Dosenku Adalah Suamiku

Dosenku Adalah Suamiku
Bab 87


__ADS_3

Hari yang ditunggu pun tiba, pernikahan Rachel dan Kenzo serta Ghea dan Andreas, semuanya sedang menunggu kedua pengantin perempuan tiba karena Kenzo dan Andreas sudah menunggu di altar, bertepatan dengan kandungan Ghea yang sudah masuk usia satu bulan.


"Gue gugup banget bang". Ujar Andreas pada Kenzo.


"Gue juga gugup begoo". Ujarnya pada Andreas.


"Duh ga sabar pengen liat istri gue". Ujar Andreas menatap pintu depan.


"Enak ya yang udah nikah duluan". Ujar Kenzo pada Andreas.


"Jelas dong". Ujarnya sambil terkekeh.


"Heii para abang, udah dong jangan berdebat". Ujar Andra pada mereka berdua.


"Wah apakah Ghea dan Rachel bisa membandingkan kalian berdua?". Tanya Kenzo ketika melihat Andra berada di sampingnya.


"Tentu saja bisa, karena aku datang dengan kekasihku kesini". Jawab Andra padanya.



"Wah siapa itu yang memakai gaun merah?". Tanya Kenzo membuat Andra menoleh.


"Dialah kekasihku". Jawab Andra menghampiri Cinta.


"Ternyata kekasihmu". Ujarnya sambil mengangguk anggukkan kepalanya.


"Tunggu itu siapa keempat wanita itu? perasaan gue ngga menggundang mereka, lo kenal Dre? ". Tanya Kenzo pada mereka berdua.


"Kayanya temen istri gue atau temen Rachel atau bisa jadi kekasihnya Raditya dan Geo, tapi ngga mungkin orang mereka bilangnya jomblo, tapi kayanya gue kenal satu orang, dia pacarnya Cleo yang memakai tas kecil pulkadot". Jawab Andreas padanya.



...(Aura)...



...(Jennifer Aurora Putri)...



...(Laluna Putri Sanjaya)...



...(Jasmine Putri Ayunda)...



...(Geonard)...



...(Cleopatra)...


__ADS_1


...(James Putra Arkana pasangan dari Jasmine Putri Ayunda)...



...(Raditya)...


"Mereka inii mau ke kondangan apa ngelayad sihh, hitam semua bajunya". Ujar Kenzo sambil terkekeh.


"Untung aja pacar gue ngga sama pake warna hitam". Ujar Andra sambil terkekeh.


"Itu satu cowok siapa? yang di samping Geo?". Tanya Kenzo padanya.


"Tanya aja sendiri, gue gatau dia siapa". Jawab Andreas padanya


Beberapa menit kemudian kedua pengantin perempuan datang dengan gaun yang berbeda, tetapi membuat semua yang hadir tidak bisa membedakan mana Rachel dan Ghea, raut wajah mereka kompak tersenyum hingga membuat Kenzo dan Andreas sedikit bingung.



...(Gaun yang dipakai Ghea)...



...(Gaun yang dipakai Rachel)...


"Baiklah para hadirin yang terhormat, mari kita saksikan apakah kedua mempelai pria bisa menebak mana pasangan mereka, silahkan untuk mempelai perempuan maju lima langkah begitu juga dengan mempelai pria ". Ujar Raditya yang menjadi MC.


"Untuk mempelai pria, coba kalian amati dengan jelas, yang manakah pasangan anda, jika sudah yakin genggam tangan nya lalu bawa ke atas altar, saya hitung sampai tiga". Ujar Raditya membuat semuanya tegang.


Satu..


Ti.. gaa..


Andreas segera menggenggam tangan mempelai perempuan masing masing, Kenzo menggenggam tangan mempelai perempuan yang memakai gaun putih sedangkan Andreas menggenggam mempelai perempuan yang memakai gaun corak bunga.


"Apakah kalian sudah yakin? benar dengan mempelai perempuan yang kalian genggam tangannya?". tanya Raditya pada mereka.


"Yakin". Jawab mereka dengan tegas.


"Sayangnya.. ".


Semua orang menunggu kelanjutan Raditya, begitu juga dengan mempelai pria yang cemas takut salah menggandeng tangan, hingga beberapa saat kemudian Raditya terlihat melirik ke semua orang yang semakin penasaran.


"Sayangnyaa, mempelai perempuan yang kalian genggam adalah benar, pengantin perempuan kalian masing masing". Ujar Raditya sontak mendapatkan tepuk tangan yang meriah.


"Tidak usah lama lama, kita mulai saja pengucapan janji suci kedua pasang mempelai kita hari ini". Ujar Raditya membuat sorak terdengar dari tamu yang hadir.


Beberapa menit kemudian mereka berempat lebih tepatnya Kenzo dan Rachel telah resmi menjadi suami dan istri, mereka disuruh berciuman karena sudah sah menjadi pasangan suami dan istri, semuanya menutupi anak kecil mereka.



"Ciee yang sekarang udah jadi suami istri, kasih tepuk tangan yang meriah". Ujar Raditya pada tamu undangan .


Semuanya orang yang ada disana mengucapkan selamat pada kedua pasang pengantin, yang mereka tau memang Ghea dan Andreas belum menikah makanya banyak yang mengucapkan selamat atas pernikahan keduanya.


"Selamat ya Kak, akhirnya nikah juga, yang seharusnya nikah sih harusnya bang Adit kan". Ujar Ghea sambil melirik Raditya yang dekat dengan seorang perempuan.

__ADS_1


"Iyaa bener apa yang kamu bilang dek, harusnya bang Adit dulu yang nikah, eh baru ketemu jodohnya kemarin kemarin". Ujar Rachel sambil terkekeh.


"Selamat ya bro, jangan lupa nyoblos". Ujar Andreas pada Kenzo.


"Siap, tenang itumah". Ujarnya terkekeh.


"Perhatian semuanya, teman saya namanya James ingin menyumbang lagi untuk kedua pasang pengantin, silahkan naik ke atas panggung". Ujar Raditya pada temannya.



James naik ke atas panggung yang memang tersedia properti di atasnya, ia duduk disana dan mulai menyanyikan sebuah lagu yang berjudul "Marry Your Daughter" , ia menyanyikan itu sambil menatap Jasmine orang yang sedang ia dekati.


Keempat orang yang menjadi ratu dan raja mendengarnya merasa terharu, hingga beberapa menit kemudian James selesai menyanyikan lagu tersebut diakhiri dengan mengucapkan selamat kepada kedua pasang pengantin tersebut.


"Ternyata temen Raditya yang dulu ada fotonya dikirim ke kamu kan". Ujar Andreas menatap istrinya.


"Udah deh sayang, lagian ya yang paling tampan dimata aku itu kamu". Ujar Ghea pada suaminya.


"Takutnya kamu suka sama dia sayng". Ujarnya pada Ghea.


"Maana mungkin aku suka sama dia, orang aku sukanya kamu dari awal ketemu juga". Ujar Ghea pada suaminya.


Andreas yang mendengar itupun tersenyum senang, Ghea pun ikut tersenyum melihat suaminya senang, hingga beberapa jam kemudian acara pernikahan kedua pasang pengantin pun selesai dilaksanakan, dan yang mendapati lempar bunga adalah Raditya.


...****************...


Hoekk.. Hoeekk.. Hoekk


Ghea yang mendengar suaminya mual mual pun langsung menghampiri, kebetulan mereka menginap di rumah kediaman Anna dan Rangga, Ghea memijat leher suaminya tetapi hanya cairan putih saja tidak ada yang keluar sama sekali.


"Sayang, lemes banget". Ujar Andreas menatap istrinya dengan berkaca kaca.


"Ya ampun sabar ya sayang". Ujar Ghea pada suaminya.


"Heum iyaa sayang". Ujar Andreas memeluk istrinya.


Ghea membawa suaminya kembali untuk tidur di ranjang , suaminya sedang manja karena sedaritadi Andreas memeluk Ghea, tetapi Ghea tidak keberatan karena suaminya benar benar lemas bahkan sudah tertidur kembali saat memeluk Ghea.


Ketika Rachel dan Kenzo malam pertama, berbeda dengan Ghea dan Andreas, karena keduanya saMa saMa capek saat acara pernikahan tadi sampai selesai jam 8 malam, semuanya memaklumi karena mereka juga sudah menikah selama setahun lebih.


Ting!


...Ayah Rangga...


...Online...


Sayang, ngga turun lagi kebawah? kamu belum makan lagi loh.


^^^Ngga yah masih kenyang, kasian Kak Andre, mual mual daritadi sekarang aja baru bisa tidur karena lemas yah^^^


Yaudah gapapa, kalau gitu ayah ngga akan ganggu hehe


^^^Ganggu apaan sih ayah wkwk^^^


Ghea menyimpan ponselnya di sisi ranjang, lalu kembali memeluk suaminya yang merengek minta dipeluk, Ghea memeluknya dengan lembut serta mengusap rambut suaminya, hingga terdengar dengkuran lembut yang berasal dari suami tercintanya.

__ADS_1


__ADS_2