
Kini cucu Daddy David dan Mommy Alexa bertambah lagi , kelahiran Michelle yang sama melahirkan anak kembar namun sekarang kembar cewek, membuat Lion dan Aera bersorak senang saat melihat bayi kembar tersebut.
"Waahhh lucuu sekalii kak bayi nya". Ujar Aera melihat bayi mungil tersebut.
"Iyaa syaangg lucu seperti kalian". Ujar Michelle sambil tersenyum tipis pada adiknya.
"Makasihh kak, aku memang lucuu hehe". Ujar Lion dengan mengusap rambut nya.
"Hahaa dasar bocil kepedean". Ujar Andrio saat melihat Lion adiknya.
"Biarin sihh, emangnya masalah buat abang?". Tanya Lion dengan mendelik pada nya.
"Iyaa masalah lahh, lucuu anak abangg dongg kalian ngga". Jawab Andrio dengan meledek adiknya membuat ia mendapat cubitan di pinggangnya.
"Awws, sayang kenapa dicubit sih?". Tanya Andrio menoleh pada istrinya.
"Habisnya kamu gaada bosannya ya jailin mereka". Jawab Michelle pada suaminya.
Anna serta yang lainnya hanya tertawa melihat nya, untuk keempat anak kembarnya Anna titipkan dirumah Daddy Dimitri serta pada Mommy Jinny serta kebetulan Rania dan Reynaldi sedang berkunjung ke rumah kediaman Yunanda.
"Namanya siapa nih?". Tanya Anna pada mereka berdua.
"Kamu nanyeaa? kamu bertanyeaa tanyeaa?". Tanya Andrio sambil tersenyum pada adiknya.
"Ihh abangg apaan sihh". Jawab Anna kesal pada abangnya.
"Yaudah biar abang kasih tau yaa, yang pertama namanya adalah Marselina Putri Sandrina Anggara dan yang kedua adalah Natalia Putri Sandrina Anggara. Biar adil dua nama belakang diambil dari nama belakang abang dan Michelle". Jawab Andrio pada adiknya.
"Waahh baguss bangett, nanti kalau kuliah terus dapat gelar, makin panjang tuh nama bang". Ujar Anna pada abangnya.
"Yaa biarin lahh banyak tuh yang kaya gitu". Ujar Andrio pada adiknya.
Saat sedang asik berbincang tiba tiba ponsel Anna berdering dan terdapat nama 'Mommy Jinny ❤' langsung saja Anna menjawab telepon tersebut, sebelum ia bicara terlebih dulu suara anaknya yang bersahutan membuat Anna terdiam.
[Nda Nda]
[Oekk oeek nda yah]
[Halo sayang, kamu dengerkan? ini loh mereka pada rindu sama kamu dan Rangga, mommy senang mendengar mereka memanggil kamu sama Rangga, sungguh perkembangan tubuh yang sangat cepat]
[Halo sayang, nda yah nda yahh]
"Ahh maaf Mommy, Anna terlalu senang hingga terdiam" Ujar Anna sambil mengusap air mata nya.
[Nda yah]
__ADS_1
"Iyaa syaangnya bunda? kangen ya syang? bentar lagi bunda sama ayah pulang".
Terdengar suara dari sebrang bahwa anaknya sangat senang mendengar perkataan Anna, Rangga yang melihat istrinya menangis pun menghampiri Anna membuat Anna memeluk suaminya dengan isak tangisnya.
"Sayang Hey aada apa?". Tanya Rangga panik.
"Kenapa Ngga?". Tanya Mommy Alexa pada Rangga.
"Gatay mom". Jawab nya diangguki oleh Mommy Alexa.
"Sayang Jelasin dulu, kamu kenapa Heum?". Tanya Rangga sekali lagi.
"Huftt maaf ya aku tadi terlalu terharu mas". Ujar Anna pada suaminya.
"Maksud kamu sayang? terharu? kenapa?". Tanya Daddy David padanya.
Anna pun menceritakan pada mereka semua, sontak membuat semuanya mengucap syukur atas perkembangan si kembar, Anna Dan Rangga izin pulang ke kediamanan Yunanda terlebih dahulu karena mengingat anak kembar mereka yang dititipkan disana.
Sesampainya mereka di rumah kediaman Yunanda, mereka pun masuk dan disana masih ada Rania dan Reynaldi yang masih memangku si kembar, sedangkan yang lainnya di gendong oleh Daddy Dimitri dan Mommy Jinny.
"Hai anak nya bunda". Ujar Anna mengecup pipi mereka.
"Kalian udah pulang aja?". Tanya Daddy Dimitri pada mereka.
"Uchh anak bunda yang cantik inii gemes sekali ya". Ujar nya sambil mengecup pipi gembul anaknya.
Rania yang sedaritadi diam tiba tiba sedikit berlari karena mual, Reynaldi langsung menyusul istrinya karena Rania berlari dengan kondisi hamil sangatlah berbahaya, Reynaldi memijit leher istrinya karena terus muntah muntah.
"Mas capek". Ujar Rania lemas pada suaminya.
"Istirahat ya sayang di kamar yuk". Ujar Reynaldi diangguki oleh Rania.
"Sini mas gendong aja biar cepat ya, kasian kamu juga lemes gitu". Ujarnya lagi pada istrinya.
"Iyaa deh mas". Ujar Rania pada suaminya.
Mereka yang melihat Reynaldi membopong Rania pun segera menghampiri kecuali Anna karena ia sedang menenangkan para bayii nya, karena kaget mendengar Aunty nya mual mual.
"Rey, Rania kenapa?". Tanya Mommy Jinny khawatir.
"Capek katanya mom Karena mual terus". jawab Reynaldi karena istrinya sudah tertidur.
"Wajarlah namanya juga ibu hamil pasti akan mengalami mual seperti itu, ada juga yang merasakannya adalah suaminya, contoh aja tuh Rangga pernah". Ujar Mommy Jinny sambil menunjuk putranya.
"Yaudah Rey, bawa aja Rania ke kamar kasian". Ujar Rangga pada iparnya.
__ADS_1
Reynaldi pun membawa istrinya ke kamar dimana dulu istrinya tempati, ini pertama kalinya Rey masuk ke kamar istrinya begitu sejuk, walau chat nya berwarna pink.
"Baby, jangan bikin mami kalian sakit yaa, kasian Papi liatnya". Ujar Reynaldi mengecup perut istrinya.
"Seandainya aku bisa merasakan apa yang kamu rasakan mungkin gaakan kaya gini sayang". Ujar Reynaldi mengecup kening istrinya.
"Sayang, aku kembali ke bawah yaa". ujarnya lalu kembali mengecup perut serta kening istrinya.
Sesampainya dibawah, Rey langsung bergabung dengan yang lainnya, Rey yang gemas dengan ponakan lelaki nya pun langsung mengambil alih Baby Raditya yang berada dipangkuan Daddy Dimitri.
"Wahh gemasnya ponakan uncle, beberapa bulan lagi akan punya adik iyaa dari uncle". Ujar Rey mengajak bicara Baby Raditya yang tersenyum mendengarnya.
"Yah yah yehhh". Ujar Baby Raditya dengan bahasa bayi nya.
"Iyaa syang kamu senang ya?". Tanya Rey sambil mengecup pipi nya.
"Yehh yah yehh". Ujarnya pada Rey.
Sedangkan yang lain melongo, bagaimana bisa seorang Reynaldi mengetahui bahasa bayi, sebagai orangtua dari mereka pun kadang mengerti kadang tidak pikir Anna dan Rangga.
Sadar jika ada yang menatapnya pun menoleh dan ternyata mereka yang menatapnya dengan heran, Reynaldi mengangkat alisnya seakan bertanya ada apa pada mereka.
"Rey, emangnya kamu ngerti apa yang dibilang Baby Raditya?". Tanya Daddy Dimitri.
"Ya tau lah, dia bilang iyaa iyaa horee, masa kalian ga ngerti". Jawab Rey pada mereka.
"Wahh calon ayah yang siaga ngerti bahasa bayi". Ujar Rangga memuji Rey.
"Kita aja sebagai orang tua dari baby Raditya, kadang mengerti kadang tidak". Ujar Anna juga pada Rey.
"Ihh udah jangan muji, maluu saya". ujar Reynaldi membuat semua nya terbahak.
Rania yang baru sampai dibawah menatap mereka dengan padangan bingung, entah menertawakan siapa mereka itu namun saat melihat suaminya menunduk ia pun mengerti.
"Ada apaa Ini?". Tanya Rania pada mereka.
"Eh sayang, kamu udah bangun aja". Ujar Reynaldi pada istrinya.
"Iyaa habisnya kamu gaada disamping aku mas". Ujar Rania pada Reynaldi.
"Maafin aku sayang". Ujar Reynaldi pada istrinya.
"Iyaa gapapa mas, eh iya kalian tadi lagi ngetawain siapa?". Tanya Rania menatap keluarganya.
Anna pun menceritakan nya pada Rania, membuat Rania menoleh pada suaminya yang bersembunyi di belakang nya, Rania juga tertawa mendengarnya karena suaminya yang biasa datar bersikap lucu.
__ADS_1