
6 Tahun Kemudian...
Tak terasa kini sudah banyak rintangan yang Anna dan Rangga lalui bersama, kini anak anaknya sudah beranjak remaja, keempat anaknya sedang berkuliah ditempat dimana dulu Anna kuliah serta Rangga mengajar disana.
"Bunda, liat baju abang yang warna merah ngga!!". Teriak Raditya padanya.
"Bun, liat gelang Ghea ngga?". Tanya Ghea menghampiri Anna.
"Bunda, gawatt Ghea kesiangan". Ujarnya pada Anna.
"Bunda, Geo berangkat ya, dahh bundaa". Ujarnya sambil berlalu pergi dari hadapan Anna.
"Bunda, liat topi Adek ngga?". Tanya Andira padanya.
"Bundaa, Mahesa gamau sekolahh". Rengek Mahesa padanya.
"Bunda, dasi ayah dimana?". Tanya Rangga membuat Anna pusing.
"Aduh kalian tuh bisa ngga sih ngga bikin bunda pusing". Ujar Anna menatap mereka.
Semuanya menatap Anna yang memijit kepalanya pusing, Rangga akhirnya menghampiri istrinya yang sedang pusing, Raditya serta yang lainnya juga tiba tiba diam jika melihat Anna seperti itu, Anna sebenernya ingin marah tetapi ia tidak bisa.
"Bunda maafin kita yaa bikin bunda pusing". Ujar Raditya mengawali percakapan mereka.
"Iyaa bunda maafkan, sekarang lebih baik kita sarapan". Ujar Anna diangguki oleh mereka.
"Bunda, Ghea dan Geo ga sarapan dong". ujar Rachel padanya.
"Biarkan mereka memang ada kelas pagi". Ujar Anna pada nya.
"Heum yaudah kalau gitu Rachel boleh bawa mobil sendiri kan bun?". tanya Rachel padanya.
"NGGA BOLEH". Bukan Anna yang menjawab tetapi Rangga lah yang menjawab.
"Kenapa masih gaboleh sih Ayah?". Tanya Rachel dengan cemberut.
"Pokoknya gaboleh, nurut sama ayahh". Ujar Rangga membuat Rachel pasrah.
"Heum yaudah deh iyaa". Ujar Rachel dengan lemas.
Beberapa menit kemudian Rangga berangkat kerja bersama dengan kedua anaknya yang akan ke kampus, Rangga kembali ke kampus bukan menjadi dosen tetapi mengganti daddy nya menjadi kepala yayasan disana.
"Oh ya Ayahh, katanya hari ini ada dosen baru ya". Ujar Rachel pada Rangga.
"Bukan sekarang sayang, masih lama kok". Ujar Rangga pada putrinya.
"Ohh gitu Yahh". Ujar Rachel diangguki oleh Rangga.
__ADS_1
"Eh ada berapa dosen baru yah?". Tanya Raditya padanya.
"Dua deh, sikembar Marvello". Jawab Rangga padanya.
"Hah? beneran Yah?". Tanya Rachel padanya.
"Beneran lah ngapain abang bohong". Jawab Rangga pada anaknya.
"Nanti Ghea gimana dong kalau ketemu salah satunya?". Tanya Rachel padanya.
"Heum iya yahh, Ghea kan masih gamau deket sama bang Andre". Ujar Raditya padanya.
"Nanti ayah atur itu, sekarang lebih baik kalian masuk lebih dulu ke dalam, ayah akan memarkirkan mobil". Ujar Rangga pada kedua anaknya.
"Baikk ayahh". Ujar mereka berdua pada Rangga.
Raditya dan Rachel memasuki fakultas mereka yang memang sama, disana terlihat Cleo yang sedang menulis lalu menoleh pada abang dan kakaknya yang baru datang, Rachel duduk disamping temannya yang baru Rachel kenal bernama Chika .
"Eh hai Ra, baru datang?". Tanya Chika padanya.
"Haii Chika, iyaa nih tadi agak macet soalnya".Jawab Rachel sambil tersenyum pada nya.
"Ohh yaa? tadi gue liat Ghea di kantin Ra, tapi kayanya dia banyak yang bully". Ujar Chika padanya.
"Hah? maksud kamu? gimana Chika? adikku gapapa kan?". Tanya Rachel panik.
"Gapapa sih ya karena ditolong sama adik lo si Goreo". Jawab Chika membuat Rachel mendelik.
Rachel lebih suka berpenampilan seperti ini dibandingkan Ghea yang sangat suka sekali memakai kacamata, mudah saja bagi mereka membedakan keduanya, Karena Ghea juga pendiam berbeda dengan Rachel yang ramah pada yang lainnya, termasuk Chika salah satu teman baru serta sahabat bagi seorang Rachel.
Chika Andara Putri biasa di panggil Chika , berumur 18 tahun beda setahun dengan Rachel, merupakan anak kedua dari pasangan suami istri yang bernama Nathan dan Clarissa, ya Chika adalah anak dari sahabat Anna dan Rangga, jadi mudah saja Rachel menerima Chika menjadi sahabatnya.
"Oh ya Ra, abang lo kebiasaan banget deh ngeganggu gue". Ujar Chika yang langsung terdengar oleh Raditya.
"Kapan gue ngeganggu lo?". Tanya Raditya dengan mendelik pada Chika.
"Kemarin lo ganggu gue, pas Rachel ke kantin sama Ghea". Jawab Chika padanya.
"Idihhh ogah gue gangguin makhluk kaya lo". Ujar Raditya pada nya.
"Udah sih kenapa jadi ribut gini sihh, tuh dosen udah masuk". Ujar Rachel pada mereka berdua.
Sedangkan dirumah Anna sedang berkumpul dengan para sahabatnya serta mereka juga membawa anak mereka yang masih kecil, Anna menitipkan Mahesa pada adik iparnya Rania yang memang kedua anaknya Reyhan dan Reynan bersekolah di sekolah yang sama seperti Mahesa.
__ADS_1
"Oh ya An, anak gue kuliah di kampus keluarga suami lo". Ujar Clarissa padanya.
"Ohh ya, yang mana?". Tanya Anna pada sahabatnya.
"Yang kedua An". Jawab Clarissa padanya.
"Anak lo yang namanya Chika?". Tanya Clara ikut nimbrung.
"Iyaa Ra". Jawab Clarissa pada nya.
"Wahh awas terjadinya cinta lokasi sama Raditya". Ujar Amanda padanya.
"Bukan hanya Raditya tapi semua anak lo An". Ujar Clara pada nya.
"Loh emangnya kenapa?". Tanya Anna bingung pada mereka.
"Anak lo Raditya kan ribut mulu sama si Chika, sedangkan Ghea sama Andreas yang jadi dosen, ada juga Andra kembarannya ngajar di sekolah SMA anak gue, tapi katanya dia juga jadi dosen di kampus, hebat bener Tuh anak". Jawab Clara pada Anna.
"Ya tapi belum tentu anak gue ketemu jodohnya semuanya dikampus kan". Rengek Anna Pada mereka.
"Iya juga sih An".Ujar Clarissa pada nya.
Kembali lagi pada Rachel yang sedang makan bersama di kantin bersama para saudara serta sahabatnya, seperti biasa mereka menjadi para incaran kaum adam maupun hawa, karena mereka sangat cantik dan Tampan membuat seluruh mata tertuju pada mereka.
"Gue risih banget diliatin mereka". Gumam Raditya pada mereka.
"SaMa gue juga bang". Ujar Geo pada nya.
"Kita juga sama kali bang". Ujar Cleo pada mereka..
"Yaudah anggap aja makhluk gaib". Bisik Chika pada mereka semua.
"Hahah bener banget kata lo Chika". Ujar Ghea pada nya.
"Oh ya lo berdua kenapa belum pada pulang sih?". Tanya Chika pada Geo dan Ghea.
"Bareng aja sama kalian". Jawab Ghea pada mereka.
"Heum gitu ya". Ujar Chika diangguki keduanya.
Beberapa jam kemudian mereka sedang dalam perjalanan menuju rumah, akan tetapi mereka ke mall terlebih dahulu untuk membeli sesuatu, kecuali Ghea yang tidak suka keramaian hanya menunggu di mobil bersama kembarannya Rachel yang memang tidak ikut masuk.
"Oh ya dek, kakak denger dari Chika, kamu dibully?". Tanya Rachel padanya.
"Iya tapi aku udah biasa kok". Jawab Ghea padanya.
"Jangan diem aja dong dek, lain kali lawan mereka, kalau mereka liat kamu diem terus mereka akan semakin senang membully kamu". Ujar Rachel padanya.
__ADS_1
"Aku capek kak', udah yaa". Ujar Ghea menatap Rachel.
"Baiklah". Ujar Rachel padanya.