Dosenku Adalah Suamiku

Dosenku Adalah Suamiku
Bab 17


__ADS_3

Hari ini sudah seminggu mereka berbulan madu, sisa seminggu lagi mereka akan bulan madu di negeri yang berbeda, Anna sangat bahagia rasanya bersama Rangga yang sudah menjadi suaminya.


"Kamu cantik sekali sayang". Ujar Rangga pada istrinya.


"Massa? jangan gombal deh". Ujar Anna pada suaminya.


"Seriusan sayang, aku ngga gombal". Ujar Rangga pada Anna sambil tersenyum.


Anna hanya tersenyum pada Rangga, namun hanya beberapa menit karena Anna merasakan perutnya bergejolak, Anna langsung lari ke kamar mandi di ikuti Rangga yang khawatir.


Hoekk.. Hoekk.. Hoeek


"Sayang kamu kenapa? kita ke rumah sakit ya?". Tanya Rangga pada istrinya dengan Khawatir.


"Mungkin masuk angin, udah nanti juga sembuh kalau ditidurin". Jawab Anna lemas pada Rangga.


"Tapi aku ga tega liat kamu sakit sayang, kita ke rumah sakit aja ya". Ujar Rangga pada Anna..


"Gausah sayang, lagian cuman mual doang gapapa kali, ga parah ini kok". Ujar Anna pada suaminya.


"Beneran gapapa sayang?". Tanya Rangga pada istrinya.


"Iyaa beneran gapapa sayang". Jawab Anna sambil tersenyum pada suaminya.


"Yaudah untuk hari ini kita diem aja di apartemen ya jangan keluar, kamu lagi sakit Syaang, jangan ada tapi tapi an". Tegas Rangga pada istrinya.


"Yaudah iyaa sayang". Ujar Anna pada suaminya.


Anna pun tidur di kasurnya karena badannya lemas, sementara Rangga pergi ke dapur memasak untuk istrinya, beberapa menit kemudian Rangga kembali ke kamar.


"Sayang, nih aku bawain bubur buat kamu, makan ya". Ujar Rangga pada Istrinya.


Rangga pun mengecek kening istrinya betapa terkejutnya ia karena istrinya demam tinggi, Rangga langsung saja menggendong istrinya untuk dibawa ke rumah sakit.


"Sayang hey bangun". Ujar Rangga sambil berlari keluar apartemen.


"Padahal kemarin tadi pagi kamu baik baik aja sayang, kenapa tiba tiba gini sih". Gumam Rangga sambil melihat istrinya.


Beberapa menit kemudian ia sampai di rumah sakit, Anna langsung ditangani oleh dokter sementara Rangga diam diluar ruangan sambil mondar mandir membuat yang berada disampingnya pusing.


"Bisa ngga lo tuh diem aja gausah mundar mandir gitu, pusing gue liatnya". Ujarnya pada Rangga.


"Ya lo gatau sih gue Khawatir banget sama istri gue Felix". Ujar Rangga pada temannya .


"Mending lo berdoa aja daripada mundar mandir kaya gitu, tenangin diri lo bro, gue tinggal dulu kasihan pacar gue nungguin". Ujar Felix pada temannya.


"Yoi makasih ya bro". Ujar Rangga diangguki oleh nya.


Ting!

__ADS_1


...Mommy Alexa ❤...


...Online...


Sayang kalian gapapa kan? perasaan Mommy ga enak nih.


^^^Rangga sama Anna baik baik saja kok Mom.^^^


Beneran? ngga lagi bohongin Mommy kan? Anna lagi apa sekarang?.


^^^Maafin Rangga mom, tapi Rangga gamau bikin Mommy khawatir, seminggu yang lalu Anna masuk rumah sakit karena kebentur meja runcing, terus sekarang Anna masuk rumah sakit karena demam tinggi, maafin Rangga mom.^^^


APAA!! terus bagaimana keadaan Anna sekarang? Mommy kesana ya sama yang lain.


^^^Seminggu yang lalu Anna ingat semua tentang masa lalu nya mom, kalau sekarang masih di periksa dokter, ga perlu mom.^^^


Ngga bisa, Mommy sekarang kesana sama yang lain, kirim alamatnya ke Mommy.


Setelah Rangga mengirim alamat nya, dokter keluar dari ruangan, Rangga langsung berdiri saat melihatnya.


"Gimana dok keadaan istri saya?". Tanya Rangga pada dokter tersebut.


"Selamat pak, anda akan menjadi seorang ayah karena istri anda hamil, tetapi harus di rawat beberapa hari karena demamnya sangat tinggi". Jawab dokter tersebut pada Rangga.


"Apaa? istri saya hamil dok? umurnya berapa minggu dok? ". Tanya Rangga dengan raut wajah senang.


"Iyaa pak, usia kandungannya satu minggu pak, silahkan masuk karena pasien sudah sadar". Ujar dokter tersebut.


Rangga masuk ke dalam ruangan, Anna yang merasakan pintu terbuka langsung melihat ke arah pintu, segera Rangga menghampiri Anna lalu memeluknya dengan pelan.


"Aku kenapa sayang? kenapa ada dirumah sakit?". Tanya Anna pada suaminya.


"Kamu sakit demam sayang tadi kamu pingsan pas aku ke kamar". Jawab Rangga pada istrinya.


"Terus kata dokter gimana?". Tanya Anna pasa suaminya.


"Kamu harus dirawat selama beberapa hari sayang , seperti nya bulan madu kita akan tertunda, sesudah dirawat kita pulang ke Indonesia ya". Jawab Rangga pada istrinya.


"Loh kenapa ditunda Syaang?". Tanya Anna dengan cemberut.


"Karena Di dalam sini sudah ada penghuni nya". Jawab Rangga sambil mengelus perut ratanya.


"Haaa, aku hamil? aku akan menjadi seorang ibu?". Tanya Anna dengan gemetar karena terharu.


"Iyaa sayang, kamu hamil usianya baru satu minggu". Jawab Rangga pada istrinya.


"Beneran kan? kamu ga bohong?". Tanya Anna pada suaminya.


"Beneran lah masa aku bohong sih". Jawab Rangga pada istrinya.

__ADS_1


Terimakasih tuhan, kau telah mengabulkan doa ku. Batin Rangga sambil tersenyum.


Saat keduanya hampir saja berciuman, tiba tiba ada yang masuk ke dalam ruangan tanpa mengetuk pintu, membuat keduanya melihat siapa orang tersebut yang ternyata adalah Andrio serta di susul oleh yang lainnya.


"Loh kok kalian bisa ada disini?". Tanya Anna pada mereka semua.


"Insting seorang ibu gamungkin salah sayang, pasti kamu kenapa kenapa kan". Jawab Mommy Alexa pada putrinya.


"Aku cuman demam kok mom". Ujar Anna membuat semuanya kaget.


"Cuma kamu bilang? demam tinggi gini kamu bilang cuma ssyang?". Tanya Mommy Alexa saat mengecek suhu tubuh anaknya.


"Hehe sorry mom, Mommy jangan marah dong kasian anak aku". Ujar Anna membuat yang lain kaget.


"Haaa anak kamu? mana Mommy ga liat?". Tanya Mommy Alexa sambil melihat kanan kiri.


Rangga dan Anna yang melihatnya pun tersenyum, mereka berdua langsung saja mengarahkan tangan mereka dengan cara mengelus perut rata Anna, membuat Andrio heboh begitu juga dengan yang lain.


"Wahh ponakan gue lagi proses?". Tanya Andrio dengan heboh.


"Wahh akhirnya aku bakalan jadi Aunty". Ujar Rania senang.


"Ya ampun selamat ya sayang". Ujar Mommy Alexa memeluk putrinya.


"Wah kita akan menjadi opa oma". Ujar Daddy Dimitri pada mereka.


"Hahaha iyaa bener bro". Ujar Daddy David pada sahabatnya.


"Wahh Anna Selamat yaa, semoga lancar sampai nanti lahiran yaa". Ujar Clara yang ikut menyusul ke Paris.


"Terimakasih yaa doanya Rara". Ujar Anna membuat Clara sedih karena terharu.


"Kamu udah ingett semuaa nya syaang?". Tanya Mommy Alexa pada anaknya.


Padahal gue udah kasih tau di chat tadi, Aishh dasar Mommy Alexa. Batin Rangga sambil tersenyum.


"Iyaa mom aku udah inget semuanya termasuk kak Rangga suami aku". Jawab Anna dengan tersenyum pada mereka.


"Oh ya kandungan kamu berapa minggu?". Tanya Mommy Jinny yang sedaritadi diam.


"Baru satu minggu sih kata dokter". Jawab Anna pada Mommy Jinny.


Mereka semua akhirnya berbincang riang diruangan Anna, untung saja ruangan Anna layaknya rumah karena VVIP, Rangga yang berada dikursi duduk samping Anna pun mengelus perut ratanya Anna.


Baik baik di dalam sana ya sayangnya Ayah, jangan repotin bunda oke. Batin Rangga sambil tersenyum.


Bagaimana kelanjutannya?


Maaf telat update, semalam lupa nulis naskahnya :)

__ADS_1


Jangan lupa Like and Comment juga Vote ya gays :)


__ADS_2