
Ketika yang lainnya udah menikah dan mempunyai anak, Geo baru akan menikah di umurnya yang sudah memasuki 28 tahun, wajar saja mereka dulunya belum tau rasanya sudah menikah gimana, jadi sekarang Geo dan Laluna baru akan menikah tepat di hari ulangtahunnya Raja dan Ratu anak dari Raditya dan Jennifer.
Geo dan Laluna telah resmi menjadi pasangan suami dan istri, semuanya mengucapkan selamat pada Geo dan juga Laluna, akhinya mereka berdua telah sah menjadi suami istri, bahkan Bintang memeluknya sedangkan Bulan memeluk Laluna, setelah mengucapkan selamat pada pengantin kini Geo dan Laluna harus melakukan pemotretan.
"Gimana rasanya udah sah?". Tanya Raditya pada mereka berdua.
"Tenang bang, hati aku rasanya tenang banget karena udah nikah". Jawab Geo padanya.
"Kalau kamu sendiri gimana Lun?". Tanya Raditya pada Laluna yang kini menjadi iparnya.
"Senang pastinya bang". Jawabnya pada Raditya.
"Semoga pernikahan kalian langgeng ya, cepat nyusul punya anak okee". Ujarnya mengedipkan matanya pada mereka berdua.
"Abang, udah dong jangan godain adiknya". Ujar Anna pada anaknya.
"Hahaha iyaa ampun bun". Ujarnya pada Anna.
Beberapa jam kemudian kini acara puncak nya yaitu, dansa berpasangan. Hampir semuanya berdansa karena kebanyakan ada yang kewalahan menjaga anak anaknya agar tidak berlarian kesana kemari, hingga beberapa menit kemudian acara pernikahan Geo dan Laluna selesai pada jam 8 malam.
Kini mereka sudah pulang ke rumah kediaman Anna dan Rangga, khusus untuk anak serta cucu yang menginap dirumah Anna dan Rangga, sedangkan yang lainnya pulang ke rumah kediaman mereka masing masing karena tidak mungkin semuanya menginap dirumah kediaman Anna dan Rangga.
"Kalian langsung istirahat saja". Ujar Anna pada keduanya.
"Okee bun". Ujar keduanya pada Anna.
"Ngga kerasa ya bun, kini benar hanya tinggal kita berempat dirumah, jika Geo sudah berpisah rumah dengan kita". Ujar Rangga pada istrinya.
"Ah iyaa benar juga mas, kini hanya dua anak kita yang belum menikah". Ujar Anna pada suaminya.
"Yaudah kita istirahat juga sayang". Ujar Rangga pada istrinya.
"Iyaa hayu mas". Ujar Anna pada suaminya.
"Sayang, bagaimana dengan Andira dan Mahesa nanti ya?". Tanya Rangga selama dalam perjalanan menuju kamar mereka.
"Entahlah mas, Mahesa juga masih fokus kuliah begitupun juga dengan Andira mas". Jawab Anna pada suaminya.
"Benar juga ya sayang". Ujarny pada Anna.
"Iyaa mas, udah yuk masuk kita harus membersihian badan mas". Ujarnya pada sang suami.
"Iyaa sayang ayok". Ujarnya sambil tersenyum pada istrinya.
Anna menunggu suaminya yang terlebih dahulu mandi, sambil memainkan ponselnya karena Anna bosan jika hanya diam saja menunggu suaminya selesai membersihkan badannya, hingga beberapa menit kemudian suaminya selesai membersihkan badannya.
"Sayang, hey bangun syang, mandi dulu sana". Ujar Rangga dengan lembut mengusap pipi istrinya.
"Heum ngantuk mas, kamu sih lama banget". Ujarnya pada sang suami.
"Iyaa maaf ya sayang, sekarang mandi gih udah mas siapain air hangatnya". Ujar Rangga pada istrinya.
__ADS_1
"Makasih ya mas". Ujar Anna sambil tersenyum pada suaminya.
"Iyaa sama sama sayang". Ujarnya pada sang istri.
"Yaudah mas dibaju sana, aku mau mandi mas". Ujarnya pada suaminya.
"Iyaa sayang". Ujarnya sambil mengecup bibir istrinya serta ********** dengan lembut.
Sekarang giliran Rangga yang menunggu istrinya selesai mandi, sambil membuka aplikasi tiktok yang membuatnya candu dengan kata kata terbaru, hingga beberapa menit kemudian Anna sudah selesai membersihkan badannya.
"Lihat apa mas?". Tanya Anna pada suaminya.
"Liat tiktok sayang"..Jawabnya sambil menoleh pada istrinya.
"Wahh mas semakin senang aja ya buka tiktok, apa rame nya sih mas?". tanya Anna menatap suaminya.
"Aduh sayang ini rame banget loh, banyakk yang Viral mau itu lagunya ataupun kata katanya". Jawab Rangga menatap istrinya.
"Contohnya dong mas". Ujarnya pada suaminya.
"Okee sayang". Ujarnya sambil tersenyum pada istrinya .
*Selalu ku pikir bahwa aku tegar
Aku tak pernah menyangka kan begini.
Dan ssat engkau tak disisiku lagi
Baru ku rasakan arti kehilangan
...Masih Pantaskah ku bersamamu...
...Tuk lalui hitam putih hidup ini...
Saat engkau pergi, tak kau bawa hati
Dan Tak ada lagi yang tersisa...
Dia Dia Dia telah mencuri hatiku..
...Dan saat hari dimana kau tinggalkan ku...
...Ku kira semuanya kan baik baik saja...
...Dan kini baru ku sadari semua...
...Dia Dia Dia telah mencuri hatiku*.....
Anna yang mendengar itupun mengulum senyumnya, suaminya memang hanya akan suka dengan lagu yang menurut enak di dengar, tidak dengan maknanya membuat Anna tersenyum menatap suaminya yang menatapnya dengan senyuman manis.
"Gimana sayang? bagus ngga suara mas?". Tanya Rangga pada istrinya.
"Bagus mas, bagus banget dari dulu juga". Jawabnya sambil tersenyum pada suaminya.
__ADS_1
"Kamu juga bagus syaang, coba dong nyanyi udah lama loh mas ngga denger kamu nyanyi syaang". ujarnya pada istrinya.
"Oke siap mas". Ujarnya sambil tersenyum pada suaminya.
Ketika ku mendengar bahwa
Kini kau tak lagi dengannya
Dalam benakku timbul tanya
Masihkah ada dia dihatimu bertahta
Atau ini saat bagiku
Untuk singgah dihatimu
Namun siapkah kau
Tuk Jatuh cinta lagi
Meski bibir ini tak berkata
bukan berarti ku tak merasa
ada yang berbeda di antara kita
dan tak mungkin ku melewatkan mu
hanya karena diriku tak mampu untuk bicara
Bahwa aku ingin engkau ada di hidupku.
Anna menyelesaikan nyanyiannya membuat Rangga tersenyum pada istrinya, ia memeluk istrinya dengan erat, sungguh dialah cinta pertama dan terakhir Rangga dalam hidupnya selama ini, bahkan mencintai Anna saja sudah ia lakukan sejak Anna masih kecil.
Rangga mencium bibir istrinya serta ********** dengan lembut, membuat Anna melenguh karena kini ciuman suaminya turun ke leher Anna bahkan tangan Rangga sudah masuk kedalam baju sang istri, hingga akhirnya terjadilah yang seharusnya terjadi.
"Gue yang nikah, mereka juga ikutan malam pertamanya". Gumam Geo yang tak sengaja mendengar ******* kedua orangtuanya.
"Ih jadi parno kan gue, ah balik ke kamar deh". Ujarnya sambil berlari memasuki kamarnya.
"Kenapa sih Hubby? kaya dikejar setan aja tau ngga?". Tanya Luna padanya.
"Ngga papa sayang, tadi lebih dari setan sih syang". Ujarnya pada sang istri.
"Hah masa sih? jangan bercanda deh syaang". Ujar Luna terkekeh pada suaminya.
"Asli loh sayang". Ujarnya langsung menindih istrinya membuat Luna terkejut.
Ya tuhan jangan sekarang please, katanya sakit. Batin Luna saat menatap suaminya.
"Sayang, janji ngga akan sakit deh". Ujar Geo dengan suara seraknya.
"Boleh ya?". Tanya Geo dengan memelas.
__ADS_1
Luna hanya bisa menganggukkan kepalanya saat suaminya meminta haknya, hingga beberapa jam kemudian mereka baru selesai gulat panas di ranjang, hingga membuat keduanya terlelap karena kelelahan yang double.
Beberapa jam kemudian tepatnya jam 10 Geo dan Luna baru keluar dari kamar, mereka bahkan langsung makan tanpa memperdulikan tatapan semua orang padanya, Luna hanya menunduk ketika semuanya menatap mereka berdua dengan menggoda.