
"Sayang, kita bulan madu lagi yuk". Ajak Kenan memeluk istrinya dari belakang.
"Ya ampun sayang, engga mungkin dongg apalagi tiga hari lagi ada acara sayang". Ujar Andira pada suaminya.
"Yaudah selesai acara aja sayang". Ujar Kenan membenamkan wajahnya di leher istrinya.
"Yaudah gimana sayangku aja". Ujar Andira pada suaminya Kenan.
Kenan yang mendengar itupun tersenyum senang lalu mengecup bibir istrinya serta ********** dengan lembut, Andira tidak menyangka orang yang dulu menatapnya dengan tajam kini selalu menatapnya dengan penuh kasih sayang.
"Bagaimana dulu kamu bisa suka sama aku mas?". Tanya Andira pada suaminya.
"Karena kamu sangat berbeda dengan perempuan diluar sana sayang". Jawab Kenan menatap istrinya.
"Benarkah? bukannya kebanyakan pria menyukai perempuan yang seksi ya". Ujar Andira menatap suaminya.
"Engga sayang, aku lebih menyukaimu serta sikap kamu yang membuatku tertantang mendapatkanmu". Ujar Kenan pada istrinya.
"Heum iyaa deh aku percaya sayang". ujar Andira pada suaminya.
"Oh ya sayang, kenapa kamu nerima aku jadi suami kamu?". Tanya Kenan pada istrinya.
"Karena aku menyukaimu dari pertama kita bertemu walaupun aku sedikit kesal dengan sikapmu". Jawabnya dengan tertunduk karena malu.
"Hahaha sayang kamu lucu kalau lagi malu gini". Ujar Kenan sambil tertawa pelan.
"Ihh sayangg, udah jangan ngegoda aku deh". Ujarnya sambil berlalu pergi dari hadapan suaminya.
Menggemaskan sekali. Batin Kenan menatap istrinya yang berlari.
Ting!
...Asisten Alandra...
...Online...
Bos, mau lapor
^^^Ada apaa Dra?^^^
Ada yang korupsi di kantor bos, merupakan sahabat baik bos, saya sudah mendapatkan barang buktinya
^^^Apaa?? Renzo maksud kamu? kurang ajar!! kirim bukti tersebut padaku!^^^
Siapp bos!
Dari kejauhan Andira menatap suaminya yang seperti menahan emosi membuatnya menghampiri suaminya, ia langsung menggenggam tangan suaminya yang terkepal membuat Kenan seketika tenang.
"Ada apa sayang? ada masalah di kantor?". Tanya Andira lembut pada suaminya.
"Engga ada sayang". Jawabnya sambil tersenyum tipis pada istrinya.
"Sayang, kita udah menikah loh, jangan ada yang kamu sembunyikan , kita harus saling terbuka". Ujar Andira mengusap tangan suaminya.
"Huft sayang kamu tau kan Renzo sahabat baik aku?". Tanya Kenan menatap istrinya.
"Iyaa aku tau sayang, emangnya kenapa?". tanya Andira menatap suaminya.
"Ternyata di korupsi di perusahaan aku syang". Jawabnya dengan lemas.
__ADS_1
"Apaa? bagaimana bisa sayang? bukannya dia sahabat terbaik kamu?". Tanya Andira kaget pada suaminya.
"Ntahlah sayang, aku juga tidak tau apa motif dia mengkhianatiku". Jawabnya dengan raut wajah kecewa.
"Apa udah ada buktinya sayang?". Tanya Andira pada suaminya.
"Udah, Alandra sudah mendapatkan bukti nya". jawabnya pada Istrinya.
"Syukurlah kalau begitu, besok kamu interogasi aja dia sayang". Ujar Andira pada suaminya.
"Iyaa sayang". Ujar Kenan pada istrinya.
...****************...
Tiga hari kemudian
Tepatnya acara pertunangan Berlian dan Bara serta Adrian dan Alana, acara keduanya di barengkan karena keinginan Andrio dan Michelle, semuanya bersorak senang saat keduanya merubah statusnya.
"Selamat ya bang Rian kak Berlian, semoga lancar sampai hari H". Ujar Andira pada sepupunya.
"Iyaa makasih ya dek". Ujar keduanya pada Andira.
"Iyaa sama sama abang kakak". Ujar Andira sambil tersenyum tipis pada mereka berdua.
"Ah iya apa kamu sudah isi?". Tanya Adrian pada sepupunya.
"Kayanya belum deh bang, doain aja ya". Jawabnya pada Adrian.
"Selalu dek, abang akan selalu mendoakan yang terbaik untuk adek". Ujarnya sambil tersenyum tipis pada sepupunya.
"Iyaa begitupun juga dengan kakak, yang akan selalu mendoakan yang terbaik untuk kamu Dira". Ujar Berliana sambil mengusap perut sepupunya.
Selesai mengucapkan selamat pada mereka berdua kini Andira tengah memakan banyak makanan yang tersedia, membuat Kenan yang melihatnya terkejut karena tingkah istrinya yang makan begitu banyak.
"Sayang kamu belum kenyang?". Tanya Kenan menatap istrinya.
"Belum sayang, masih laper soalnya". Jawabnya pada suaminya.
"Padahal udah habis beberapa piring loh sayang". Ujar Kenan pada istrinya.
"Iyaa biarin aja sih sayang emangnya engga boleh". Ujarnya dengan kesal.
"Boleh sayang boleh". Ujar Kenan dengan cepat agar istrinya tidak menghukumnya seperti kemarin.
"Yaudah diem aja jangan banyak ngomong". Ujar Andira pada suaminya.
"Iyaa sayang maaf ya". ujar Kenan hanya diangguki oleh Andira.
Beberapa menit kemudian Andira selesai memakan makanannya sampai habis tak tersisa sedikitpun, membuat Kenan melongo melihatnya kemudian Andira mengajak suaminya untuk pulang padahal acara belum selesai tapi mau tak mau Kenan menurutinya.
...Bunda Mertua...
...terakhir dilihat hari ini pukul 12.30...
^^^Bunda, maaf ya kita pulang duluan, habisnya Andira yang kekeh pengen pulang, sampaikan maaf kita pada bang Adrian dan Kak Berliana ya bun^^^
Astaga apa Andira baik baik saja? tidak biasanya dia seperti ini saat ada acara keluarga? baiklah bunda akan menyampaikannya pada mereka.
^^^Andira ngga papa kok bunda, jangan khawatir ya bun, makasih sebelumnya ya bunda^^^
__ADS_1
Baiklah kalau Andira baik baik saja, tetapi jika ada terjadi pada Andira kabari bunda ya Ken
^^^Iyaa bunda, nanti Ken kabari bunda^^^
Kalian hati hati dijalannya
^^^Iyaa bunda ☺^^^
Untung saja Kenan membawa pak supir jadi ia bisa tenang menjaga istrinya yang tertidur, mungkin saja istrinya itu kekenyangan makanya saat memasuki mobil langsung tertidur pulas, Kenan mengecup kening istrinya dengan lembut.
"Aku sangat mencintaimu sayang". Ujar Kenan dengan pelan menatap istrinya.
"Semoga kamu selalu bahagia bersamaku". Ujarnya lagi sambil mengecup kening istrinya kembali.
"Semoga cepat hadir ya baby". Ujar Kenan mengusap perut istrinya yang sedikit membuncit.
"Kalau dipikir pikir kamu agak berisi ya sayang, apa karena kebanyakan makan terus ya kamu jadi buncit gini". Gumam Kenan yang kembali mengelus perut istrinya.
"Ah tapi kata Dira dia selalu gitu kalau mau datang bulan, tapi kok belum datang bulan juga ya". Gumamnya lagi bingung.
"Ah udahlah jangan dipikirin". Ujarnya lagi.
Beberapa menit kemudian sampailah di rumah kediamannya , Kenan menggendong istrinya saat pintu terbuka ia langsung bergegas menuju kamar untuk membaringkan istrinya di ranjang, dengan pelan pelan Kenan membaringkan istrinya agar tidak terbangun.
"Kamu cantik sekali sayang mau bagaimanapun juga". Gumam Kenan mengecup kening istrinya.
Ting!
...Bunda Mertua...
...Online...
Kalian sudah sampai?
^^^Baru aja sampai di kamar bunda^^^
Andira lagi ngapain?
^^^Dira tidur bunda, kayanya kebanyakan makan membuatnya ngantuk^^^
Emang sebanyak apa Dira makan?
^^^Sepuluh piring lebih bunda, pasti kaget juga kan bun^^^
Astaga habis semua?
^^^Iyaa habis semua bunda 😅^^^
Yaudah kalau gitu, kamu juga istirahat ya Ken jangan sampai kamu engga tidur
^^^Iyaa siap bunda^^^
Kenan menyimpan ponselnya sebelum beranjak ke kamar mandi, setelah beberapa menit barulah ia keluar dengan badan segar karena habis mandi, ia menatap istrinya yang sebelumnya telah ia ganti pakaiannya walaupun harus menahan hasratnya.
Menggemaskan kamu sayang. Batin Kenan menatap istrinya.
...****************...
Maaf baru update lagi, kemarin habis kuota + hp ku ngeblank jadi harus nunggu 12 jam kalau mau nyala kembali, jangan lupa Like Comment and Vote ya gays :)
__ADS_1