Dosenku Adalah Suamiku

Dosenku Adalah Suamiku
Bab 88


__ADS_3

Kenzo dan Rachel sedang menjalani bulan mandu mereka berdua di Paris, sedangkan Anna dan Rangga serta yang lainnya menjalani ngidam yang di inginkan oleh Andreas, ngidam aneh yang membuat seluruh keluarga tersiksa bahkan keluarga Andreas pun sama tersiksa nya dengan permintaan aneh Andreas.


"Bang yang bener aja lo, masa kita disuruh joget pake baju badut gini sih". Ujar Geo kesal pada Andreas.


"Benar apa yang dibilang Andra sayang, kamu kenapa ngidamnya aneh begini". Ujar Mommy Jessi padanya.


"Ya mana Andre tau mom, orang itu kemauan anak Andre dan Ghea". Ujarnya dengan santai.


"Kak, yang lain aja deh ngidamnya, jangan gini". Ujar Ghea pada suaminya.


"Gamau sayang, aku maunya mereka joget dengan kostum badut itu titik gapake koma". Rengek Andreas pada istrinya.


"Maaf ya semuanya, habis kalau suami Ghea permintaan nya ngga diturutin, nanti anak Ghea keluar liur terus". Ujar Ghea pada mereka semua.


"Baiklah, kita akan joget dengan kostum badut menyebalkan ini". Ujar Raditya pada nya.


Andreas yang mendengar itupun tersenyum senang, ia tertawa saat semuanya berjoget dengan gerakan kaku, tetapi itu menghibur nya karena ia kepengen banget liat mereka joget dengan kostum badut itu.


"Udah kan kak'?". Tanya Ghea pada suaminya.


"Udah sayang". Jawab Andreas membuat mereka lega.


"Huft gerah banget tau pake kostum badut". Gerutu Andra pada abang kembarannya.


"Haha tapi lucu tau ngga lo pake kostum badut Dra". Ujar Andreas pada kembarannya.


"Abang sialan lo". Gerutu nya kesal pada Andreas.


Ting!


...Kak Rachel 🤗...


...Online...



Aku dan kak Kenzo bulan mandu, sedangkan kamu ngga 😝😝 padahal pas udah nikah kalian juga ngga bulan madu gimana sih 🤣


^^^Terus aja terus tertawa di atas penderitaan orang lain, udah tau lagi hamil juga 😡^^^


Aduhh ampun bumilkuu 😂


^^^His udah ah sana aja bulan madu, nyebelin banget punya kakak 😌^^^


Yaudah, bye bye 👋🏻


Ghea tidak lagi membalas pesan dari saudara kembarnya, bahkan ia sekarang malah cemberut membuatnya menjadi pusat perhatian terutama Andreas yang melihatnya.



"Kenapa syaang? kok cemberut gitu??". Tanya Andreas padanya.


"Abisnya kak Rachel nyebelin banget sih". Jawabnya dengan kesal.


"Emangnya kenapa dengan Rachel?". Tanya Anna pada putrinya.


"Nih bunda liat aja sendiri". Jawab Ghea menyerahkan ponselnya pada Anna.


Mereka yang penasaran juga melihat isi chattan Anna dengan Rachel, sontak saja mengulum senyumnya karena memang Ghea tidak bisa bulan madu pertama dulu mereka belum merencanakan yang kedua karena Ghea sedang hamil, pastinya kandungan nya masih lemah.

__ADS_1


"Sabar ya sayang, nanti juga ada saat nya kalian bulan madu, sekarang fokus dulu dengan kandungan kamu ya". Ujar Anna mengusap rambut anaknya.


"Heum iyaa deh bunda". Ujar Ghea padanya.


"Nah gitu dong, itu baru anak bunda". Ujar Anna sambil tersenyum menatap anaknya.


"Iyaa bunda, tapi kayanya aku pengen sesuatu deh bun". Ujar Ghea membuat semuanya waspada..


"Ngidam apa sayang?". Tanya Andreas oada istrinya.


"Aku pengen buah mangga muda, tapi yang langsung dari pohonnya sayang". Jawabb Ghea pada suaminya.


"Baiklah aku akan memanjat pohonnya, kebetulan ada pohon mangga yang sengaja aku bangun". Ujar Andreas pada istrinya.


"Jangan! aku maunya bang Adit dan Geo yang manjat". Ujar Ghea membuat kedua saudara kembarnya menoleh.


"Apaa? yang bener aja deh". ujar mereka dengan kompak.


Ghea yang melihat mereka menolak pun menundukkan kepalanya, membuat semua orang panik tadi Andreas sekarang Ghea, akhirnya Geo dan Raditya memenuhi keinginan bumil tersebut, hingga membuat Ghea senang melihatnya.


"Nih mangga nya". Ujar Geo menyimoan mangga tersebut.


"Abang kupasin please". Ujar Ghea membuat abangnya mendelik.


"Okee fine". Ujar Raditya sambil membawa mangga tersebut ke dapur.


"Sayang, belum lahir aja udah nyusahin semua orang". Ujar Anna pada anaknya.


"Haha habis gimana bun, kemauan anak aku dan kak Andre itu". Ujarnya terkekeh pada Anna.


Beberapa menit kemudian Raditya kembali ke ruang tengah sambil membawa piring berisi mangga yang telah di kupas olehnya , ia menyimpan di depan adiknya membuat Ghea tersenyum senang pada abangnya dan Raditya pun senang melihatnya senang.


"Ngga bang, manis banget". Jawab Ghea pada abangnya.


"Masa sih?". Tanya Raditya dengan begonya.


"Udah tau ibu hamil suka yang asem, malah nanya asem ngga nya, gimana sih kamu Dit". Ujar Natalia pada adik nya.


"Yeh kan mana tau gitu kak, kirain bumil juga ngerasain asem eh ternyata suka asem". ujar Raditya pada Natalia.


"Yayaya gimana kamu aja dit". Ujar Marselina yang ikut ikutan mempermasalahkan pertanyaan Raditya.



Natalia dan Marselina kuliah diluar negeri, mereka hanya pulang ke Indonesia jika ada acara keluarga atau sedang ingin bersama keluarga besarnya, Raditya dan Geo yang melihat mereka berdua sebenarnya sulit membedakan karena jarang bertemu.


"Bagaimana dengan kuliah kalian disana?". Tanya Anna pada ponakannya.


"Baik Aunty, semuanya berjalan dengan lancar". Jawab keduanya dengan kompak.


"Keren". ujar Raditya dan Geo memberikan jempolnya pada mereka berdua.


"Keren apanya?". Tanya mereka berdua pada adiknya.


"Keren, kalian bisa kompak gitu jawabnya". Jawab Raditya disetujui oleh Geo.


"Jelas dong, kembar". Ujarnya sambil terkekeh.


"Kita juga kembar kok". Ujar Geo pada mereka.

__ADS_1


"Tapi ga mirip kaya kita dan Ghea sama Rachel kan". Ujarnya meledek Raditya dan Geo.


Anna yang melihat itupun menggelengkan kepalanya, pusing ia melihat tingkah mereka padahal bukan anak kecil lagi pikirnya, Anna memilih menemani anaknya yang sedang mengandung daripada memperhatikan obrolan mereka berempat.


"Bunda". Panggil Ghea padanya.


"Iyaa kenapa syaang?". Tanya Ghea padanya.


"Ghea pengen pake baju hanfu bun". jawab Ghea padanya.


"Baju seperti kerajaan?". Tanya Anna diangguki oleh Ghea.


"Tapi bukan hanya Ghea yang memakainya, semuanya pakai ya". Ujar Ghea menatap mereka dengan memelas.


"Baiklah bunda panggilkan seseorang yang akan mendandani kita". Ujarnya membuat Ghea senang.


Beberapa jam kemudian Ghea lebih dulu selesai di dandan dan dilanjut dengan yang lainnya, Ghea terlihat senang melihat tampilannya begitupun dengan mereka semua, Ghea ngidam memang aneh tapi membuat mereka senang.



...Ghea...



...Rachel...



...Kenzo...



...Andreas...



...Cinta...



...Raditya...



...Geonard...



...Annabelle...


Hanya beberapa orang yang menggunakan karena, Ghea mengatakan Rangga serta yang lainnya tidak cocok menggunakan baju itu, hingga mereka yang tidak disuruh merasa senang saja, karena ribet baju yang dipakai mereka tapi memang membuat mereka cantik.


"Makasih ya bunda udah turutin maunya Ghea". Ujar Ghea pada Anna.


"Iyaa sayang sama sama, bunda akan selalu memenuhi keinginan kamu jika bunda bisa syaang". Ujar Anna pada nya.


"Ahh sosweet sekali bunda". ujarnya memeluk Anna dengan erat.


"Harus dong sayang". ujarnya pada Ghea.

__ADS_1


Ghea pun tersenyum senang, karena mereka mengabdikan foto yang sedang memakai baju hanfu, sementara Rangga dan yang tidak kebagian hanya bisa cemberut melihatnya.


__ADS_2