kepala mama. " aku gak mau mama kenapa - napa. kalau mama gak ada aku sama siapa? hiks hiks hiks isakku.


" sudah - sudah mama sama Adel jangan nangis, biar Abang yang mapah mama ke kamar mandi. mama jangan sungkan Sama aku , anggap aku seperti Delia ma anak mama ! aku kan sebentar lagi akan jadi anak mama juga . mulai sekarang mama harus membiasakan diri menganggap aku anak kandung mama, dan jangan sungkan sama aku mah " ." iya nak" mama malu mama seperti orang bodoh sekarang harus di papah. tanpa bantuan orang lain mama cuma bisa tiduran ,hiks hiks Isak mama.aku pun memeluk mama serta mengatakan " mama jangan ngomong kayak gitu lagi ini sudah tugasku mengurus mama . ini mungkin kesempatan ku yang di berikan Allah untuk membalas jasa - jasa mama padaku waktu kecil.


Bang Alvian pun mengendong mama ke kamar mandi serta mendudukkan mama di closet.sekarang giliran Adelia mah. aku pun membersihkan tubuh mama. " aku sayang mama " ucapku. " mama juga sayang Adel " ucap mama.

__ADS_1


"kita harus kuat mah, kita pasti bisa tanpa ayah " ucapku lagi. mama pun mengangguk dan ku lihat air mata mama mengalir , aku pun menghapus air mata mama dan mengatakan" ini yang terakhir kita menangis karna ayah mah".


"Sudah selesai Del" tanya bang Alvian . " sudah bang ,Abang boleh masuk sekarang" ucapku. Bang Alvian pun menggendong mama ke ranjang ,serta memberi mama obat sebelum tidur.


" Del ngobrol diluar yuk" mama sudah tidur. sekalian temanin Abang makan malam tadi gak sempat karna buru - buru ke rumah kamu." kamu udah makan belum Del? tanya bang Alvian lagi belum bang tapi aku gak lapar. bang Alvian pun mendekat , serta dia menggenggam tanganku , dia mengatakan , jangan terlalu larut dalam kesedihan mu Del, ingat apa yang pantas kamu dapatkan dan itu butuh perjuangan , jangan menyerah , ada Abang yang selalu berdiri di belakang mu, semangat , aku pun tersenyum . nah gitu kan enak , bikin Abang gak lapar lagi karna senyuman mu. Abang ingin cepat cepat halalin kamu Del. seketika senyum ku memudar karna omongan bang Alvian," kamu kenapa Del ? tanya bang Alvian seraya melihat kedepan kearah pandanganku , ada mba nada yang mematung melihat kami bersama.


"Siapa dia bang ? tanya mba nada ke bang Alvian . ini Adelia sepupu Abang dek , mama nya lagi sakit , Abang nemanin dia jagain bibi disini, om lagi diluar kota , jelas bang Alvian . nyeri hatiku mendengarnya , tapi aku harus kuat , jangan gampang baper. "adek ngapain kesini? tanya bang Alvian balik. oh tadi Ade kirain siapa, soalnya kalau dari jauh Abang menatap ke Adelia mesra banget. nemanin mama control kesehatan bang.


"Kamu udah makan dek ? tanya bang Alvian ke mba nada. "sudah tadi bang "jawab mba Nada. Abang sama Adelia mau ke kantin mau makan Abang sudah lapar ,ucap bang Alvian " terus siapa yang jagain mamanya Adelia bang?, tanya mba nada. biar aku aja yang nemanin Abang makan , nanti yang punya Adelia di bungkus aja , kasihan bibi gak ada yang jaga . aku pun setuju dengan omongan mba nada bang , biar mba nada aja yang nemanin Abang makan, kasihan mama gak ada yang jaga bang , ucapku lagi.

__ADS_1


" Bye Adelia. seraya mba nada menarik bang Alvian .jujur aku cemburu melihatnya ,tunanganku dan kekasihnya pergi bersama didepan mataku, tapi aku harus kuat gak gampang baper. aku percaya jodoh ,maut ,dan rezeki tak akan tertukar.


Aku mendorong pintu ruangan mama ,kulihat mama membuka mata seraya bertanya" Alvian mana nak? lagi makan mah , tadi bang Alvian ketemu temannya , katanya ada yang mau dibahas berdua , jadi Adel balik deh , buat jagain mamah ,takut mama terbangun butuh sesuatu , eh ternyata beneran mama sudah bangun.


"Mama mau apa ? tanya ku.mama mau minum nak , tenggorokan mama terasa kering. ini mah seraya aku memberi mama minum . tadi mama dengar suara perempuan ngobrol sama kalian di depan , siapa perempuan itu nak? , tanya mama. oh itu tadi mba nada temannya bang Alvian."cantik ya Del orannya ? ,tanya mama lagi. cantik lah mah. jawabku.


" Kamu gak cemburu Alvian dekat dekat sama cewek lain Del? tanya mama lagi.gaklah mah itu haknya bang Alvian , lagian bang Alvian kan belum suaminya Adel. tapi kamu tunangannya loh nak , masak kamu gak cemburu , mama menggodaku lagi. itu terserah bang Alvian mah , kami belum nikah , jadi bang Alvian boleh menjalin hubungan dengan wanita lain selain adel.


"Mama ayo tidur lagi , Adel udah ngantuk nih ." iya - iya ayo tidur , kasihan kamu nak tidur di bawah. gak apa - apa kok mah ,jawabku tapi jangan tiap hari nanti badan Adel remuk nih, makanya mama cepat sembuh biar kita cepat pulang ,dan aku bisa tidur di kasur yang empuk sambil meluk mamah, Adel jamin besoknya pasti Adel semangat bangunnya.

__ADS_1


"Assalamu'alaikum , suara bang Alvian mengucap salam serta membangunkan ku , Del ini nasi bungkusnya dimakan ya ! ayo bangun , nanti nasinya keburu dingin. gak enak kalau dingin . sekalian Abang mau pulang , besok Abang kesini lagi ,jenguk mama , aku pun mengucapkan terimakasih pada bang Alvian,


__ADS_2