Dosenku Adalah Suamiku

Dosenku Adalah Suamiku
Bab 92


__ADS_3

Tak terasa kini kehamilan Ghea sudah memasuki usia ke 9 bulan , semuanya selalu siaga termasuk Andreas suaminya, karena ngidam Andreas dan Ghea selalu aneh aneh dan itu menyiksa seluruh keluarganya.


"Kayanya kamu hamil kembar bukan dua deh". Ujar Anna pada anaknya.


"Ngga mungkin bunda, waktu di cek katanya kembar dua kok tapi aku ngga ngecek jenis kelaminnya sih". Ujar Ghea pada Anna.


"Heum ya sih Syaang, tapi bisa jadi kamu hamil kembar 3". Ujar Anna pada anaknya.


"Ish bunda suka ngaco deh, ngga mungkin bunda". Ujar Ghea pada bundanya.


"Iyaa kan bunda cuman sekedar bilang sayang". Ujar Anna pada anaknya.


"Heum iyaa deh bunda, ohh yaa bunda". Ujar Ghea pada bundanya.


Anna menoleh pada anaknya seraya mengangkat halisnya, seakan bertanya pada putrinya, Ghea yang melihat itupun langsung membisikkan sesuatu pada bundanya, membuat Anna terkejut mendengarnya Ghea pun sadar tetapi itulah keinginan nya sekarang.


"Sayang kamu yakin?". tanya Anna pada anaknya.


"Yakin bunda". Jawabnya sambil mengusap perut nya yang sudah besar.


"Baiklah, sebentar bunda panggil dulu yang lainnya". Ujar Anna pada Anaknya.


"Okee bunda". Ujar nya dengan tersenyum senang.


Beberapa menit kemudian, semuanya sudah berkumpul termasuk dengan pacar Raditya dan Geo, mereka disuruh Anna untuk berkumpul diruang tengah karena ada yang mau Ghea bicarakan, hingga membuat yang lain was was karena biasanya Ghea pasti ngidam yang aneh.


"Ada apa kamu mengumpulkan kita semua disini dek?". Tanya Natalia yang memang sudah pulang ke Indonesia.


"Aku mengumpulkan kalian disini karena ada yang aku inginkan dari kalian". Jawaban Ghea membuat semuanya benar benar waswas.


"Kamu mau apa syaang?". Tanya Rangga pada anaknya.


"Aku mau kalian memakai gaun pengantin khusus yang belum menikah saja kecuali yang masih kecil gaboleh". Jawabnya pada Rangga.


"Maksud kamu apa syang?". Tanya Andreas tidak mengerti.


"Aku mau kalian semua memakai baju pengantin, biar ada gambaran nantinya". Jawab Ghea pada mereka.


"Baiklah apapun untuk kemauan kamu sayang". Ujar Andreas lalu menatap mereka semua.


Beberapa menit kemudian semuanya sudah memakai vaju pengantin, membuat Ghea senang melihat nya sungguh membuat hatinya merasa ingin menikahkan mereka, Ghea melihat satu persatu layaknya menilai model baju pengantin. Dimulai dari Jennifer, Laluna , Cinta dan Aura saja karena Natalia dan Marselina sedang berada di Paris.



...(Jennifer)...



...(Laluna)...


__ADS_1


...(Cinta)...


...(Dikarenakan ngga ada gaun putih, jadi hitam 😂)...



...(Aura)...


Setelah puas melihat mereka memakai baju pengantin, Ghea pun menyuruh mereka mengganti bajunya kembali, semuanya menghela nafansya lega setelah idam Ghea terpenuhi, kini mereka sedang berbincang bersama mengenai tentang perkembangan perusahaan dan yang lainnya.


"Mas, lapar". Ujar Ghea pada suaminya.


"Mau makan sama apa sayang? biar Mas bawakan". Ujar Andreas pada istrinya.


"Mau makan sama ikan bakar mas". Ujar Ghea pada suaminya.


"Yaudah tunggu sebentar ya syaang". ujarnya diangguki oleh istrinya.


"Lapar lagi sayang? bukannya tadi kamu makan banyak?". Tanya Anna menatap anaknya.


"Ngga tau bunda Ghea jugA, mungkin nafsu makan Ghea lagi besar". Jawab Ghea pada bundanya.


"Iyaa juga ya sayang, karena setiap orang hamil pasti beda beda nafsu makannya sayang bahkan ada yang ngga mau makan karena selalu saja dimuntahkan". Ujar Anna pada anaknya.


"Gitu ya bunda". Ujarnya sambil mengangguk anggukkan kepalanya.


Beberapa menit kemudian Andreas datang sambil membawa sepiring nasi dan ikan bakar seperti pesanan istrinya, Ghea yang melihat itupun senang ia langsung mengambil piring dari suaminya, lalu memakannya dengan lahap membuat semua orang menggelengkan kepalanya.


"Ya ampun sayang, kamu makan nya pelan pelan aja ngga akan ada yang ambil kok". Ujar Anna mengusap rambut anaknya.


"Iya bunda habisnya, Ghea lapar banget". Ujar Ghea pada bundanya.


"Yaudah makannya pelan pelan aja sayang, nanti kesedak". Ujar Anna padanya.


"Iyaa bunda". Ujarnya pada Anna.


Ting!


...Kak Marselina...


...Online...



Apakabar bumilku? bagaimana ngidamnya? ngga aneh aneh kan? jangan aneh aneh ah kasian mereka 🤭


^^^Kabar aku baik kak, biarin lah kan memang bumil ngidamnya ngga nentu 😋 oh ya bagaimana kabar kakak?^^^


Kakak juga baik bumil, sudah keliatan belum jenis kelaminnya?


^^^Udah sih tapi aku ngga ngecek sengaja biar kejutan kak hehe, kakak kapan nyusul aku dan Rachel nikah?^^^

__ADS_1


Kapan kapan aja kakak mahh 😂


^^^Ish enaak tau nikah, tidur ada yang nemenin, mau apa apa ke suami 🤣^^^


Iyaa deh yang udah nikah 😂


^^^Udah ah Ghea mau lanjut makan byee 😂👋🏻^^^


Okee Byebye jugaa 👋🏻👋🏻


Beberapa menit kemudian mereka bertiga kembali ke ruang tengah, mereka menunggu Ghea selama sejam lebih hanya untuk makan saja, Anna hanya tersenyum senang melihat anaknya banyak makan seperti tadi.


"Udah kenyang sekarang?". Tanya Rangga padanya.


"Udah Yah, ugh perut Ghea besar banget yah". jawab Ghea padanya.


"Yaiyaalah kamu kan lagi hamil kembar syang". Ujar Rangga pada anaknya.


"Hoaamm Ghea ngantuk mas". Ujarnya pada Andreas.


"Yaudah hayo ke kamar tidur syaang". Ujar Andreas pada istrinya.


"Heum hayu mas". Ujarnya pada suaminya.


Ghea dan Andreas sudah masuk ke dalam kamar yang berada dibawah, memang sengaja memudahkan mereka jika Ghea merasakan sakit perutnya, Anna dan yang lainnya pun berpisah jika yang lainnya pulang berbeda dengan Anna dan anak anak serta suaminya masuk ke kamar mereka.


Beberapa jam kemudian tak terasa sudah pukul jam 10 malam, Ghea terbangun karena merasakan perutnya sangat mules bukan ingin buang air besar tetapi seperti akan melahirkan, membuat Ghea tersadar saat pahanya basah bukan darah tetapi air ketuban.


"Mas Andre bangunn!!". Teriak Ghea pada suaminya.


"Mas bangun hiks hiks mas sakitt". Teriak Ghea sambil meringis.


"Mas Andree!!". Teriak nya lebih kencang.


"Bangunn!!!". Teriak nya lagii membuat Andreas terjaga.


"Sayang kamu kenapa?". tanya Andreas panik.


"Kayanya aku mau melahirkan, ketubanku udah pecah mas". Jawab Ghea membuat Andre langsung menggendongnya.


Anna yang saat itu turun melihat nya, ia langsung membantu Andreas membukakan pintu rumah serta mobilnya, Anna juga menemani mereka sampai rumah sakit, sampai lupa tidak membawa ponselnya saking paniknya, hingga beberapa menit kemudian mereka sampai di rumah sakit.


Andreas langsung berlari membawa istrinya kedalam di ikuti oleh Anna dibelakang nya, hingga Andreas masuk namun sebelumnya ia memberikan ponselnya pada Anna karena ia mengetahui tadi mertuanya panik hingga lupa membawa ponselnya.


"Kabari yang lainnya lewat ponsel Andre bun". Ujarnya pada Anna.


"Baiklah Dre". Ujar Anna padanya.


"Untung aja ngga di password". Gumam Anna saat membuka ponsel Andreas.


Setelah mengabari semua keluarganya di grup, Anna pun menunggu dengan cemas diluar, sambil menunggu Ghea melahirkan anaknya, hingga beberapa menit kemudian terdengar suara tangisan bayi.

__ADS_1


__ADS_2