Dosenku Adalah Suamiku

Dosenku Adalah Suamiku
15 Rencana Liburan


__ADS_3

seperti biasa Rita bangun siang setiap hari minggu, entah kenapa Rita susah sekali bangun pagi di hari minggu rasanya matanya berat untuk di buka.


Tok... Tok... Tok


Terdengar suara pintu kamar Rita yang di ketok, karna berisik Rita menutup seluruh tubuhnya dengan selimut.


cklek, pintu kamar di buka.


"Rita ayok bangun sayang" suara Mama yang lembut membangunkan Rita.


"Nanti deh Ma lagian ini hari minggu"


Mama membuka gorden kamar Rita, membuat pemilik kamar merasa terganggu dengan silaunya matahari yang masuk kekamar.


"Ayok sayang bangun" Mama membuka selimut Rita dan menarik tangan Rita.


"Ih Mama gak seru!" kesal Rita.


"Udah jam 10 gak bagus anak perempuan bangun siang."


"Biasa nya juga Rita bangun siang gak kenapa-kenapa tu."


"Ini beda, Mama kan udah bilang Mama mau terus cariin kamu calon" Mama tersenyum.


"Terus..."


"Orang nya udah tungguin kamu di bawah tu"


"Hah Mama bercanda?" Rita melebarkan matanya.


"Ngapain Mama bercanda."


"Mama kenapa gak kasih tau aku dulu sih" Rengek Rita.


"Rencana kemarin Mama mau kenalin kamu ke dia, eh dia nya malah gak bisa yaudh hari ini tiba-tiba dia kasih kabar kalau mau kesini" jelas Mama senang.


"Enggak mau ah, Rita mau tidur aja" Rita menarik selimutnya kembali.


"Gak boleh gitu dong sayang, kasihan dianya udah jauh-jauh kemari malah kamu gak mau temui dia" Mama mencoba membujuk.


"Hmm iya iya, Rita nurut, yaudh Rita mau siap-siap dulu" Rita kembali duduk.


Mama tersenyum.


"Kali ini Rita boleh pakek baju apa aja kan?"


"Iya sayang boleh" Mama mengelus rambut Rita.


"Yaudah Mama keluar dulu, Rita mau siap-siap dulu."


"Jangan lama-lama" perintah Mama.


Rita dengan males nya turun dari kasur dan berjalan menuju kamar mandi. Pada hal Rita itu paling males mandi kalau hari libur (nah siapa disini yang kayak Rita).


selesai mandi Rita membuka lemari baju nya, ia memilih baju yang menurutnya lebih santai dan nyaman di pakai. dan pilihan Rita jatuh kepada outfit ini.



Akhir-akhir ini Rita lebih senang menggunakan rok ketimbang jelana, menurut nya menggunakan rok lebih nyaman, gak ribet dan tampak lebih kalem (walaupun Rita gak ada sisi kalem nya).


Selesai memilih baju Rita menuju ke meja rias nya, ia menggunakan bedak setipis mungkin dan lipstik berwarna pink kalem agar nampak lebih natural. Selanjutnya Rita menata rambut, Rita hanya mengkuncir rambutnya saja dan menggunakan poni didepan, membuat penampilan Rita lebih imut.


Setelah selesai semua, Rita turun dari kamar menuju ruang tamu, disana sudah ada Papa, Mama, Kak Radit, dan juga pria yang tidak Rita kenal. Rita berjalan mendekat kepada Mama.


"Nah ini dia anak nya yang udah di tunggu-tunggu" ucap Mama melihat Rita.


"Rita ini Riki anak nya tante Susi yang punya butik itu kamu tau kan?" Mama memperkenalkan Riki.


Rita hanya mengangguk.


"Riki ini anak Tante Rita, gimana menurut kmu?" Mama melihat Riki.


"Cantik Tan, Saya Riki Angkasa" Riki mengulurkan tangan.


"Rita Ratna Sari" ucap Rita singkat menerima uluran Riki.


"Yasudah kalian jalan aja sekarang" ucap Mama dengan bahagia.


Rita menyalami Mama dan Papanya.


"Hati-hati ya jangan pulang malam" ucap Papa mengingatkan.


"Enggak akan pulang malam kok Pa, sore siang juga udah pulang."


Rita mendekati Kak Radit.


"Lo gak mau ikut bareng gue?" bisik Rita ke kuping Kak Radit.


"ngapain gue ikut?" tanya kak Radit heran.


"Lo rela gitu adek satu-satunya pergi bareng cowok yang gk di kenal? kalau tiba-tiba gue di apa-apain gimana?" tanya Rita masih berbisik.


"Yaudh paling lo cepat di nikahin nya" jawab Kak Radit santai.


Rita mencubit pinggang Kak Radit.


"Aduh..." Rintih Kak Radit.


Mama, Papa dan Riki melihat ke arah Rita dn Radit. Rita hanya cinngir saja melihat mereka.


"Ayok dah ikut" paksa Rita.


"Nanti gue kenalin sama teman gue Dita deh" lanjutnya


"Hah lo serius?!"


Rita mengangguk.


Kak Radit dari dulu suka dengan Dita, sejak Rita dan Dita masih SMA dulu. Tapi kak Radit tidak berani untuk mengungkapkan nya. jangan diungkapkan, memandang nya saja kak Radit tidak berani.


Rita heran dengan Kakak nya satu itu, kok bisa ya dia menyukai Dita selama itu tanpa dia ungkapkan. Kalau Kak Radit bilang sih lebih baik mencintai dalam diam dulu, kalau udah mapan baru deh ungkapin dengan datang langsung menemui orang tua nya. Bisa di bilang romantis juga sih, tapi kalau kelamaan yang ada di tikung orang lagi.

__ADS_1


"Yaudh gue ikut" ucap Kak Radit senang.


"Ma, Pa Rita boleh ajak Kak Radit sekalian gak?"


"Terserah Riki nya" jawab Papa melihat Riki.


"Boleh ya Kasihan Kak Radit dikurung terus di rumah gak keluar-keluar selama disini" ucap Rita dengan muka sedih.


"ya silahkan saja" ucap Riki memperbolehkan.


"Oke Kakak ganti baju dulu" Kak Radit langsung berlari menuju kamarnya.


Rita mengeluarkan HPnya untuk mengirim pesan terhadap Dita.


To:Dita.


Dita lo gk bosan dikos terus? lama-lama lo jadi sarang nya Laba-laba kelamaan di kos. mending ikut gue jalan yuk, kayak nya enak kalau kita ke puncak?


sand


Rita melihat Riki yang sedang asik mengobrol dengan Papanya.


"Oh ya kita mau jalan kemana nih?" tanya Rita melihat Riki.


"Terserah Rita aja" jawabnya.


"Hmm gimana kalau puncak kayak nya seru!" ajak Rita.


"Boleh gak Ma Pa?" Rita melihat kearah Mama Papanya.


"Apa gak macet jalan puncak?" Papa melihat Riki.


"kalau naik yang seberapa macet om, paling waktu turun baru macet" jawab Riki.


"Gimana kalau kalian ginap aja, kebetulan Tante dan Om ada villa disana" Ucap Mama memberi saran.


"Emang boleh?" tanya Rita menatap Mama.


"Boleh kan kamu pergi nya sama Kak Radit" jawab Papa mengizinkan.


"Kalau Rita ajak teman Rita gimana? Biar tambah rame"


"Terserah kamu" ucap Papa tersenyum.


"Makasih pa ma" Rita menciumi Mama Papanya.


Rita pun berlari menuju kamarnya menyiapkan baju untuk ia menginap. Tidak lupa Rita memberi kabar kepada Kak Radit dan Kak Radit pun sangat senang.


Rita mengambil Hpnya membuka aplikasi whatsapp dan mencari nama grup dia dan teman-temannya, setelah ketemu Rita langsung menekan tombol panggilan video call.


Video Call


Putri: Assalamu'alaikum Rita.


Rita: Waalaikumsalam Put.


yang pertama angkat Putri selanjutnya Dita dan terakhir Tika.


Tika: ada apa sih Ri?


Dita, Tika, dan Putri : Enggak.


Rita: kebetulan gue mau ajak kalian liburan ke puncak mau gak? besok kan kita gak ada kelas nih, kita berangkat sekarang pulang nya besok giman?


Putri: siapa aja yang pergi Ri?


Rita: Gue, kak Radit dan teman nya Kak Radit.


**Dita: seru tuh gue ikut deh, ayok Put kita ikut kapan lagi coba liburan gratis.


Dita: lo tadi chat gue bilang ini juga gue kira lo cuman ajak gue aja**.


Rita: gue kira bakalan pulang-balik, tapi ortu gue malah suruh gue nginap disana, yaudh gue ajak aja kalian.


**Putri: putri mau deh.


Dita: gue juga mau**.


Rita: yaudah nanti gue yang jemput kalian, jangan lama nanti keburu sore.


Dita, Putri dan Tika: oke.


Rita:Assalamu'alaikum.


**Dita, Putri dan Tika: waalaikumsalam.


end**


Rita mengakhiri panggilan telpon, Rita begitu senang melihat teman-teman nya pada senang. Dia bersyukur bisa membuat semua temannya merasakan kesenangan.


Tok... Tok... Tok


Cklek.


Kak Radit masuk ke dalam kamar Rita dengan membawa tas ransel superduper besar.


"Kakak mau pindah?" tanya Rita melihat tas Kak Radit yang penuh dengan bawaanya.


"iya enggak lah, ini isi nya permainan yang akan kita mainkan disana biar gak bosan" jelas Kak Radit.


"Oh"


"Gimana Dita ikut kan?" tanya Kak Radit antusias.


"Iya ikut teman gue yang lain juga ikut."


"Wih rame nih"


"Yaudah ayok kita turun gak enak tamu nya tunggu lama" Ucap Rita.


Kak Radit berjalan keluar kamar dan Rita mengambil gitarnya dan menyusul kak Radit yang sudah di luar kamar.

__ADS_1


"Eh kak nanti kalau teman gue tanya Riki siapa jawab aja ya kalau itu teman lo, awas kalau lo bilang calon bakalan gak gue bantu lo dekat sama Dita" ancam Rita.


"Iya tenang aja sih"


mereka pun turun dan berjalan ke ruang tamu.


"Udah pada siap?" tanya Riki melihat Rita dan Kak Radit datang.


"Udah" jawab Rita.


"Ma Pa Rita berangkat dulu ya" salam Rita.


"Iya sayang Happyfun ya" ucap Mama menciun kening Rita.


Kak Radit pun menyalami Papa Mama dan juga Riki.


"Assalamu'alaikum" ucap mereka bertiga.


"Waalaikumsalam"


Rita melihat mobil Riki yang terpakir di luar pagar rumahnya, "Kita naik mobil Jazz?" tanya Rita memandang Riki.


Riki mengangguk.


"Ya gak muat dong kan kita pergi berenam" Rita menjelaskan.


"Terus naik apa?" tanya Riki heran.


Rita kembali masuk kedalam rumah.


"Pa Rita pinjam mobil inova Papa dong, mobil Riki gak muat untuk kita berenam" jelas Rita


"Yasudah Papa ambil kuncinya dulu"


"Kenapa gak naik Avanza kamu sayang?" Mama melihat Rita


"Gak enak ma lebih enak naik inova Papa lebih luas dan nyaman juga."


"Alah alasan bilang aja gak ada minyak kan?" tebak mama.


"Nah itu mama tau, lagian Rita juga jarang naik mobil yang itu kalau bukan untuk pergi rame-rame" tawa Rita.


Papa kembali dengan membawa kunci mobil.


"Nah ingat minyaknya di isi" ucap Papa memberi kunci mobil dan sejumlah uang kepada Rita.


Rita menerima nya dengan senang hati, "Makasih pa" mencium Papa dan Mama.


Rita pun berjalan kembali keluar, Rita menghampiri Pak Mamat yang berada di pos satpam.


"Pak Mamat!" seru Rita membuat kanget Pak Mamat.


"Aduh neng jangan ngangetin Pak Mamat dong."


"hehe maaf Pak, Pak tolong keluarin mobil Papa yang Inova ya. "


"Siap neng Pak Mamat laksanakan."


Rita tertawa melihat kelucuan Pak Mamat. Rita kembali menghampiri Kak Radit dan Riki yang duduk di teras rumah.


"Siapa yang mau nyetir?" Rita melihat kepada dua cowok di depan nya.


Riki dan Kak Radit saling melempar pandangan.


"Lo aja" ucapan mereka berdua serentak melihat Rita.


"Uh apa juga ada dua cowok kalau ujung-ujung gue yang harus nyetir" kesel Rita.


"Ya lo aja dulu jemput teman-teman lo setelah itu baru gue yang bawa sampai ke puncak" ucap Riki menjelaskan.


Rita pun setuju. Mobil sudah siap di keluar kan oleh Pak Mamat, mereka bertiga berjalan keluar menuju mobil.


"kunci mobil lo kasih aja ke Pak Mamat, tenang aja aman kok disini" ucap Rita melihat Riki.


Riki pun memberikan kunci mobil nya kepada Pak Mamat, Pak Mamat menerima kunci mobil milik Riki.


"Pak kita pergi dulu, Assalamu'alaikum" ucap Rita berpamitan.


"waalaikumsalam hati-hati neng."


Riki duduk disamping Rita dan kak Radit duduk di belakang. Rita melajukan mobilnya menyusiri jalanan Bandung. pertama-tama Rita menjemput Dita karna kos Dita lebih dekat dari pada kos Putri dan Tika.


Sesampainya Rita didepan kos Dita, Rita menelpon Dita untuk segera keluar. tidak berapa lama Dita pun keluar Kak Radit membantu Dita memasukan barangnya ke dalam bagasi. Dita naik di kursi tengah bareng dengan Kak Radit.


Rita pun melajukan mobilnya lagi ke jalan menuju kampusnya, ya karna kos Putri dan Tika berada dekat dengan kampus, setengah jam Rita sudah sampai di depan kos Tika dan Putri. mereka berdua keluar dari dalam kosan.


Rita turun dari mobil membantu temannya memasukan barang-barang bawaan mereka sekaligus mengatur tempat duduk mereka.


"Oke siapa mau duduk paling belakang?" tanya Rita melihat satu-satu teman nya.


"Gue aja deh biar bisa tidur" jawab Tika.


"Yaudah gue sama Tika duduk di belakang, Putri dan Dita di tengah dan yang cowok didepan" ucap Rita mengatur tempat duduk.


"Lo yang bawa gih" perintah Riki kepada kak Radit.


"Gue males lo aja deluan yang bawa nanti begitu mau sampai di puncak gue yang bawa" tolak kak Radit.


Dengan terpaksa Riki pun menuruti, mereka semua menaiki mobil. Riki mulai menancap gas menuju puncak.


******


Seru ya mereka pada liburan, apa lah daya kita yang harus di rumah aja hehehe.


Selamat menjalankan ibadah puasa gaes, jangan lupa tetap jaga kesehatan dan di rumah aja sambil baca DAS.


--------------------------------


Jangan lupa setelah selesai membaca tinggalkan jejek berupa komen dan like. jangan jadi Silent Leader oke😉


Dukungan kalian sangat berati agar author lebih semangat lagi untuk melanjutkan cerita ini.

__ADS_1


Follow ig author: @p_putri97 untuk kasih saran, kritik, melihat spoiler setiap BAB DAS dan kalian bisa tanya-tanya ke author langsung melalui IG Author.


Happy Reading gaes..... ❤❤


__ADS_2