
Empat bulan kemudian..
Kehamilan Rachel sudah memasuki usia 9 bulan begitupun dengan kedua anak kembar Ghea yang sudah memasuki usia 7 bulan, Rachel memang tidak memeriksa jenis kelaminnya tetapi ia sama seperti Ghea hamil kembar.
"Huft gini banget ya jadi bumil kembar". Gumam Rachel sambil mengelus perutnya yang sudah membesar.
"Sayang, baby rewel ngga?". Tanya Kenzo sambil memeluk istrinya dari belakang.
"Ngga kok mas, ngga rewel". Jawab Rachel sambil membalikkan badannya.
"Mas, dari mana?". Tanya Rachel padanya.
"Dari dapur Syaang, nih mas bawakan kamu susu, minum dulu". Jawab Kenzo pada istrinya.
"Iyaa mas makasih yaa". Ujar Rachel mengambil segelas susu ditangan suaminya.
Beberapa menit kemudian mereka turun ke bawah, Anna serta yang lainnya menoleh pada Rachel, mereka sangat takut jika Rachel turun tangga karena kehamilannya yang sudah 9 bulan, Anna sudah menyuruh mereka pindah ke bawah tetapi Rachel tidak mau.
"Sayang, kamu udah minum susu nya?". Tanya Anna pada Rachel.
"Udah bun". Jawabnya pada Anna.
"Syukurlah kalau begitu". Ujar ANNA sambil tersenyum pada anaknya.
"Oh ya bun, bagaimana rasanya melahirkan ya?". Tanya Rachel padanya.
"Ya jangan tanya bunda, nanti juga kamu tau sendiri sayang, pengalaman orang melahirkan beda beda, menurut bunda begini nanti menurut kembaran kamu beda sayang". Jawab Anna pada anaknya.
"Heum gitu ya bun". Ujar Rachel sambil mengangguk anggukan kepalanya.
"Kak Ghea ngga kesini bun?". Tanya Geo yang baru saja menghampiri mereka.
"Ngga sayang, karena kakak kamu itu lagi males keluar rumah katanya". Jawab Anna pada Geo.
"Kak gimana degdegan ngga?". Tanya Geo pada Rachel.
"Degdegan apaan sih? kamu pikir ini mau nikahan?". Tanya Rachel padanya.
"Ya siapa tau gitu yang akan melahirkan juga degdegan kak". Ujarnya pada Rachel.
"Bukan degdegan lebih tepatnya takut sih". Ujar Rachel padanya.
"Loh takut kenapa syang?". Tanya Rangga dan Anna kompak.
"Takut aku ga selamat bun". ja-wab Rachel pada mereka.
"Huss jangan bilang gitu syaang, mikirin nya yang baik baik aja". Ujar Kenzo padanya.
"Iyaa maaf mas Ken". Ujarnya pada Kenzo.
Ting!
...Laluna Sayang...
...Online...
Geo, katanya kamu mau kesini? kenapa belum datang?
__ADS_1
^^^Ah ya ampun, i'm sorry sayang, aku keantengan ngobrol sama keluarga, tunggu sebentar ya 😘^^^
Okee aku tunggu, jangan lama loh, disini banyak yang liatin aku tau 😋
^^^Oke 3menit nyampee 🤯^^^
Geonard langsung berdiri lalu berpamitan pada keluarganya sambil berlari membuat mereka menatap heran pada Geo, karena berlarinya saja sampai menabrak tembok dan marah marah pada tembok yang jelas jelas tidak salah.
"Anak kamu kenapa sih mas?". Tanya Anna pada Rangga.
"Anak kamu juga sayang". Ujar Rangga melarat ucapan istrinya.
"Iyaa anak kita kenapa?". Tanya Anna padanya.
"Mungkin pawangnya ada yang ganggu". Jawabnya sambil terkekeh.
"Ahh iyaa Luna gimana kabarnya yaa". Ujar Anna Ketika mengingat kekasih anaknya.
"Bagaimana saya tau, saya kan ikan". Ujar Rangga membuat Anna mendelik.
"Keracunan tiktok jadi begini kamu mas". Ujarnya pada sang suami.
"Haha biarin yang penting aku ga lirik yang lain kok". Ujarnya sambil mengedipkan matanya.
"Mas inget ada Kenra". Ujar Anna pada suaminya.
"Kenra siapa bun? selingkuhan ayah? ". Tanya Rachel membuat Rangga melotot.
"Ishh apaan sih kamu, ayah cintanya sama bunda, kenra itu kalian berdua KENZO RACHEL". Ujarnya pada anaknya.
Kenzo tertawa melihat ayahnya begitu panik saat Rachel mengatakan Kenra adalah selingkuhan ayahnya, padahal memang panggilan Anna pada dirinya dan juga Rachel dengan sebutan Kenra, hanya saja Rachel tidak mengetahuinya.
"Kamu tuh , ayah ngga mungkin selingkuh, dapetin bunda aja susaah tau ngga". Ujar Rangga pada mereka berdua.
"Emang kisah cinta ayah sama bunda gimana? ceritain dongg, Rachel penasaran nih". ujar Rachel menatap Rangga dan Anna.
"Rahasia!". Ujar Rangga pada anaknya.
"Ish ayah nyebelin banget sih, masa aku gaboleh tau kisah cinta ayahh sama bunda gimana". Ujar Rachel dengan kesal pada ayahnya.
"Cukup kita berdua dan tuhan yang tau". Ujar Rangga sambil terkekeh pada anaknya.
"Ngga deh perasaan sahabat ayah sama bunda juga tau". Celetuk Raditya pada mereka.
"Ngga Geo, ngga kamu nyambung aja". Ujar Anna pada anaknya.
Raditya terkekeh pada bundanya, ia pun berlalu pergi setelah membawa roti untuk ia makan, sebelum pergi ia berpamitan serta menyalimi tangan kedua orangtua nya, Anna hanya menggelengkan kepalanya melihat tingkah anaknya.
"Aws, sakitt". Ringis Rachel membuat mereka sontak menoleh ke arahnya.
"Ya ampun, Ken cepat bawa istrimu, dia kayanya mau melahirkan". Ujar Anna membuat Kenzo langsung menggendong istrinya.
"Andira dan Mahesa kalian dirumah aja ok". Ujar Rangga sebelum menyusul istrinya.
"Hati hatii yah, kabarin Dira sama yang lain juga". Ujar Andira pada Rangga yang hanya mengatakan "iya" dengan kencang.
__ADS_1
Andira berdoa semoga lahiran kakaknya lancar, ibu dan anaknya selamat sentosa, Andira dan Mahesa memang sejak daritadi diam di kolam karena mereka sedang berenang, tetapi saat mereka berdua selesai berenang tiba tiba saja melihat kakaknya yang sedang digendong oleh abang ipar.
Ting!
...My Family Forever...
...Bersama dalam suka maupun duka...
Ayah Rangga
Rachel melahirkan anak kembar lekaki
^^^Andira_Dira^^^
^^^Wahh akhirnya Yah^^^
Bang Andre
Wii selamat ya bang @Bang Kenzo udah jadi ayah sekarang nyusul Andre
Bang Adit
Selamat untuk adikku sudah menjadi seorang ibu dan ayah, Selamatt 🤗
Bang Geo
Ponakan nya pasti lucu lucu kan yaa
Kak Ghea
Tentu saja turunan nya saja lucu lucu 😂
Bunda Anna
Sudah kalian itu ya padahal berdekatan duduknya tetapi masih aja ngomen di grup
Uncle Rey
Benar benar kalian tuh ya, saMa aja tau ngga, daritadi di perhatikan kalian duduk berdekatan dan bermain ponsel semua 😂😂😂
Andira hanya menggelengkan kepalanya ketika membaca pesan di grup, begitupun dengan Mahesa mereka berdua sama sama melihat diponsel Andira, sedangkan di rumah sakit Rachel baru saja di pindahkan ke ruang pasien.
"Kira kira siapa nih namanya?". Tanya Anna pada mereka berdua.
"Namanya adalah Kendra Putra Pratama Yunanda dan Keynan Putra Pratama Anggara". Jawab Rachel pada Anna.
"Wah berarti di panggilnya saMa kaya Ken dong kalau satunya lagi Key kaya perempuan aja hahaha". Ujar Rangga tertawa pelan pada mereka.
"Ayah nyebelin banget sih bunda, pecat aja jadi suami". Ujar Rachel membuat Rangga melotot.
"Enak aja main pecat, gaada ya nyebelin banget jadi anak". Ujar Rangga pada Rachel.
"Ihh Ayahh mahh". Ujarnya pada Rangga.
"Ihh Rachel mah". Ujar Rangga menuruti perkataan anaknya.
Kenzo yang mendengar pertengkaran mereka pun tertawa pelan begitupun dengan Anna, sungguh mereka berdua itu seperti kucing dan anjing pikir mereka, beberapa menit kemudian mereka meninggalkan ruangan yang hanya tersisa Kenzo dan Rachel saja di dalamnya.
__ADS_1
"Semoga kalian menjadi anak yang bisa membanggakan kedua orangtua ya syaang". Ujar Kenzo menatap kedua putra kembarnya tersebut.