Cintaku Kembali

Cintaku Kembali
extra 5


__ADS_3

ini aku persembahkan buat pemilik akun "liebe_lie" "three_3" juga "Ria Diana Santi" yang selalu mendukung karya aku. terima kasih semuanya..walau tak seberapa hasilnya tapi itu tak penting. Aku suka menulis. ku ucapkan terima kasih banyak akan dukungannya..


Happy reading.!!!


"Sayang, kau baik baik saja?" tanya Aril sembari terus memijat pelan tengkuk sang istri.


"Iya, aku baik sekarang. Tadi perutku mual sekali, aku ingin makan tapi mencium aroma parfum seseorang yang seperti telur busuk membuat perutku mual. Tapi tidak mungkin kan ada orang pakai parfum telur busuk. Hidungku saja yang bermasalah sepertinya." jelas Ika sembari membersihkan mulutnya dengan tisu dari sis muntahannya.


Sekarang malah mulutnya terasa pahit, nafsu makannya hilang sudah.


"Ya sudah, ayo kembali. Kamu harus makan. Sedari pagi kamu sudah ikut sibuk di dapur." ajak Aril. Namun Ika menggeleng.


"Aku sudah nggak nafsu makan. Mulutku terasa pahit." keluh Ika.


"Emm, begini saja. Sekarang kamu istirahat di kamar tamu iya. Aku akan buatkan minuman hangat untukmu. Ayo." Aril menuntun Ika memasuki kamar tamu. Membuat Ika segera berbaring di ranjang lalu dia tinggalkan ke dapur.


Ika secara tidak sadar terus mengelus perutnya.


"Eh.." Ika tersentak sendiri, melihat tangannya yang tidak sadar mengusap perutnya.


"Apa aku hamil ya? Ini memang belum waktunya aku kedatangan tamu yang masih kurang lebih 4 hari. Apa aku cek saja? Tidak biasanya pula aku muntah muntah nggak jelas begini. Pasti kalau hidungku normal, parfum tadi baunya wangi kan." gumam Ika.


Tak lama, Aril telah kembali membawakan teh jahe hangat dan sepiring nasi beserta lauknya.

__ADS_1


"Sayang minum ini dulu." Aril menyerahkan gelas teh jahe itu. Ika meneguknya sedikit demi sedikit.


"Makan dulu, mau aku suapi?" tawar Aril. Entah kenapa Ika ingin bermanja dengan suaminya. Ika dengan cepat menganggukkan kepalanya.


Suap demi suap makanan itu terus masuk ke mulut Ika. Ika memakannya dengan senang hati. Rasanya makan dari suapan suaminya terasa lebih nikmat.


Perkiraannya tentabg kondisinya yang mungkin hamil tidak diberitahukan dulu pada Aril. Karena tidak ingin membuat suaminya itu kecewa jika dugaannya ternyata salah.


Makanan di piring tandas sudah. Segelas teh jahe juga telah habis. Ika merasa perutnya kenyang, membuatnya malah mengantuk.


"Sayang, kamu istirahatlah. Aku bawa keluar piring dan gelasnya. Tapi nanti aku ikut menemani tamu di luar ya. Beberapa rekan bisnis papa masih ada yang disini." ujar Aril.


"Iya, aku juga mengantuk. Biarkan aku tidur." jawab Ika yang tak keberatan sama sekali kalau ditinggal.


"Baiklah, nanti aku akan kembali jika para tamu sudah pulang." Aril membawa piring gelas itu keluar kamar itu.


...


Ika dengan alasan belanja ke minimarket, dia mampir ke apotik untuk membeli alat tes kehamilan. Dia sungguh penasaran dengan hasilnya. Sesampainya dirumah dia langsung mencobanya. Hari ini dia meminta libur sehari, dengan alasan kelelahan karena acara di rumah tuan Aran kemarin.


Saat hasilnya terlihat, Ika sampai meneteskan air matanya. Sangat bahagia, itulah yang dirasakannya. Ika ingin memberi kejutan pada suaminya.


Ika berniat untuk periksa kandungan pagi itu juga. Ika membuat janji dengan dokter rumah sakit besar lewat telfon. Jadi nanti sesampainya disana tidak perlu mengantri terlalu lama.

__ADS_1


Ika bersiap, menggunakan baju yang agak longgar di bagian perut. Karena menyadari kini ada yang hidup di dalam perutnya. Dia mengendarai mobilnya sendiri menuju rumah sakit.


Setengah jam berlalu, Ika sudah memarkirkan mobilnya di halaman rumah sakit. Dengan wajah yang selalu dihiasi senyum kebahagiaan Ika masuk ke dalam rumah sakit.


Ika menuju ke bagian pendaftaran, dan mwngatakan jika dirinya sudah punya janji dengan dokter kandungan. Dan dia dipersilakan untuk langsung menuju ke ruangan dokter kandungan.


Giliran Ika yang masuk untuk periksa. Ika dimintai keterangan, seputar keluhan atau yang sekarang sedang dirasakan. Lalu Ika diminta untuk berbaring di bangsal. Sang dokter kemudian menyingkap baju Ika lalu memulai pemeriksaan.


"Nyonya, selamat ya. Anda benar hamil. Lihatlah bulatan kecil ini. Ini adalah calon janin anda. Ini sudah berumur 4 minggu." jelas dokter.


"Dok, kenapa sangat kecil sekali?"tanya Ika.


"Memang segitu ukuran normalnya untuk calon janin umur 4 minggu. Baru sebesar biji kacang. Nanti akan tumbuh dengan sendirinya semakin membesar. Dan untuk menunjang pertumbuhannya, anda harus selalu memakan makanan yang penuh nutrisi. Juga saya sarankan untuk tidak terlalu lelah dalam beraktifitas. Jika ada keluhan segera periksakan ke dokter. Jangan sembarangan meminum obat tanpa resep dokter, karena itu bisa membahayakan calon janin anda." penjelasan dokter yang panjang itu sudah cukup membuat Ika mengerti.


"Suami anda dimana Nyonya? Saya harus menyampaikan sesuatu padanya juga." tanya dokter itu kenudian setelah mempersilahkan Ika turun dari bangsal.


"Eh,, saya ingin memberi kejutan untuk suami saya dok. Makanya tidak saya ajak kesini. Memang apa dok yang harus dibicarakan dengan suami saya?" Ika tersenyum bahagia.


"Oh begitu, baiklah akan saya jelaskan saja kepada anda. Nanti semoga suami anda mengerti." ucap dokter itu. Ika hanya menganggukan kepalanya.


"Perihal dengan hubungan suami istri. Jangan terlalu sering ya karena umur kandungan anda. masih terlalu rentan. Takutnya nanti bisa membahayakan kondisi calon janin anda. Ini hanya berlaku di trimester awal kandungan anda. Selanjutnya kalau memang tidak ada masalah akan bisa berjalan seperti biasanya. Namun tetap harus penuh dengan kehati hatian. Dalam melakukannya harus pelan pelan. Tidak boleh terguncang terlalu keras. Apa nyonya mengerti?" jabar dokter itu


Ika sedikit terperangah mendengar penjelasan dokter, ternyata perihal hubungan ranjang. Ika mengangguk mengerti. Setelah diberi resep obat, Ika segera keluar dari ruangan dokter kandungan lalu menuju loket obat untuk menebusnya.

__ADS_1


Ika sudah tak sabar memberi kejutan untuk Aril. Dipandanginya terus hasil cetak gambar USG tadi. Walau tidak jelas bentuknya, Ika selalu berbinar kalau menatap gambar itu.


...☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️...


__ADS_2