
Rania dan Rey mengantar Cleo ke dalam rumah Anna dan Rangga, langsung saja mereka bermain bersama setelah mengganti baju seragam nya, untung saja Cleo sudah dibawakan baju ganti untuk berjaga jaga oleh Rania.
"Wahh Cleo, kamu harus tau Aura jago loh berenang". Ujar Ghea membuat Cleo menoleh.
"Ohh ya? ga bohong kan?". Tanya Cleo pada Ghea.
"Iya bener lah ngapain juga bohong". Jawab Ghea pada adiknya.
"Yaudah sekarang kita renang aja, cuaca nya lagi mendukung nih". Ujar Raditya disetujui oleh yang lainnya kecuali Aura.
"Ngga ahh, aku gamau lagii nanti sakitt". Ujar Aura pada mereka.
"Ngga akan, udah ahh ayoo". Ujar Ghea menarik tangan Aura bersama Cleo.
Sedangkan para orangtua hanya mengawasi saja dari tempat duduk yang dekat dengan kolam renang, terkadang mereka juga berbincang mengenai sekolah yang akan anaknya masuki nanti ketika sudah lulus TK.
Tersedia dua kolam renang, yang satu khusus anak kecil yang satunya lagi khusus yang dewasa, makanya Anna memperbolehkan mereka renang asal jangan masuk kawasan kolam renang khusus orang dewasa.
"Aura kamu bisa renang yang di kolam sana?". Tanya Cleo sambil menunjukkan kolam sebelahnya.
"Ngga bisa, lagian itu khusus orang dewasa Cleo". Jawab Aura pada Cleo.
"Loh katanya kamu jago renang? sekarang buktiin saMa aku". Ujar Cleo pada Aura.
"Iyaa tapi kan dikolam yang ini aku bisa, kalau yang itu gabisa Cleo". Ujar Aura pada Cleo.
"Ahh berarti kamu cemen". Ujar Cleo pada Aura.
Aura yang tidak suka dikatakan cemen pun langsung berjalan ke kolam renang yang khusus untuk orang dewasa, sedangkan Cleo yang melihat itu panik karena tadi ia hanya bercanda aja sama Aura, tetapi ia tidak menyangka Aura menganggapnya serius.
"Aura, jangan!! aku cuman bercanda tadi!!". Teriak Cleo pada Aura.
"Ada apaa Ini?". Tanya Ghea menghampiri Cleo.
"Aura kak". ujar Cleo pada Ghea.
"Iyaa Aura kenapa?". Tanya Ghea dengan gemas pada Cleo.
"Tolongg!! abangg kakak!! tolongg!! uhukk uhuk". Sebelum Cleo menjawab tiba tiba Aura berteriak.
__ADS_1
Cleo serta yang lain nya menghampiri Aura sedangkan Geo menghampiri para orangtua yang tiba tiba pindah ke dalam rumah, Anna yang melihat putranya berlari tergesa gesa pun merasa panik.
"Sayang, ada apa nak?". Tanya Anna dengan panik.
"Itu bunda, Aura huft Aura tenggelam bunda". Jawab Geo dengan ngosngosan.
"Astaga, mas cepatt bantu Aura". Ujar Anna pada Rangga.
"Iyaa syaang". Ujar Rangga dan Reynaldi segera ke kolam renang.
Rangga segera membantu Aura yang berusaha agar tetap diatas, sedangkan Reynaldi menyuruh anak anak untuk kembali ke dalam rumah, dan Andrio yang sedang memanggil dokter takutnya Aura pingsan.
"Heyy sayang, anak Ayahh bangun". Ujar Rangga menepuk pipi Aura dengan pelan.
"Hiks hiks maafin Cleo uncle, garagara Cleo yang bercandanya kelewatan Aura jadi seperti ini hiks hiks". Ujar Cleo sambil terisak.
"Udah sayang gapapa, Aura kan lagi di periksa". ujar Anna pada Cleo tetapi Cleo masih saja menangis sambil memeluk Rania.
"Gimana keadaan Aura kak?". Tanya Anna pada Kayla.
"Syukurlah Aura tepat waktu di tolong nya, jika tidak mungkin Aura gaakan tertolong, sekarang Aura masih butuh waktu istirahat dulu An". Jawab Kayla pada Anna.
Cleo yang mendengar itupun langsung terdiam, Rania memeluk putranya yang terus merasa bersalah pada Aura, sedangkan Geo serta yang lainnya memarahinya karena bercanda Cleo yang kelewatan.
"Tapi Aura mamii". Ujar Cleo sambil terisak dipelukan Rania.
"Aura tidak apa apa sayang, Aura cuman butuh istirahat aja". Ujar Rania pada putranya.
"Tapi abang sama kakak marahin Cleo mami". Ujar Cleo pada Rania.
"Yaudah Cleo minta maaf sama abang dan kakak biar ngga marah lagi". Ujar Rania langsung diangguki oleh anaknya.
Cleo menghampiri abang dan kakaknya yang sedang duduk, Geo melihatnya ingin merasa marah lagi tapi ia tersadar sebelum Aura, Cleo lah yang menjadi adik kesayangan mereka tetapi mungkin sekarang berjumlah dua adik kesayangan mereka.
"Abang kakak maafin Cleo yaa, Cleo ga bermaksud membuat Aura seperti itu". Ujar Cleo sambil menunduk pada mereka.
"Kenapa bercanda kamu harus seperti itu Cleo?". Tanya Raditya dengan cuek.
"Iyaa Cleo Minta maaf abangg, Cleo tau Cleo salah bangg hiks hiks". Ujar Cleo pada abangnya.
__ADS_1
"Nanti aja kamu minta maaf sama Aura, bukan saMa kita dek, kamu punya salah sama Aura bukan saMa kita berenam". Ujar Natalia pada adiknya.
"Tapi tetap aja aku minta maaf, karena buat abang dan kakak marah". Ujarnya masih menunduk.
"Udah gapapa dek, sini kakak peluk". Ujar Marselina pada Cleo.
Cleo langsung memeluk Marselina serta menangis di pelukan nya, Geo yang melihat itupun langsung memeluk Cleo bagaimana pun juga Cleo tidak tau mana bercanda keterlaluan atau tidaknya, setelahnya mereka kembali berbaikan dan kini sedang menunggu Aura sadar.
"Anak anak, makan sore dulu yuk". Ajak Anna pada mereka.
"Aura gimana aunty?". Tanya Marselina pada Anna.
"Aura juga nanti makan setelah bangun, sekarang kalian makan dulu ya". Jawab Anna pada mereka.
"Yaudah deh bunda, aunty". Ujar mereka pada Anna.
Sekarang mereka sedang makan sore bersama, tetapi Cleo masih diam saja mengaduk makanannya, Rania yang melihat itupun langsung mengingatkan anaknya agar segera memakan makanannya, Cleo pun langsung mengangguk.
Beberapa menit kemudian mereka selesai memakan makanannya, Cleo mendatangi kamar tidur Aura yang masih belum sadar, Cleo memegang tangan Aura lalu menciumnya sama seperti biasa yang papahnya lakukan pada mamahnya.
"Aura cepat bangun ya, maafin aku hiks garagara aku kamu jadi kaya gini hiks maafin aku Aura, bangun dong". Ujar Cleo sambil terisak.
"Bangun Aura, bangunn hiks maafin aku Aura hiks hiks". Ujarnya menggenggam tangan Aura.
"Aura aku pulang ya, cepat bangun Aura, maafin aku". Ujar Cleo menatap Aura yang masih terpejam.
Setelahnya Cleo keluar menghampiri kedua orangtuanya yang menunggu, sebelum pulang Cleo memeluk abang dan kakaknya serta uncle dan Aunty nya, setelah Cleo sekeluarga pulang Geo dan yang lainnya masuk ke kamar tidur Aura.
"Dek, cepet bangun yaa, kita semua nungguin kamu". Ujar Raditya pada Aura.
"Iyaa dek, cepet bangun yaa adiknya abang". Ujar Geo menatap Aura.
"Kita terus berdoa sayang, bunda yakin Aura akan sadar tidak lama lagi". Ujar Anna pada anak anaknya.
"Iyaa bunda". Ujar mereka pada Anna.
Mereka pun berkumpul di ruang keluarga, sambil menunggu waktu makan malam tiba, saat Ghea akan ke kamar mengambil buku tugas nya, tiba tiba terdengar isakkan di dalam kamar Aura. Ghea membuka pintu betapa terkejutnya melihat Aura terlihat ketakutan.
"Ya ampun adekk!! Ayahh Bunda!! tolongg!!". Teriakkan Ghea sampai ke ruang keluarga.
__ADS_1
Rangga serta yang lainnya segera menghampiri Ghea, Anna melihat Aura yang menggigil ketakutan langsung memeluknya dengan erat, sambil terus mengatakan sadarr pada Aura hingga beberapa menit kemudian Aura membuka matanya sambil ngos ngosan.
Maaf yaa kemarin ga update, soalnya kecapean:)