
Kabar Ghea yang hamil membuat seluruh keluarga nya senang, apalagi para orangtua yang sudah tidak sabar menggendong cucu, Ghea yang melihat itupun tersenyum karena mereka sangat memperhatikan tentang kandungannya.
"Sayang, ingat ya jangan banyak melakukan pekerjaan berat, apalagi kamu sedang hamil muda". Ujar Anna pada anaknya.
"Iyaa bunda Ghea ngga akan melakukan pekerjaan yang berat kok". Ujar Andreas pada mertuanya.
"Baiklah kalau begitu, ah ya berapa minggu katanya?". Tanya Anna pada mereka berdua.
"Baru dua minggu bunda". Jawab mereka berdua.
"Wah berarti nanti saat kalian resepsi, kandungan Ghea maju ke 1 bulan ya". Ujar Anna pada mereka berdua.
"Benar bunda". Ujar Ghea sambil tersenyum pada Anna.
"Sayang, kamu ngga ada ngidam kaya gitu?". Tanya Anna pada anaknya.
"Ngga ada mom, ngga tau belum". Jawab Ghea pada bundanya.
"Oh iyaa kan suami kamu yang ngidamnya tapi mungkin kamu juga akan ngidam nantinya sayang, yang penting jaga kandungan kamu ya, jangan teledor kamunya dan kamu Andre jaga istrinya dengan baik". Ujar Anna pada anaknya.
"Iyaa siap bunda ". Ujar keduanya pada Anna.
Rangga memeluk putrinya lalu mengusap perut anaknya serta mendoakan yang terbaik untuk keduanya, Rangga juga mengucapkan selamat pada Andreas karena berhasil memberi calon keturunan kembar dan Andreas pun menanggapinya dengan serius.
"Jaga kandungan kamu baik baik sayang, kalau kamu pengen sesuatu langsung bilang ya jangan dipendem". Ujar Rangga pada anaknya.
"Iyaa siap ayahh". Ujar Ghea memeluk Rangga.
"Sekarang tanggung jawab kamu bertambah Dre, bukan hanya menjaga istri kamu, tetapi sekarang menjaga anak kalian juga". Ujar Rangga menatap Andreas.
"Iyaa ayah, tenang aja Andre pasti akan selalu siaga yah, karena Ghea maupun anak sangat penting untuk Andre". Ujar Andreas pada mertuanya.
"Baiklah, jangan lupa ingatkan Ghea untuk minum susu ibu hamil ya Dre". Ujarnya diangguki oleh Andreas.
"Sehat sehat ya cucu opa, jangan buat eum mommy atau bunda atau apa lah". Ujarnya terkekeh sambil mengelus perut rata anaknya.
"Haha iyaa opaa". Ujar Ghea sambil terkekeh.
Beberapa jam kemudian semuanya pamit pulang meninggalkan rumah kediaman Andreas dan Ghea, kini tersisa Ghea dan suaminya sedang berada di ruang tengah menonton televisi, berdua saja dirumah memang terasa sepi tetapi mungkin jika anak mereka sudah lahir akan ramai.
Ting!
...Bang Adit...
...Online...
Maaf ya dek tadi ngga ke rumah, soalnya ada acara di kampus
^^^Iyaa gapapa bang, santai aja^^^
Jagain ponakan abang yang bener, ingat jangan ngelakuin pekerjaan berat, kamu sedang hamil dek.
^^^Iyaa abang tenang aja, aku ngga akan ngelakuin pekerjaan berat kok^^^
Yaudah bagus kalau begitu, udah dulu ya abang sama Geo dan Cleo ada janji sama temen
^^^Temen? yang mana bang? sejak kapan kalian pinya temen? kok aku gatau?^^^
__ADS_1
Teman abang yang di deket Cleo dan Geo
^^^Wah tampan ya bangg 😍^^^
Ingett udah punya suami loh 😌
^^^Iyaa bang inget kok, suami aku juga tampan 😝^^^
Yaudah udah dulu, dah sayang 👋🏻
^^^Dahh abangg 👋🏻🤗^^^
Ghea menyimpan ponselnya setelah percakapan mereka selesai, Andreas menatap istrinya penuh dengan tanya membuat Ghea pun menjelaskan pada suaminya dan membuat Andreas cemberut karena istrinya menyebut pria lain selain dirinya tampan.
"Ihh jangan cemberut dongg sayang, lagian cuman kamu yang paling tampan buat aku". Ujar Ghea memeluk lengan suaminya.
"Beneran??". Tanya Andreas padanya.
"Beneran dong sayang". Jawab Ghea pada suaminya.
"Kamu tadi bilang apa?". Tanya Andreas padanya.
"Bilang apanya maksudnya?". Tanya Ghea balik pada suaminya.
"Tadi sayang". Jawab Andreas dengan gemas.
"Aku bilang beneran dong sayang, emangnya kenapa sih?". Tanya Ghea menatap suaminya.
"Tetap panggil aku dengan sebutan itu yaa". Jawab Andreas pada istrinya.
"Iyaa kalau aku ga lupa". Ujar nya terkekeh pada suaminya.
Ting!
...Bunda Anna...
...Online...
Sayang ada yang merindukanmu
^^^Siapa bunda?^^^
Sahabat sahabat bunda sayang
^^^Oh ya? suruh aja main ke rumah Ghea bun^^^
Yaudah nanti bunda kabarin lagi ya sayang
^^^Iyaa siap bunda 🤗^^^
Love you sayang 😘❤
^^^Love you too bunda 🤗😘❤^^^
"Mesra nya sama bunda". Ujar Andreas saat melihat isi pesan istrinya.
"Iyaa dong emangnya harus sma kamu doang mesranya, kan engga 😝". Ujar Ghea pada suaminya.
"Pengen aku cium ya bibirnya, nyebelin banget". Ujar Andreas dengan gemas menggigit pipi istrinya.
__ADS_1
"Aws sayang, sakitt ih". Ujar Ghea dengan kesal pada suaminya.
"Habisnya kamu gemesin banget sih syaang". Ujar Andreas pada istrinya.
"Biarin itu tandanya bunda berhasil melahirkan anak anak yang ngegemesin". Ujar Ghea sambil terkekeh pada suaminya.
Sementara saat ini Anna sedang membuat cake kesukaan anaknya Ghea, ia akan berkunjung ke rumah Ghea dengan para sahabatnya yang juga ingin melihat Ghea, karena kebanyakan dari mereka susah menebak mana Ghea dan Rachel.
"Bunda". Panggil seseorang membuatnya menoleh.
"Iyaa kenapa sayang?". Tanya Anna padanya.
"Andira boleh main ngga bun? ke rumah uncle rey". Ujarnya pada Anna.
"Boleh dong sayang, nanti ya berangkat bareng sama bunda, soalnya bunda sekalian mau ke rumah kak Ghea". Ujar Anna pada anaknya.
"Yaudah deh bun, Andira tunggu di ruang tengah ya bun". Ujarnya pada Anna.
"Oke sayang". Ujar Anna pada anaknya.
"Ah iya aku belum mengabari mas Rangga". Gumam Anna menghentikan acara membuat cakenya..
Ting!
...Istriku Tercinta ❤...
...Online...
Mas aku izin ya mau ke rumah Ghea sama sahabat aku, mereka katanya pengen ketemu Ghea.
^^^Iyaa syaang mas izinkan, bawa juga Mahesa takutnya ngga ada siapa siapa dirumah^^^
Mahesa ke rumah bang Rio mas
^^^Yaudah kalau gitu, kamu hatihati nanti dijalannya sayang, kabari mas jika sudah di rumah Ghea^^^
Okee siap mas, kalau gitu aku lanjut buat cake lagi ya mas, semangat kerjanya suamiku 😘❤
^^^Iyaa sayang terimakasih istriku 😘❤^^^
Setelah dapat izin dari suaminya, Anna pun melanjutkan membuat cake sambil bersenandung, membuat Raditya dan Geo yang baru saja turun melihat bundanya tersenyum senang pun penasaran, akhirnya mereka menghampiri Anna.
"Bun, kenapa sih kayanya seneng banget?". Tanya Andreas yang memakai baju kantoran.
"Bunda mau ke rumah Ghea, kalian mau kemana?". Tanya Anna melihat keduanya sudah rapih.
"Abang sama Geo kan mau ke kantor bun". Jawab Raditya padanya.
"Loh ngga ngampus?". Tanya Anna pada mereka berdua.
"Libur bun, yaudah abang sama Geo berangkat ya bun, daahh bunda". Ujar Raditya sambil menyalimi tangan bundanya.
"Hati hati bawa mobilnya!". Teriak Anna pada mereka berdua.
"Okee bun!!".. teriaknya pada Anna.
Anna yang melihat itu hanya menggelengkan kepalanya, ia pun kembali melanjutkan membuat cake, hingga beberapa menit kemudian Anna selesai membuat cake kesukaan anaknya Ghea, setelah di masukkan ke dalam mika, ia pun bersiap siap karena tidak mau anaknya Andira lama menunggu..
__ADS_1
"Semoga saja Ghea masih suka dengan cake buatanku". Ujarnya tersenyum.