
Sebulan kemudian Anna serta keluarga kecilnya sudah pulang dari Paris, Kini Anna dan Rangga tengah menatap orang yang berada dihadapannya dengan perasaan rindu, ya orang itu adalah Daddy Dimitri dan Mommy Jinny yang memang beberapa tahun tinggal di luar negeri, Anna memeluk Mommy Jinny sedangkan Rangga bertos dengan Daddy Dimitri.
"Mommy Apakabar? Anna kangen banget sama Mommy". Ujar Anna memeluk Mommy Jinny.
"Mommy baik sayang, sama Mommy juga kangen banget sama kamuu". Ujar Mommy Jinny membalas pelukan menantunya.
"Bagaimana kabar cucu Mommy?". Tanya Mommy Jinny pada nya.
"Baik mom, masuk yuk mom". Jawab Anna pada mertuanya.
Raditya yang sedang mengerjakan tugas bersama kembarannya terhenti, ketika melihat oma yang sudah lama mereka tidak bertemu, tentu saja keempat nya berlari menghampiri oma opanya, kecuali Andira yang menatap bingung serta Baby Mahesa.
"Wah ini cucu oma, apakabar sayangnya oma?". Tanya Mommy Jinny memeluk cucunya satu persatu.
"Baik oma, Rachel kangen oma". Jawab Rachel sambil memeluk Mommy Jinny.
"Geo juga oma".
"Ghea juga oma".
"Raditya juga kangen oma".
"Ngga ada yang kangen sama Opa nih ceritanya?". Tanya Daddy Dimitri dengan pura pura sedih.
"Pastinya kangen dong opa". Ujar mereka barengan sambil memeluk sang Opa.
"Ah cucu opa udah pada besar rupanya". Ujar Daddy Dimitri menatap mereka.
Saat mereka tengah asik melepas rindu, tiba tiba saja Andira datang membuat Mommy Jinny dan Daddy Dimitri mengalihkan pandangannya, begitu juga terlihat Baby Mahesa yang sedang di gendong oleh Rangga.
"Ini? apakah ini?". Tanya Mommy Jinny pada mereka berdua.
"Iyaa mom, mereka berdua juga cucu Mommy dan daddy". Jawab Anna membuat kedua orangtuanya berkaca kaca.
"Ah Cucuku yang tampan dan cantik, Apakabar sayang?". Tanya Mommy Jinny memeluk Andira sefangkan Daddy Dimitri menggendong Baby Mahesa.
Sebelum menjawab, Andira menoleh pada kedua orangtua nya , Anna dan Rangga mengangguk bahwa memang Mommy Jinny adalah Oma nya dan Daddy Dimitri adalah Opa nya, Andira kembali menoleh pada omanya yang masih menunggu jawabannya.
"Baik oma, oma kemana aja? kok Dira baru liat oma?". Tanya Andira pada Mommy Jinny.
"Oma tinggal diluar negeri beberapa tahun sayang, tapi sekarang oma dan Opa akan menetap kembali di Indonesia, karena banyak cucu oma dan Opa yang membuat kita tidak bisa jika harus jauh dari kalian". jawab Mommy Jinny pada cucu nya.
"Oh gitu ya oma, pantas saja selama ini Dira tidak bertemu oma dan opa, kecuali Oma Lexa sama Opa David". Ujar Andira yang berada digendongan Mommy Jinny.
"Boy, kenapa kamu diam saja? ini Opa sayang". Ujar Daddy Dimitri pada Baby Mahesa.
__ADS_1
"Opa?". Tanya nya pada Daddy Dimitri.
"Iya ini Opa sayang". Jawab Daddy Dimitri memeluk baby Mahesa.
Rangga mengajak kedua orangtua nya untuk duduk, karena tidak mau mereka berdua kecapean karena semakin tua semakin banyak yang mereka rasakan, Baby Mahesa sudah Anna tidurkan di kamarnya begitu juga dengan Andira yang tertidur di pangkuan oma nya.
"Bagaimana sekolah kalian? ada yang susah?". Tanya Daddy Dimitri pada cucunya.
"Baik opa, bahkan kita selalu menjadi ranking pertama di kelas". Jawab Ghea mewakili yang lainnya.
"Emangnya kalian ngga sekelas?". Tanya Mommy Jinny menatap mereka.
"Dulu sih sekelas oma, tapi sekarang dipisah karena ayah ingin kita beradaptasi dengan teman baru". Kini Rachel yang menjawab pertanyaannya.
"Ohh begitu yaa sayang". Ujar Oma Jinny diangguki oleh mereka.
Anak anak kembali mengerjakan tugas mereka, membiarkan para orangtua berbincang karena sudah lama tidak bertemu, hingga beberapa menit kemudian mereka selesai mengerjakan tugasnya dan pamit untuk tidur siang.
"Bagaimana dengan perkembangan perusahaan Rangga?". Tanya Daddy Dimitri padanya.
"Semakin berkembang dengan pesat, banyak yang mengajak kerja sama juga dad". Jawab Rangga pada Daddynya.
"Baguslah daddy bangga mendengarnya, lalu bagaimana dengan sekolahan? kamu masih menjadi dosen kan?". Tanya Daddy Dimitri padanya.
"Sekolahan juga baik baik saja dad, ya aku masih menjadi dosen dad". Jawab Rangga pada Daddynya.
"Jelas dong dad, karena orangtuanya aja awet muda". Ujar Rangga terkekeh begitu juga dengan mereka bertiga.
"Baiklah kalau begitu kita pamit pulang yaa sayang". Ujar Mommy Jinny sambil bangkit dari duduknya.
"Ngga akan makan dulu mom?". Tanya Anna pada nya.
"Ngga usah sayang". Jawab Mommy Jinny padanya.
"Ah baiklah mom". Ujar Anna padanya.
"Yaudah mommy dan daddy pulang ya syaang". Ujar Mommy Jinny memeluk Anna.
"Iyaa mom, hati hati ya dad bawa mobilnya". Ujar Anna diangguki oleh nya.
Anna kembali masuk ke dalam rumah saat melihat mobil orangtua suaminya telah pergi, Anna menatap tubuhnya di depan kaca, sepertinya ia agak berisi padahal makan tidak banyak, apakah ia hamil kembali pikirnya.
"Kenapa syaang? kamu kayanya mikirin sesuatu". Ujar Rangga yang memeluk Anna dari belakang.
"Mas, aku gendutan ya?". Tanya Anna pada suaminya.
__ADS_1
"Ya Baguslah Syaang, lebih sexy liatnya". Ujar Rangga pada istrinya.
"Ih mas aku serius". Ujar Anna pada suaminya.
"Mas juga serius sayang". Ujar Rangga pada istrinya.
"Heum iyaa deh mas". Ujar Anna pada suaminya.
"Emang kenapa sih sayang?". Tanya Rangga pada istrinya.
"Ngga papa kok mas". jawab Anna pada suaminya.
Saat sedang asik menyandar dibahu suaminya, tiba tiba ponsel Anna berbunyi, Anna mengambil ponselnya yang ternyata dari Aera adiknya, sebelum membuka Anna terlebih dulu melihat jam yang ternyata sudah jam 4 sore.
Ting!
...Aera Adikku...
...terakhir dilihat hari ini pukul 03.59...
Kak Anna, gawat kak
^^^Gawat kenapa?^^^
Bang Lion kak
^^^Kenapa saMa Lion Aera? jangan bertele tele.^^^
Bang Lion kecelakaan saat akan pulang ke apartemenš
^^^Astaga bagaimana bisa? Apakah ada yang berbuat jahat pada Lion?^^^
Gatau kak ,tapi kata temen abang katanya ada yang benci sama bang Lion makanya bang Lion dibuat celaka.
^^^Yaudah kamu tenang, kabari kakak jika terjadi apa apa sama Lion.^^^
Okee kak.
Rangga yang ikut membaca pesan tersebut mengepalkan tangannya, Anna menyuruh suaminya mengabari mommy and daddy nya, Karena kebetulan Mommy Alexa dan Daddy David sedang berada di Amerika Serikat.
"Siapa yang berani melakukan ini pada adikku". Gumam Rangga terdengar oleh Anna.
"Apa Lion melakukan kesalahan ya mas? hingga membuat seseorang membenci nya". Ujar Anna pada suaminya.
"Ngga mungkin sayang, Lion ngga akan mungkin melakukan kesalahan kecuali mereka iri pada Lion, bukannya dulu Lion pernah bilang banyak yang menyukai Aera kecuali dia". Ujar Rangga membuat Anna mengerti.
__ADS_1
"Bener juga apa yang mas bilang, mungkin ini yang akan terjadi, diantara banyak orang yang menyukai Aera, hanya Lion yang terpilih yang terlihat tidak menyukai Aera". Ujar Anna pada suaminya.
Anna dan Rangga mendoakan kebaikan untuk adik mereka, karena sungguh keduanya sangat mencemasi Lion, walau sikapnya nyebelin tapi Lion tetaplah adik kesayangan mereka, hingga mendengar kabar Lion masuk rumah sakit membuat mereka sakit mendengarnya.