
Akhirnya mereka tiba dirumah sakit dimana Andrio dirawat, disana sudah ada Mommy serta yang lainnya menunggu diluar ruangan bersama dengan Michelle yang Andrio kenalkan kemarin, hanya saja saat itu Anna tertidur.
"Gimana keadaan abang mom?". Tanya Anna pada Mommy nya.
"Masih ditangani dokter, yang tau jelas bagaimana terjadinya kecelakaan itu cuman Michelle yang tau". Jawab Mommy Alexa dengan sedih.
"Michelle? siapa mom?". Tanya Anna Karena ia tidak tau yang mana Michelle .
"Ini sayang, dia yang memberi tahu Mommy bahwa abang kamu kecelakaan". Jawab Mommy Alexa pada putrinya.
"Ohh yaa terus bagaimana itu bisa terjadi?ahh sebelumnya kenalin nama aku Anna". Ujar Anna pada Michelle.
"Iyaa aku udah tau, kemarin abang kamu yang ngasih tau nama kamu, tapi saat itu kamu tertidur, soal terjadinya kecelakaan itu karena ada musuh yang selalu tidak suka melihat Andrio bahagia, dari dulu Andrio selalu saja dibuat celaka sama dia". Jelas Michelle dengan ekspresi menahan amarahnya serta rasa khawatirnya.
"Siapa emang musuh abang, kak?". Tanya Anna pada Michelle.
Sebelum menjawab pertanyaan dari Anna, tiba tiba saja pertanyaan dari Mommy Alexa membuat nya kaget dan gugup seketika.
"Sayang, kamu suka sama anak tante kan?". Tanya Mommy Alexa pada Michelle.
"Haa, maksud tante?". Tanya Michelle dengan gugup.
"Kamu suka kan sama Andrio? jujur aja". Ujar Mommy Alexa pada Michelle.
"Ngga tante, aku ga suka sama Andrio, dia cuman temen bagi aku". Ujar Michelle sambil menundukkan kepalanya.
"Iyaa temen hidup kan kak". Goda Anna pada Michelle.
"Ahh kenapa jadi bahas ini sih". Ujar Michelle malu.
"Udah gausah bohong lagi, tante tau kamu menyukai anak tante, terlihat dari raut wajah kamu yang menahan marah dan juga khawatir kan". Ujar Mommy Alexa padanya.
"Maaf tante". Ujarnya pada Mommy Alexa.
"Kenapa harus minta maaf? tante malah bersyukur karena kamu baik". Ujar Mommy Alexa pada Michelle.
"Tapi Andrio ngga suka sama aku tante, dia bilang sama aku kalau dia suka sama Nayla sahabat aku tante, aku hanya menghargai apa yang dia inginkan". Ujar Michelle dengan sedih.
Sebelum melanjutkan obrolannya, dokter menghampiri mereka membuat semuanya langsung berdiri, Mommy Alexa terlebih dahulu menanyakan keadaan anak sulungnya itu.
__ADS_1
"Bagaimana keadaan anak saya dok?". Tanya Mommy Alexa dengan khawatir.
"Untungnya lukanya tidak terlalu parah, hanya saja mungkin butuh beberapa hari agar cepat pulih, bagian kaki dan tangannya tergores serta kepalanya juga hanya terbentur tetapi tidak papa, jika saja tadi terlambat membawanya ke rumah sakit mungkin akan patal". Jawab Dokter tersebut padanya.
"Apa sudah bisa di jenguk dok?". Tanya Daddy David padanya.
"Untuk saat ini tidak bisa, karena pasien butuh istirahat, mungkin salah satu diantara kalian bisa menjaga nya". Jawab Dokter tersebut pada mereka..
Semuanya mengarah pada Michelle, membuat nya kikuk ditatap oleh semua keluarga Andrio, ia hanya menunduk tak tau mengapa semua melihat ke arahnya.
"Ah dokter, calon menantu saya aja yang menjaga nya, soalnya saya tidak bisa walau sebagai orangtua dari pasien". Ujar Mommy Alexa sambil menunjuk pada Michelle.
"Tapi tante aku bukan--". Ucapan Michelle terpotong oleh Anna.
"Gapapa kak, kakak aja yang jaga abang ya". Ujar Anna pada Michelle.
"Ngga ada tapi tapi an Michelle". Ujar Daddy David padanya.
Michelle bingung sekarang, ia mau tapi tidak mungkin juga Andrio menerima kehadirannya, bahkan setelah mereka menghadiri pernikahan Olivia dan Devin, Andrio menjauhinya padahal mereka selalu dekat selama ini.
"Yaudah tante aku mau jaga Andrio, tapi bergilir ya, soalnya aku ada kerjaan juga tante". Ujar Michelle pada Mommy Alexa.
"Loh kok ngga boleh mom? kenapa?". Tanya Anna protes pada Mommy nya.
"Ya karena kamu lagi hamil sayang, INGATT jaga kandungan kamu yang masih muda itu". Jawab Mommy Alexa tegas pada putrinya.
"Iyaa mom, Anna nurutt kok". Ujar Anna dengan lesu.
"Yaudah mending kita pulang saja, Michelle titip Andrio ya, kalau ada apa apa hubungi Mommy ya". Ujar Mommy Alexa pada nya.
"Iyaa siap tante". Ujar Michelle pada nya.
"Eh kok tante? Mommy dong seperti Anna Dan Andrio memanggil tante dengan Mommy". Ujar Mommy Alexa sambil mengelus rambut Michelle.
"Ahh iya tan eh mom". ujar Michelle kaku.
"Yaudah sayang, kamu masuk gih temenin Andrio". Ujar Mommy Alexa diangguki oleh Michelle.
Setelah semuanya pergi meninggalkan area rumah sakit, kini tinggal Michelle yang sedang menjaga Andrio, ia gugup karena berdua diruangan ini tetapi mencoba untuk tetap tenang.
__ADS_1
"Cepett sembuh ya Rio, jangan lama sakitnya, aku sayang kamu, aku cinta sama kamu, walaupun kamu ngga mencintaiku". Ujar Michelle sambil memegang tangan Andrio.
"Aku tau aku salah mencintaimu, aku seharusnya sadar, kamu mencintai sahabat ku Nayla, tetapi dengan bodohnya aku tetap pada perasaanku, aku memendam perasaan aku sendiri Rio". Gumam Michelle dengan sedih menatap wajah Andrio.
"Seandainya bisa, aku ingin sekali melupakan rasa ini yang telah aku pendam bertahun tahun lamanya, Rio seandainya nanti kamu bangun aku janji ngga akan terlalu dekat ataupun manja sama kamu". Ujar Michelle dengan pelan sambil menahan isakannya.
Ting!
...Tante Alexa...
...Online...
Sayang, kamu sudah makan? kalau belum jangan lupa makan ya, inget jaga kesehatan kamu karena kamu sedang menjaga calon suami mu.
^^^Iyaa nanti Michelle makan mom, apaan sih mom, aku sama dia cuman temen doang ngga lebih.^^^
Haha nanti juga bakalan terjadi sayang , percayalah pada Mommy.
Michelle tidak menjawab nya karena ia bingung membalasnya, akhirnya Michelle memilih ke kamar mandi untuk menenangkan pikirannya, setelah beberapa menit dari kamar mandi ia pun keluar dan kembali duduk dikursi samping ranjang pasien.
Michelle menatap Andrio yang masih belum sadar, hingga beberapa menit kemudian ia ketiduran dengan posisi tangannya masih memegang tangan Andrio.
Dialam bawah sadarnya Andrio mencari kesana kemari suara seseorang yang ia kenal, ya itu suara Michelle tadi pada Andrio, membuat Andrio sedih mendengarnya seandainyaa Michelle tau bahwa ia tidak benar benar menyukai Nayla, melainkan ia menyukai Michelle.
Beberapa menit kemudian, tangan Andrio bergerak perlahan membuka matanya lalu mencari seseorang diruangan, namun ia tidak menemukan siapapun hingga ia menyadari tangannya kesemutan lalu ia melihat Michelle yang tertidur.
"Aku mohon sabar sebentar lagi, karena urusanku dengan nya belum selesai sayang, sungguh aku mencintaimu bukan hanya kau seorang saja". Ujar Andrio sambil mengusap rambut Michelle.
Michelle yang merasakan rambutnya di elus pun terbangun, betapa kagetnya ia melihat Andrio sadar setelah beberapa jam tidak sadar.
"Haus". Ujar Andrio pelan.
"Nih minum hatihati". ujar Michelle pada Andrio.
"Aku panggilin dokter dulu ya". ujar Michelle sambil bangkit dari duduknya.
Andrio menahan tangan Michelle, membuat sang empunya berhenti untuk melangkah, lalu menoleh pada Andrio dengan pelan ia melepaskan tangan yang dipegang oleh Andrio, namun Andrio menggenggam nya erat.
"Jangan pergi please". Ujar Andrio dengan pelan.
__ADS_1
Biasanya juga ga suka aku dekat dengannya, lantas mengapa dengannya?. Batinnya bertanya.