Dosenku Adalah Suamiku

Dosenku Adalah Suamiku
Bab 42


__ADS_3

Keluarga besar berkumpul disatu rumah, yaitu rumah kediaman keluarga Yunanda, kini Rania sudah di bolehkan pulang ke rumah setelah 3 hari berada di rumah sakit.


Mommy Dania menggendong cucunya karena Rania digendong oleh Reynaldi, kursi roda tidak berguna jika mereka bawa karena Reynaldi ingin menggendong istriinya, Rania sendiri merasa heran dengan suaminya jika digendong untuk apa adanya kursi roda.


"Wahh cucu ku". Ujar Mommy Jinny menghampiri Baby Cleo yang ada digendongan Mommy Dania.


"Tampan sekali dia". Ujar Daddy Dimitri yang juga melihatnya.


"Jelas tampan karena itu turunanku". Ujar Daddy Reymond.


"Enak aja pastii turunanku lahh". Ujar Daddy Dimitri pada besannya.


"Udahh STOP, yang pasti itu turunan orangtuanya lahh, aku sama Rania". Ujar Reynaldi kesal dengan pertengkaran mereka berdua.


Keduanya terdiam sementara yang lain tertawa melihat tingkah keduanya, Rania duduk didekat Anna serta Michelle para ibu muda tersebut sedang berbincang mengenai anak mereka, Baby Cleo paling kecil di antara anak Anna dan Michelle.


"Aunty Uncle". Panggil Baby Ghea dan Baby Raditya membuat keduanya menoleh.


"Ehh ponakan Aunty, udah mulai bisa bicara lancar nya". Ujar Rania mengecup pipi gembul ponakannya.


"Wahh sini sayangg, ponakan uncle makin gembul aja". Ujar Reynaldi memeluk Baby Raditya.


"Mereka apet banget sama kalian". Ujar Mommy Dania pada mereka.


"Pasti dong mom". Ujar mereka berdua terkekeh.


Walaupun sudah ada anak sendiri, ternyata ponakan mereka cemburu melihat Reynaldi dan Rania lebih perhatian pada anak mereka, Anna dan Rangga yang melihat itu menggelengkan kepalanya pusing karena kedua anak mereka berbeda dengan yang lainnya.


"Sayang, Aunty nya mau menyusui Baby Cleo ,kasian dia lapar nak". Ujar Anna menggendong Baby Ghea tetapi anaknya meronta.


"Aduh sayang, jangan bergerak terus nanti kamu jatuh nak, diam yaa". Ujarnya pada putrinya dengan lembut.


"Sini sayang sama ayah yaa, kasian tuh Baby Cleo nya kangen sama daddy nya". Ujar Rangga menggendong Baby Raditya.


Baby Raditya menurut karena ia pun tidak selalu dekat dengan Reynaldi, terkadang jika tidak ada Uncle nya ia akan selalu mengajak Rangga ayahnya bermain walaupun Rangga jarang mengerti ucapan anaknya.

__ADS_1


"Anak pintar". Ujar Rangga mengelus rambut Baby Raditya.


"Ichh Ayahh luk". Ujar Baby Ghea yang cemburu melihat abangnya dipeluk.


"Uhh anak cantiknya ayah pengen di peluk juga". Ujar Rangga memeluk kedua anaknya.


Sedangkan Baby Geo dan Baby Rachel hanya diam di pelukan Opa dan oma nya, mereka akrab pada siapapun walau pendiam apalagi Baby Geo sangat dingin entah turun dari siapa sikapnya itu.


"Cucu opa yang tampan ini senyum dong sayang". Ujar Daddy David pada Baby Geo.


"Iyaa opaa". Oceh Baby Geo sambil tersenyum membuat Daddy David terpesona melihatnya.


"Wahh Opa terpesona melihat senyuman cucu opa yang tampan ini". Ujar Daddy David mencium gemas pipi Baby Geo.


Baby Geo tertawa karena geli dengan kumis Opa nya, semuanya yang melihat Baby Geo tersenyum senang karena tawanya sangat khas sekali, para kembarannya hanya ikut tertawa dengan apa yang ditertawakan oleh Baby Geo.


"Ahh coba tersenyum lagi cucu oma, oma mau liat". Ujar Mommy Alexa menatap Baby Geo.


"Iyahh oma". Oceh Baby Geo memperlihatkan senyumannya yang sangat membuat semua orang terpesona.


Rania menatap anaknya yang masih tertidur pulas, ia menoleh pada suaminya, Rey pun mengerti segera berpamitan pada mereka untuk sementara Rania dan Rey tinggal di rumah kediaman keluarga Dirgantara.


"Unda". Panggil Baby Rachel padanya.


"Iyaa syaang kenapa?". Tanya Anna pada putrinya.


"Antuk". Jawab Baby Rachel dengan mata sayu nya.


"Yaudah sini bunda gendong sayang". Ujar Anna diangguki oleh putrinya.


Baby Rachel tidak terlalu tergantung minum asi jika mengantuk, cukup mengayun dan menepuk pantat nya dengan lembut akan cepat tidur, sedangkan ketiga kembarannya masih tergantung dengan asi.


Setelah melihat Baby Rachel tertidur pulas, Anna membawa nya ke kamar sedangkan kembaran yang lainnya masih bermain dengan Rangga dan Daddy Dimitri serta Mommy Jinny.


Setelah menidurkan Baby Rachel di kamar, Anna kembali berkumpul dengan yang lainnya, Rangga menoleh pada istrinya sembari tersenyum, Anna melihat ketiga anaknya ternyata tertidur karena kelelahan bermain.

__ADS_1


"Kalian istirahat aja, lagian belum istirahat kan". Ujar Daddy Dimitri pasa mereka.


"Baiklah dad". ujar Mereka padanya.


"Biar Mommy bantu membawa Baby Geo".ujar Mommy Jinny diangguki oleh mereka berdua.


"Selamat tidur cucu oma, nyenyak ya tidur nya". Ujar Oma mengecup kening mereka satu persatu.


Setelah Mommy Jinny pergi meninggalkan kamar mereka, Anna berniat membersihkan badannya tetapi ia tidak menyadari keberadaan suaminya yang sudah sama sama tidak memakai baju, Anna terperanjat saat merasakan ada yang memeluknya.


"Astaga mas!! ihh kamu nanti aja mandii nya setelah aku". ujar Anna menutup aset nya.


"Ngga, aku mau bareng kamu sayang, kita udah lama loh ngga ngelakuin itu". Ujar Rangga memeluk istrinya serta mencium leher istrinya.


"Mas ihh nanti anak anak bangun". Ujar Anna tetap kekeuh pada pendiriannya.


"Kita ngelakuinnya cepat aja syang". Ujar Rangga pada istrinya.


Belum sempat Anna menjawab suaminya itu sudah memulainya, seperti apa yang dibilang oleh Rangga mereka melakukannya dengan cepat, karena takut anak anaknya terbangun dan mencari mereka berdua.


Kamar mereka dan anak anak seruangan , kasur empat yang kecil untuk para anaknya serta yang besar untuk mereka berdua, setelah Anna dan Rangga memakai baju nya mereka pun duduk di kasur sambil Anna menyandar dilengan suaminya.


"Mas, nanti ketika umur mereka sudah 5 tahun, aku boleh buka bisnis ngga?". Tanya Anna pada suaminya.


"Boleh sayang, emangnya kamu mau membuat apa?". Tanya Rangga pada istrinya.


"Aku mau bikin baso aci mas, dengan bumbu rempah, aku pernah membuatnya saat aku ingin memakan yang segar, rasanya enak mas". Jawab Anna pada suaminya.


"Ohhh yaa? mas boleh nyoba dulu sayang, penasaran sama baso aci yang kamu buat". Ujar Rangga pada istrinya.


"Okee mas besok aku bikinkan, sekalian aku juga akan minta semuanya memberi saran dan kritik". Ujar Anna tersenyum senang pada suaminya.


"Yaudah mending sekarang kita tidur sayang". Ujar Rangga pada istrinya.


Anna mengangguk di dekapan suaminya, Rangga mengelus rambut istrinya hingga tak terasa istrinya sudah tertidur pulas, Rangga pun menyusulnya karena ia pun sudah mengantuk.

__ADS_1


Beberapa menit kemudian Rangga dan Anna terbangun mendengar tangisan anak mereka, keduanya menghampiri anaknya padahal mereka baru saja terlelap harus begadang kembali.


Aduh gini kali ya dulu Mommy jagain aku. Batin keduanya barengan.


__ADS_2