Dosenku Adalah Suamiku

Dosenku Adalah Suamiku
Bonus Bab 6


__ADS_3

"Aliraa Quenzaa Alexandra!!". Teriaknya pada gadis tersebut.


"Apaan sihh pribumi!!". Teriaknya kesal pada pria tersebut.


"Kamu!! beranii melawan saya!!". Teriak Bumi yang tak lain adalah adik dari Bintang dan Bulan.


"Maaff pak boss!!". Ujarnya sambil menundukkan kepalanya pada Bumi.


"Sekarang salin semua berkas ini, cepat!". Ujarnya sambil melempar berkas itu pada Alira.


"Nyenyenye". Gumamnya kesal.


"Jangan menggerutu kamu!!". Teriak Bumi padanya.


Alira merasa kesal bukan main pada bosnya itu, tetapi yang ia tidak sadari adalah Bumi yang tersenyum senang melihat kekesalan Alira, ia sengaja melakukan semua itu karena ia memang sangat mencintai Alira tapi kelakuannya itu membuat Alira merasa kesal.


"Kamu sangat menggemaskan Alira". Gumamnya sambil menatap Alira.


"Bapak jangan tatap saya terus, nanti suka saya ngga tanggung jawab loh". Ujarnya tanpa menatap Bumi yang merupakan bosnya.


"Terserah saya mau natap kamu atau engga, saya yang punya mata". Ujar Bumi dengan santai pada Alira yang merupakan Sekretarisnya.


Ting!


...Bundaku Sayang...


...Online...


Jangan lupa bawa pesenan bunda ya sayangku


^^^Okee siap bundaku sayang 😘^^^


Siip sayang, ah iyaa bawa juga Alira ke rumah ya sayang, jangan ada penolakan, ini perintah!!


^^^Okee siap bundaku yang cantik^^^


Yaudah semangat kerjanya sayang, semangat juga mendapatkan hati Alira nya ya wkwk


^^^Iyaa terimakasih bunda udah menyemangatiku^^^


Iya sama sama sayangnya bunda


Beberapa menit kemudian Bumi bersiap untuk pulang ke rumah, begitupun dengan Alira yang juga sama sama bersiap untuk pulang, akan tetapi Bumi langsung menarik tangannya untuk ikut bersamanya pulang kerumah, membuat Alira mau tak mau menuruti apa yang dikatakan Bumi.


"Kamu harus lemah lembut dihadapan keluarga saya". Ujar bumi padanya.


"Memangnya kamu mau apa mengajakku ke rumah mu?". Tanya Alira kebingungan pada bos yang juga merupakan teman saat sekolah dan kuliah.


"Tentu saja ke rumah saya, menemui kedua orangtua serta keluarga saya yang lain". Jawabnya dengan datar pada Alira.


"His dasar simuka datar". Gumamnya sambil mengerucutkan bibirnya.

__ADS_1


"Jangan menggerutu!". Ujar Bumi pada Alira.


"Apaansihh gajelas banget kamu pribumii". Ujarnya pada Bumi.


"Yang sopan kamu sama saya!". Ujar Bumi padanya.


"Diluar kantor, kamu bukan atasan saya paham!!". Ujar Alira dengan formalnya.


"Hais terserah kamu aja Lira". Ujar Bumi hanya diacuhkan oleh Alira.


Beberapa jam kemudian mereka sampai di rumah kediaman Ghea dan Andreas, Bumi keluar dengan membawa tengtengan sementara Alira hanya kebingungan karena ia tidak membawa apapun, tetapi selanjutnya ia terkejut karena tiba tiba saja Bumi menggenggam tangannya dengan erat.


"Lepasin Bumi!". Ujarnya pada Bumi.


"Bumi ihh lepass". Ujarnya kembali pada Bumi.


"Nyebelin banget sih lo ah". Ujar Alira dengan kesal.


"Diam Alira". Ujarnya pada Alira.


"Ya lepas dulu tangan gue". Ujarnya dengan kesal pada Bumi.


"Ngga akan gue lepas, karena gue suka sama lo". Ujar Bumi pada akhirnya mengakui perasaannya pada Alira.


"Ahahha lo bercanda kan Bum". ujar Alira sambil tertawa geli pada Bumi.


"Gue ngga bercanda, terserah lo mau percaya atau engga". Ujar Bumi dengan serius membuat Alira terdiam.


"Emang tampang gue ga keliatan seriusnya?". Tanya Bumi kesal.


"Ya siapa tau kan". Ujarnya dengan pelan pada Bumi.


"Udah ayok cepet masuk". Ujar Bumi pada Alira.


Alira dan Bumi memasuki rumah kediaman orangtua Bumi, Ghea yang melihat putranya bersama dengan seorang gadis pun merasa senang, Bintang terlebih dahulu menghampiri adiknya serta calon iparnya, bersamaan dengan Aiden yang tiba tiba saja datang bersama Bulan.


"Loh kok kalian janjian?". Tanya Bintang pada mereka berempat.


"Ngga kok bangg, kita berempat ya jelas saja beda dari tempat". Jawab Bulan pada abangnya.


"Wahh ini calon adik iparku?". Tanya Bulan pada Bumi saat melihat Alira.


"Bukan--Iyaa". Jawab mereka dengan berbeda.


"Jadi yang benar iyaa atau bukan?". Tanya Ghea pada anaknya.


"Bukan tante". Jawab Alira yang langsung di pelototi oleh Bumi.


"Yah tante kira kamu calon menantu tante". Ujarnya dengan raut wajah pura pura kecewa.


Aduh jadi ngga enak gini kan jadinya. Batin Alira saat melihat Ghea merasa kecewa.

__ADS_1


Alira menatap Ghea dengan tatapan merasa bersalah, sementara itu Bumi sudah beranjak ke kamarnya untuk mengganti baju kantornya, hingga beberapa menit kemudian Bumi kembali dengan pakaian kasualnya membuat Alira terpesona karena sangat berbeda saat Bumi memakai pakaian kantor.


"Biasa aja kali natap Bumi nya". Ujar Lintang pada Alira sambil terkekeh.


"Ahh engga kok kak, siapa juga yang natap Bumi". Ujar Alira mengelak pada Lintang.


"Heum iyaa deh percaya kok". Ujar Lintang pada Alira sambil tersenyum kecil.


"Sudah sayang, jangan menggoda calon adik ipar kitaa". Ujar Bintang pada istrinya.


"Haha iyaa engga lagi kok mas". Ujar Lintang sambil tersenyum pada suaminya.


"Kak, udah berapa bulan?". Tanya Alira saat melihat perut Lintang agak membuncit.


"Jalan tiga bulan". Jawabnya pada Alira.


"Wahh rasanya gimana kak hamil?". Tanya Alira yang entah kenapa begitu antusias jika membahas tentang kehamilan.


"Nanti juga kamu akan tau rasanya, karena setiap yang hamil pasti berbeda beda perasaannya, ada yang bilang hamil itu ini itunya". Jawab Lintang pada Alira.


"Ohh gitu ya kak". Ujarnya sambil mengangguk anggukkan kepalanya mengerti.


Bumi menatap Alira yang terus saja tersenyum membahas tentang kehamilan pada kakak iparnya, hingga tak sadar ia pun ikut tersenyum sambil terus menatap wajah Alira membuat Bintang yang melihatnya pun mengulumkan senyumnya.


"Natapnya biasa aja kali Bum". Ujar Bintang pada adiknya.


"Natap apanya maksud abang?". Tanya Bumi pada abangnya.


"Ya natap Alira lah siapa lagi coba". Jawabnya pada adik lelakinya.


"Siapa juga yang natap dia". Ujarnya dengan datar pada abangnya.


"Ah dasar gengsi kamu itu tau engga". Ujar Bintang pada adiknya..


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Nulis Bab \= Kamis, 13 April 2023


Update Bab \= Jumat, 14 April 2023


Semangat terus ya gays, menjalani ibadah puasa Ramadhan 1444 Hijriyah nya :)


Author mulai lanjut ngetik jam 4 shubuh gays, jadi maaf kalau telat lagi updatenya hehe karena kemarin nulis baru ada 200 kata sekarang dilanjut sambil update juga sih hehe :)


Seperti biasa aku lanjut lagi nulis jam 8.33 pagi karena lagi beberes tadi gays :) , jadi maaf kalau lama ya karena aku juga butuh istirahat gays :)


Author lanjut nulis lagi jam 13.11 siang gays, karena tadi istirahat sambil baca cerita novel punya orang gays:) In syaa Allah ngga akan update kemaleman atau malem, paling jam 3 atau 4 sore ya gays :)


Hari Ini author kerja jadi maaf kalau telat update, setelah tiga hari author istirahat karena sakit, ya walaupun sekarang juga masih sakit tapi udah mendingan kok :) jangan bosen baca cerita novelku ya gays , terimakasih untuk yang udah setia :)


Jangan lupa Like and Comment juga Vote nya ya guys :) Jangan lupa tambahkan karyaku ke Favorit kalian ya :) Terimakasih sebelumnya ya gays :) Kalian memang the best deh hehe:)

__ADS_1


__ADS_2