Dosenku Adalah Suamiku

Dosenku Adalah Suamiku
1 Awal yang Baru


__ADS_3

Awal tahun 2020, pagi yang begitu cerah, udara yang sejuk mendengarkan burung burung menyanyi indahnya.... semoga awal tahun ini menjadi awal tahun terbaikku dan semoga tidak ada yang merusak mood aku pagi ini.


Perkenalkan aku Rita Ratna Sari biasa dipanggil Rita atau enggak sayang hehehe... kelamaan jomblo sih\, umurku 20 tahun ya sebentar lagi masuk umur ke 21 tahun yeee makin tua... hahaha\, aku kuliah di Bandung\, di Universitas Sukmajaya baru kuliah semester 5 jurusan Kesenian. masih mudakan aku "terlalu pede". Tinggiku 160 cm\, aku tipe orang yang cuek sama penampilan selagi aku nyaman dengan apa yang aku pakai oke aja tu. Aku paling takut ketinggian tapi selalu senang kalau di ajak pergi kegunung atau puncak\, *nah loh udah tau takut ketinggian malah pergi ketempat begituan cari mati ini anak*. Ya begitu lah aku\, rasa takut hilang setelah melihat pemandangan yang indah. hmmm... sepertinya cukup perkenalan nya.


****


Libur begini enak nya itu tidur-tiduran dan bangunnya siang. Tapi tidak untuk hari ini, diwaktu libur begini aku harus kekampus karna ada matakuliah pengganti. duh tu dosen masih awal tahun udah merusak mood aja, emang ya dosen seenak nya dia aja milih jadwal.


Ring....ring...ring...


Hp ku berbunyi, aku yang sedang mencatok rambut kanget dengan suara Hpku. ku mulai menggambil Hpku yang berada di atas tempat tidur dan mengangkatnya dengan menghidupkan speaker.


"Rita..... lo dimana sih??!!!" Teriak seseorang dari kejauhan, "lo gak lupakan kalau hari ini itu kelas nya pak Budi dosen kiler itu, kalau sampai telat bisa-bisa tidak di kasih masuk dan kenak palang selama 3 hari...!!!


"Duh... Ditaku yang cantik bisa tidak suara nya di pelanin gak usah teriak-teriak gitu sakit nih kuping gue dengar lo teriak-teriak" kesel Rita.


"hehehe sorry Ri kelepasan, eh lo dimana? jadikan lo jemput gue? gue udah siap nih dari tadi nunggu lo lama banget lagi!!!"


"iya jadi, gue lagi catok rambut dulu dikit lagi kelar nih, gara-gara lo nelpon gue gak siap nyatoknya nih"


"jangan lama... satu jam lagi kita masuk loh awas lo kalau telat gue cincang-cincang lo!!" ancam Dita.


"Ih atut... yaudah ini gue mau jalan ke tempat lo, bye..." mematikan sambungan telpon tadi.


Dita adalah sahabat Rita dari SMA, teman superduper bawel, selalu berpenampilan modis dan hobinya adalah makan. Masih ada 2 sahabat Rita yang lain yaitu Putri dan Cantika, Rita bertemu dengan mereka pas masuk kuliah dulu, mereka yang samperin Rita deluan ya karna waktu itu Rita belum ada teman dan selalu sendiri di pojokkan kelas. Sebelum tau kalau Dita juga kuliah disitu. yang paling rajin untuk mengerjakan tugas ya mereka berdua, Putri satu-satu nya teman yang pakek kerudung dan dia sama dengan Rita tidak terlalu memikirkan soal tampilan.


Rita sudah menyelesaikan catokannya dan mulai memasukan perlengkapan kuliah kedalam tas tidak lupa dengan hp dan kunci mobil. Rita keluar kamar dan turun kelantai bawah untuk menyapa Mama dan Papanya.

__ADS_1


"Pagi Ma... Pa..." sapa Rita.


"Pagi sayang..." ucap mama dan papa.


"Loh kamu mau kemana libur gini?" tanyak Mama.


"Mau kekampus Ma, ada kuliah tambahan dikampus" mengambil roti diatas meja.


"Libur pun kuliah juga, ada-ada aja tu dosen kamu" Papa menggeleng-gelengkan kepalanya sambil melanjutkan baca koran.


"yaudh Rita mau berangkat dulu Ma Pa, udah telat" meminum segelas susu dan menyelami Mama Papa.


"Iya hati-hati kalau nyetir jangan ngebut-ngebut ya sayang" perintah Mama.


"Iya Ma... Assalamualaikum"


Rita berjalan menuju kegarasi, digarasi sudah ada Pak Mamat yang siap untuk memanaskan mobil Rita dan mengecek mobilnya.


"Pak tolong dicek ya mobilnya ada kendala atau tidak" ucap Rita dengan sopan sekaligus memberikan kunci mobilnya.


"Baik neng" mengambil kunci mobil.


lagi-lagi Rita di telpon oleh sahabatnya yang bawel itu, siapa lagi kalau bukan Dita.


"Rita.... lo dimana? kenapa lama sekali? gue udah nungguin lo diluar kos mana panas lagi dan lo sampai sekarang belum juga muncul!!!"


"Iya gue lagi dijalan ini, sabar dikit dong princess"

__ADS_1


"Cepatan ya... gue tidak mau telat" Dita mematikan telepinnya.


Rita hanya menggeleng-gelengkan kepala nya tidak ngerti lagi dia dengan siafat sahabatnya satu itu.


"Neng mobil nya sudah bapak panaskan dan juga sudah diperiksa tidak ada kendala apa-apa neng" ucap Pak Mamat.


"Makasih pak" ucap Rita dengan sopan dan masuk kedalam mobil. "Rita pamit dulu Pak, Assalamualaikum" sambil tersenyum.


"Waalaikumsalam" ucap pak mamat.


Rita melajukan mobilnya menuju ketempat Dita yang tidak terlalu jauh dari rumah Rita.


Sesampainya Rita ditempat Dita terlihat Dita sudah menunggu diluar kosannya.


"Lo ngapain aja dadan lama nya bukan main" protes Dita.


"Sorry... gue sarapan dulu tadi, hehehe" tawa Rita.


"Yaudh yuk jalan keburu telat nanti"


Rita menjalakan mobilnya kembali menuju kekampus. dari tempat mereka kekampus berjarak cukup jauh sekitaran 30 menit itu kalau tidak macet, kalau macet sekitaran 45 menit sampai 1 jam deh. karna hari libur jalanan tidak terlalu mecet karna banyak orang berlibur ke puncak.


Rita dan Dita akhirnya sampai juga dikampus, Rita mulai memakirkan mobilnya setelah selesai memakirkan mobil Rita dan Dita keluar dari mobil. Mereka mulai berjalan menuju lobi kampus, selagi mereka jalan Rita yang tidak memperhatikan jalan hampir tertabrak dengan motor.


tin....tin...tin...


bruk...

__ADS_1


__ADS_2