
Hari ini usia kehamilan Anna sudah menginjak 9bulan lebih , sementara Michelle sudah menginjak usia kehamilan yang ke 7bulan, sambil mengadakan syukuran untuk Michelle, Anna juga meminta doa pada mereka untuk kelancaran proses lahirannya nanti.
"Wahh semoga sahabatku ini lahirannya lancar, keduanya sehat yaa". ujar Clara memeluk sahabatnya.
"Makasih yaa Clar". Ujar Anna diangguki oleh Clara.
"Tapi An, kayanya lo hamil kembar ya? belum di cek kedokter? apa ngga sama sekali? walaupun hamil kembar pun pasti ini Jumlahnya bukan dua deh, Yakan?". Tanya Clarisa membuat semua orang juga memikirkan hal yang sama.
"Mana gue tau Risa, mungkin emang kembar soalnya perut gue besar banget inii". Jawab Anna ragu.
"Heum harusnya periksa aaja ada berapa janin di perut lo, tanpa harus periksa kelamin juga gapapa An". Ujar Amanda padanya.
"Udah terlanjur ini, gapapa lah kita tunggu waktu lahiran aja". Ujar Anna pada sahabatnya.
Rania menghampiri kakak iparnya dengan perut yang membuncit, usia kehamilannya sudah masuk ke 3 bulan, ia mengusap perut Anna dan Michelle bergantian begitu juga Anna dan Michelle mengusap perut Rania.
"Ahh rasanya pengen hamil deh". Celetuk Clara membuat semua orang menoleh padanya.
"Ayok sayang kita bikin". Ujar Alex pada kekasihnya.
"Ihh nikah duluu kak, main bikin bikin aja". ujar Clarisa pada Alex.
"Hahaa yaiya nikah dulu masa kawin dulu baru nikah". Ujar Alex tertawa.
"Udah jangan bahas itu, ada anak kecil". Ujar Rangga menghampiri istrinya bersama kedua adiknya eh jadi tiga dengan anak Alesha.
"Wahh perut kak Anna besar sekali". Ujar Ayra melihat perut Anna.
"Iyaa syaang, kamu mau mengusap perut kakak?". Tanya Anna pada Ayra.
"Ngga ahh takutt kak". Jawab Ayra padanya.
"Takut kenapa dek?". Tanya Anna padanya.
"Iyaa megang perut kakak". Jawab Ayra dengan polos.
Alesha menghampiri mereka sambil membawa cemilan, ia duduk disamping putrinya Ayra yang berumur 9tahun, karena Alesha menikah dengan Dirga suaminya sudah 10tahun tetapi beberapa tahun yang lalu mereka mengalami kecelakaan.
"Mommy kenapa?". Tanya Ayra pada Mommy nya.
"Ahh gapapa sayangg". Jawab Alesha sambil tersenyum pada putrinya.
"Beneran mom?". Tanya Ayra pada Mommy nya.
"Iyaa beneran sayang". Jawab Alesha pada nya.
Semuanya berkumpul bersama, ada yang sibuk berbincang ada yang menyanyi, ada yang bermain kesana kemari, ada pula yang galau serba ada pokonya wkwk.
__ADS_1
"Mas Andrio". Panggil Michelle padanya.
"Iyaa Syaang kenapa?". Tanya Andrio menghampiri istrinya.
"Aku pengen sesuatu mas". Jawab Michelle pada suaminya.
"Mau apa sayang?". Tanya Andrio was was.
"Eum aku mau--". Belum sempat Michelle menyelesaikan perkataannya tiba tiba suara rintihan Anna mengalihkan semua pandangan kepadanya.
"Astaga sayang, kamu kenapa?". Tanya Rangga pada istrinya.
"Sa-kitt mas, huhhh Sakitt banget perutku". Jawab Anna pada suaminya.
"Rangga kita bawa ke rumah sakit, sepertinya Anna akan melahirkan". Ujar Alesha pada ponakannya.
Rangga langsung berlari menuju mobil dengan menggendong istrinya, ia dibantu oleh para sahabatnya agar memudahkan Istrinya masuk ke dalam mobil.
"Sayang kuaatt yaa, tahan sebentar sayang, kita akan sampaii di rumah sakit". Bisik Rangga pada istrinya.
Nathan yang mengemudi mobil sahabatnya membawa laju mobil tersebut dengan kecepatan tinggi, karena ketuban Anna sudah pecah ia juga membunyikan suara sirine ambulan yang memang Rangga pasang untuk keadaan genting.
Beberapa menit kemudian, mereka sampai di rumah sakit milik Anggara, Rangga langsung saja menggendong istrinya sambil berlari dan berteriak memanggil dokter dan suster.
"Dokter!! suster!! tolong istri saya". Teriak Rangga membuat para suster menghampiri.
"Biar saya gendong saja, cepat dimana ruangannya". Ujar Rangga diangguki oleh suster tersebut.
Mereka pun sampai diruangan bersalin, Rangga menidurkan istrinya di ranjang rumah sakit, setelah nya keluar karena dokter menyuruhnya keluar, namun Anna ingin ditemani suaminya.
"Tuan tolong hibur istrinya agar tetap kuat untuk mengejan" . Ujar dokter tersebut pada Rangga.
"Iyaa saya ngerti, gausah kasih tau". Ujar Rangga pada dokter tersebut.
"Syaang kamu kuat yaa, demi anak kita". Ujar Rangga ditelinga Istrinya.
"Iyaa mas". Ujar Anna dengan lemahh.
Hingga beberapa menit kemudian lahir 4 anak kembar, membuat Anna shock serta pingsan melihatnya, begitu juga dengan Rangga yang ikutan pingsan membuat para suster langsung menangani mereka berdua.
Sedangkan yang di luar mendengar itu merasa terharu, namun saat mereka masuk ke ruangan Anna setelah pindah, Andrio kaget melihat keduanya terbaring di ranjang serta ponakan nya yang kembar 4.
"Pantas mereka pingsan, Karena anaknya kembar 4 gini". Ujar Andrio membuat semua orang setuju.
"Bahkan Mommy ngga nyangka loh bakal dapat cucu kembar sekaligus". ujar Mommy Alexa pada putranya.
"Wahh ponakan kita banyak sekali yaa". Ujar Amanda saat melihat bayi kembar tersebut.
__ADS_1
"Lucu banget sih ponakan Aunty". Ujar Clara sambil menatap bayi mungil didepannya.
"Wahh jenis kelaminnya 2cewek 2cowok". Ujar Clarisa mengelus lembut pipi bayi tersebut.
Beberapa menit kemudian Anna dan Rangga tersadar, mereka saling menoleh lalu kembali menghadap ke arah keluarganya yang sibuk mihat bayi kembar, Aera yang melihat mereka berdua sadar pun menghampiri mereka berdua.
"Wahh kak Rangga dan Kak Anna sudah sadar". Ujar Aera membuat semuanya menoleh pada mereka.
"Selamat ya sayang, anak kalian cantik dan ganteng". Ujar Mommy jinny memeluk Anna.
"Iyaa terimakasih mom".Ujar Anna padanya.
"Aku ingin liat dong wajah ke empat anakku".Ujar Anna membuat Rangga menoleh.
"Anak kita sayang".Ujar Rangga pada istrinya.
"Iyaa anak kita mas". Ujar Anna pada suaminya.
Anna Dan Rangga yang melihat anak mereka pun terharu, karena cantik dan tampannya anak mereka, soal nama mereka berdua belum memberikannya karena keburu pingsan.
"Kalian sudah menyiapkan nama untuk mereka berempat?". Tanya Mommy Alexa pada mereka berdua.
"Sudah mom". Jawab mereka berdua.
"Siapa namanya? kasih tau dong sama kita". Ujar Mommy Jinny pada Anna dan Rangga.
"Namanya adalah, yang pertama Raditya Putra Yunanda, yang kedua Rachel Putri Anggara, yang ketiga Geonard Samuel Putra Anggara dan yang terakhir Ghea Adisti Putri Yunanda". Jawab Anna pada mereka semua.
"Kita memberikan gelar yang berbeda pada anak kita, agar adil untuk keluarga Anggara dan juga Yunanda". Ujar Rangga pada mereka berdua.
"Wahh hebatt, itulah menantuku". ujar Daddy David padanya.
"Terimakasih dad". ujar Rangga padanya.
Semuanya mengucapkan selamat, hingga beberapa jam kemudian semuanya pulang dulu karena sore mereka akan kembali ke rumah sakit , menyisakan Anna dan Rangga serta para orangtua, Michelle dan Andrio juga sudah pulang karena kasian sedang hamil juga takut kecapekkan.
"Terimakasih sayang kamu sudah berjuang melahirkan mereka". Ujar Rangga mengecup kening istrinya.
"Iyaa mas, terimakasih jugaa mas untuk semuanya". Ujar Anna memeluk suaminya.
"Kita tidak akan menyangka ternyata kamu hamil kembar 4 kan". Ujarnya diangguki Anna didalam dekapan Rangga.
Kedua orangtua nya melihat itu tersenyum senang, mereka pun keluar untuk memberikan waktu pada keduanya, setelah melihat kedua orangtua nya keluar Rangga langsung mengecup bibir istrinya sekilas.
Bagaimana kelanjutannya?
Maaf kemarin ketiduran mau update teh :)
__ADS_1
sekarang updatenya doble :)