Dosenku Adalah Suamiku

Dosenku Adalah Suamiku
Bab 81


__ADS_3

"Uncle Lion". Teriak Ghea saat Melihat Lion dan Aera serta anak mereka turun.


"Wahh kangen banget sama kalian". Ujar Ghea memeluk mereka satu persatu.


"Kak Ghea". panggil salah satu anak Lion dan Aera memeluk Ghea membuat Andreas kesal.


"Haha suami kmu cemburu tuh saMa anak uncle". ujar Lion terkekeh padanya.


Ghea menatap Andreas dan memang benar Andreas terlihat cemburu saat anaknya Lion memeluknya, Ghea senang melihat nya maka dari itu ia semakin memeluk adiknya dan mencium pipi gembulnya , semakin membuat Andreas kesal melihatnya.


"Sayang ihh, jangan cium orang lain selain aku suami kamu". Ujar Andreas pada istrinya.


"Kalau anak kita? kamu juga ga ngebolehin aku cium gitu?". Tanya Ghea menatap suaminya.


"Yaa kecuali itu sayang". Jawab Andreas pada istrinya.


"Udah ah gabaik kalian berdebat disini, mending kita pulang sekarang". Ujar Lion pada ponakannya.


Ghea dan Andreas memang disuruh oleh Anna menjemput uncle beserta keluarga kecilnya di bandara, jadi Ghea senang tetapi tidak dengan suaminya yang sedaritadi cemberut, tetapi itu membuat Ghea gemas pada suaminya sendiri.


"Udah ya jangan cemberut gitu dong kak, nanti malem aku kasih deh". Ujar Ghea membuat Andreas menoleh padanya.


"Beneran sayang? kamu ngga bohongkan?". Tanya Andreas pada Ghea.


"Beneran lah ngapain juga aku bohong kak". Jawab Ghea pada Andreas.


"Yess,, akhirnya aku bisa buka puasa". Ujar Andreas dengan tersenyum senang.


Ghea yang melihat itupun tersenyum tipis, ia merasa bersalah telah membuat suaminya menunggu lama, tetapi dengan kesungguhan suaminya membuat Ghea semakin yakin, bahwa Andreas bisa membuatnya jatuh cinta kembali.


Beberapa menit kemudian mereka sampai dirumah kediaman Anna dan Rangga, kebetulan Ghea menyuruh bundanya mengirim supir serta mobil untuk Uncle Lion dan Aunty Aera, mereka turun dari mobil lalu masuk ke dalam rumah.


"Ah akhirnya kalian sampai juga". Ujar Anna memeluk Lion dan Aera.


"Iyaa nih kak, lumayan perjalanan dari sana membuat kita agak lelah". Ujar Lion pada Anna.


"Yaudah yuk masuk masuk". Ujar Anna diangguki oleh mereka.


"Ah ya Ghea sayang, kamu bisa bantu bunda ngga?". Tanya Anna pada putrinya.


"Bantu apa bun?". Tanya Ghea padanya.


"Bantu bunda buatkan minuman untuk mereka". Jawab Anna diangguki oleh Ghea.

__ADS_1


Ghea pergi menuju dapur namun di ikuti oleh suaminya, siapa lagi suami bucinnya yang selalu tidak bisa jauh dari Ghea, Andreas membantu istrinya membawakan minuman tersebut membuat Anna tersenyum senang melihat tingkah keduanya.


"Bundaaa". Teriak Rachel membuat Anna menoleh.


"Kenapa sih syang? ada apa?". Tanya Anna pada anaknya yang kini sudah berumur 20tahun.


"Ada yang mau ketemu bunda dan ayah". Jawab Rachel pada ANNA.


"Oh ya siapa sayang?". Tanya Anna pada putrinya.


"Bentar bun, Kak Kenzo". Ujar Rachel sambil memanggil seseorang.



Lalu masuklah Kenzo Adi Putra Pratama seorang Pria berumur 28 tahun, berbeda 8 tahun dengan Rachel berprofesi sebagai CEO, pemilik hotel berbagai cabang, serta hebat dalam bermain game Mobile Legend. Anak satu satunya dari pasangan suami istri yang bernama Anggita Dewi Puspita dan Deonald Putra Pratama.


"Selamat siang tante". Ujar Kenzo pada Anna.


"Ah ya selamat siang, mari duduk bersama". Ujar Anna pada Kenzo.


"Iyaa tante". ujarnya sambil tersenyum tipis.


"Kak Ken kenapa?". Tanya Rachel melihat Pria itu menatapnya.


"Jadi kedatangan kamu kesini mau apa Ken?". Tanya Rangga yang memang mengenali Kenzo.


"Kedatangan Kenzo kesini ingin mengatakan sesuatu pada tante dan om". Ujar Kenzo pada keduanya.


"Mau mengatakan apa nih? om jadi degdegan". Ujar Rangga terkekeh.


"Om bisa aja, jadi gini om tante, kan Kenzo udah lama sama Rachel, pada intinya Kenzo ingin meminang anak om dan tante, bolehkan?". Tanya Kenzo dengan jantungnya yang berdegup kencang.


"Itu balik lagi pada Rachel, dia mau menerima pinangan kamu apa ngga nya". Jawab Rangga membuat Rachel menoleh.


"Bagaimana sayang? kamu mau menerima Kenzo sebagai pasangan sehidup semati kamu?". Tanya Anna pada Rachel.


Kenzo menatap Rachel dengan jantungnya yang berdegup kencang, karena takut Rachel menolak pinangan dari nya, entah bagaimana hidup Kenzo kedepannya tanpa adanya Rachel di kehidupannya, sedangkan Rachel sedang memikirkan apa yang akan terjadi jika ia menolak atau pun menerima.


Hingga pada akhirnya keputusannya jatuh pada menerima pinangan dari Kenzo, ya Rachel sudah memutuskan akan menerima nya karena Rachel sudah terlalu sayang pada Kenzo, semuanya terdiam melihat Rachel belum menjawab nya.


"Sayang kalau kamu belum bisa menjawabnya, lain kali aja--"


"Aku menerima pinangan kamu Kak". Ujar Rachel menatap Kenzo.

__ADS_1


"Apaa?? kamu beneran? ngga bohongkan?". Tanya Kenzo dengan semangat.


"Beneran ngapain aku bohong sama kakak". jawab Rachel sambil tersenyum pada Kenzo.


"Yess, makasih sayangg". Ujar Kenzo menatap Rachel membuat kedua orangtuanya mengulum senyumnya.


"Kalau mau peluk, peluk aja kali asal jangan dulu cium bibir". Ujar Rangga pada Kenzo.


"Makasih sayangg makasihh". Ujar Kenzo memeluk Rachel Setelah mendapatkan izin dari Rangga.


Beberapa menit kemudian Andreas dan Ghea gabung bersama yang lain, membuat Kenzo yang melihat Ghea terkejut karena memang ia baru melihat kembaran Rachel, Anna dan Rangga jadi berpikir seandainya Ghea belum menikah ingin sekali pernikahan Rachel dan Ghea bareng.


"Jika saja pernikahan kalian bareng, bunda pengen banget deh Kenzo dan Andre menebak mana Rachel dan Ghea, karena muka mereka mirip kan". Celetuk Anna membuat semuanya menoleh.


"Bisa aja bun, nanti saat kelulusan kita rayakan resepsi karena belum banyak uang tau Ghea istri Andre". Ujar Andreas pada mertuanya.


"Wah ide yang bagus Tuh sayang, biar kedua pria ini bisa membuktikan jika mereka memang mencintai putri kita". Ujar Rangga pada istrinya.


"Nah bener bagus idenya bun". Sahut Ghea dengan semangat.


Mereka semua terkekeh membuat Lion dan Aera ikut saja, namun mereka tidak mengetahui apa yang Anna dan yang lainnya bicarakan, karena tadi Lion dan Aera menidurkan anaknya di kamar jadi banyak yang terlewatkan oleh mereka.


"Kalian main ikut ketawa aja, emangnya tau apa yang kita obrolin?". Tanya Rangga menatap kedua adik nya.


"Ngga bang". Jawab keduanya dengan kompak.


"Dasar kalian tuh". Ujar Anna terkekeh melihat mereka berdua.


"Bunda ayah, Andreas saMa Ghea ke kamar ya, mau istirahat". Ujarr Andreas pada keduanya.


"Ahh alasan aja lo istirahat Dre". ujar Geo dari belakang.


"Alasan apaan coba". Ujarnya kesal.



"Wih yang baru pulang dari kantor". Ledek Rachel melihat mereka berdua.


"Iyaa dong biar ayah bisa menikmati masa tua". Ujar Raditya membuat Rangga mendelik.


"Ayah belum tua amatt Raditta!!". Ujar Rangga kesal pada anaknya.


"Dih ayah ngga NGAKU segala". Ujarnya sambil berlalu meninggalkan mereka.

__ADS_1


Anna yang melihat itupun menggelengkan kepalanya, karena Raditya dan Geo sudah remaja tapi kelakuan kaya anak kecil, sungguh membuat Anna pusing menghadapi sikap mereka berdua, yang sangat melebihi Mahesa yang lebih kecil dari pada mereka berdua.


__ADS_2